Home / DAERAH / HEADLINE / POLITIK

Kamis, 11 Juni 2020 - 08:27 WIB

Minim Anggaran di Masa Pandemi Covid-19, Anggota DPRD Bulukumba Minta Diliburkan

Andi Pangeran Hakim, Ketua Komisi A DPRD Bulukumba. [Foto: Humas DPRD Bulukumba]

Andi Pangeran Hakim, Ketua Komisi A DPRD Bulukumba. [Foto: Humas DPRD Bulukumba]

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Minimnya anggaran di masa Pandemi Covid-19 tak hanya dirasakan sektor swasta. Bagian pemerintahan pun tak luput dari dampak global yang ditimbulkan wabah virus Corona ini.

Hal ini membuat salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Andi Pangeran Hakim mengeluhkan minimnya anggaran di DPRD.

Ketua komisi A DPRD ini menuturkan minim anggaran seperti, kertas habis dan kurangnya konsumsi makan saat rapat-rapat berlangsung, sementara kegiatan yang dikerjakan begitu banyak.

“Kertas habis, anggaran minim. Kita kerja seharian rapat dikasi snack saja, bagaimana caranya kerja, mending diliburkan saja,”  ujarnya kepada awak media di ruang Humas DPRD Bulukumba, Rabu (10/6).

Baca Juga:  Tak Diumumkan Pemerintah, Positif Covid-19 di Bulukumba Tambah 2 Kasus

Politisi PPP ini juga mengeluhkan soal rotasi pegawai yang harus dilakukan dilingkup DPRD agar terjadi penyegaran, mengingat ada beberapa pegawai yang sudah menduduki jabatan hingga puluhan tahun dan belum pernah diganti.

Tak hanya itu, menurutnya salah satu faktor penyebab kurangnya anggaran saat ini lantaran banyaknya jumlah tenaga honorer yang mencapai 80 orang di kantor DPRD bulukumba sehingga perlu dikurangi.

“Kita berharap ini bisa dikurangi agar ada pengalihan anggaran,” pinta Andi Pangeran.

Sementara, Seketaris Dewan (Sekwan), Andi Rosali Liong mengungkapkan memang sengaja mengusulkan pembatasan anggaran. Kata dia aktivitas dan kegiatan di DPRD memang kurang kala Pandemi Covid-19 ini.

Baca Juga:  Terima Rekomendasi Demokrat, AHP-AMM Redam Langkah JMS-Hamas di Pilkada Bulukumba

“Bukan tidak ada kertas dan ATK, hanya saja memang saya menyampaikan kepada bagian umum untuk mebatasi  ATK dikantor mengingat kegiatan kurang ditengah covid-19 ini, belum lagi masih ada utang yang belum terbayarkan,” ungkapnya.

Terkait banyaknya tenaga honorer di DPRD, mantan Kadis Perhubungan ini mengaku siap kapan saja dipanggil untuk merumahkan beberapa tenaga honorer.

“Saya  siap kapan saja, bahkan menunggu kok untuk dipanggil untuk memberhentikan para tenaga honor yang begitu banyak. Lagian mereka juga bukan kami yang usulkan tapi dewan sendiri,” pungkas Andi Rosali.

Share :

Baca Juga

POLITIK

Didukung Partai Perindo, Andi Utta-Edy Manaf Dapat Mesin Baru Berkekuatan 3616 Suara

DAERAH

Kebijakan Bupati Bulukumba Buka Kembali Sekolah Tak Disetujui Gubernur NA

DAERAH

Tak Ada Pagu Anggaran Jadi Penguatan Indikasi Korupsi pada Kasus BOK Dinkes Bulukumba

HEADLINE

KPK Tetapkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Sebagai Tersangka

POLITIK

BPJS Gratis HM21 VS Asik Prenuer, Lebih Diminati Mana? Begini Kata Masyarakat

DAERAH

Banjir Doa untuk Bupati Bantaeng, Ketua NU: Bukti Pemimpin yang Dicintai Rakyat

DAERAH

Bupati Bantaeng Singgung SD Parring-parring, Dinas Pendidikan Diminta Lakukan Rehab

HEADLINE

Dorna Rilis Jadwal MotoGP 2020 Terbaru