Home / NEWS

Kamis, 27 Agustus 2020 - 18:44 WIB

Merasa Ditipu, Pekerja Konstruksi Sekolah Anggaran Rp540 Juta Minta Dinas Pendidikan Bulukumba Turun Tangan

Proyek rehabilitasi SMP N 7 Bulukumba

Proyek rehabilitasi SMP N 7 Bulukumba

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Seorang pekerja konstruksi bangunan, Jusman mengaku ditipu oleh salah satu oknum kepala sekolah dalam pengerjaan item proyek beranggaran ratusan juta rupiah di kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan.

Dia meminta dinas terkait dalam hal ini, dinas pendidikan kabupaten Bulukumba turun tangan menelusuri 2 item proyek rehabilitasi pada SMP Negeri 7 Bulukumba yang berada di Sawere, desa Bonto Raja, Kecamatan Gantarang itu.

Diketahui, 2 item proyek berupa rehabilitasi bangunan tersebut senilai Rp.540.000.000 juta dan Rp.130.000.000 juta.

“Saya minta Tim pengawas Dinas Pendidikan turun tangan menelusuri proyek tersebut karena diduga ada masalah,” ujar Jusman dihadapan sejumlah Awak Media, Kamis (27/8/2020).

Baca Juga:  Diguyur Hujan Seharian, Sedikitnya Ribuan Rumah Terendam Banjir

Jusman, bukan tanpa alasan meminta dinas pendidikan turun, pasalnya diawal pengejaran dua item proyek tersebut, ia diminta oleh kepala sekolah SMP N 7 Bulukumba, Andi Nurwina Pangki untuk mengerjakan langsung, namun setelah proyek tersebut pembangunannya rampung sekitar 80 persen dia kemudian digantikan secara sepihak oleh kepala sekolah tanpa pemberitahuan.

“Disitu saya merasa ditipu oleh kepala sekolah yang tiba-tiba mengganti saya dalam pengerjaan proyek ini tanpa pemberitahuan. Nah ini ada apa?,” sambung Jusman.

Tak sampai disitu, dia melanjutkan, pada saat pengerjaan proyek tersebut sempat meminta biaya akomodasi dan konsumsi untuk upah buruhnya, namun pihak kepala sekolah berdalih belum ada pencairan sehingga membuat dia mengeluarkan dana pribadi.

Baca Juga:  Optimalkan Pelayanan, Pemkab Gandeng Pihak Ketiga Distribusi Dokumen Kependudukan

Begitu juga pada pengerjaan proyek, Jusman mengaku merogoh kocek pribadi senilai Rp.10 juta dalam pembangunannya.

“Lazimnya buruh pekerja dalam 10 hari itu kita bayar, saya hanya minta biaya akomodasi dan konsumsi tapi kepala sekolah berdalih tidak ada pencairan,”

Sementara, kepala sekolah SMP N 7 Bulukumba, Andi Nurwina Pangki yang berusaha dikonfirmasi awak media belum memberikannya keterangan soal ungkapan pekerjaan konstruksi tersebut.

Baca Berita Terkait: Disebut Menipu oleh Pekerja Konstruksi, Begini Klarifikasi Kepsek SMPN 7 Bulukumba

 

EDITOR: Arnas Amdas

Share :

Baca Juga

NEWS

Hidup Sebatang Kara Dirumah Tua, Nenek Sattima Tidak Terakomodir Dalam Bantuan Sosial

NEWS

Asas Manfaat Musrenbang Diharapkan Dapat Dirasakan Masyarakat Bantaeng

NEWS

HBCI Bulukumba Peduli COVID-19

NEWS

62 Positif Covid-19, Dispar Tutup Dua Spot Wisata di Tanjung Bira

NEWS

Jumat Berkah, Polres Bulukumba Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Warga

NEWS

Provos Polda Sulsel Cek Anggota yang Tak Gunakan Masker

NEWS

[VIDEO] Belum Sepekan Dibuka Kembali, Wisata Titik Nol di Bulukumba Ambruk

NEWS

Dewan ajak Masyarakat Bulukumba Ambil Peran Pemulihan Ekonomi