Makna Sumpah Pemuda bagi Legislator Muda dari Gantarang

Makna Sumpah Pemuda bagi Legislator Muda dari Gantarang

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Masa muda diidentikkan dengan semangat jiwa yang membara, optimis yang tinggi, percaya diri, dan memiliki impian serta cita-cita yang besar.

Tak heran bila sebuah bangsa sangat mengharapkan dedikasi para generasi muda, sebagai estafet penerus para pendahulu. Itu sebabnya pemuda selalu dianggap ujung tombak perubahan.

Apalagi, di era milenial seperti sekarang, pemuda harus peka terhadap kemajuan teknologi. Mampu berkompetisi secara kreatif kemudian merealisasikannya demi pembangunan daerahnya.

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang legislator muda dari Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Ahmad Akbar. Kini, Ia juga menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Pemuda kelahiran Gantarang, 22 November 1987 itu, mengajak para generasi muda agar bisa lebih kreatif dan inovatif dalam Peringatan ke-93 Hari Sumpah Pemuda, tepatnya Kamis (28/10/2021) ini.

Baca Juga:  Polemik Pembongkaran Pagar Pasar Tanete, DPRD Bulukumba Terima Aspirasi Warga

Menurutnya setiap pemuda, khususnya di Kabupaten Bulukumba, memiliki tanggung jawab yang tidak sekadar kebiasaan atau perayaan tahunan saja. Tapi, juga harus merefleksikan semangat perjuangan-perjuangan pemuda ketika memegang tombak untuk meraih kemerdekaan.

“Jadi, pemuda itu harus memiliki peran penting sebagai pengingat perjuangan para pemuda-pemudi di masa lalu,” katanya.

Menurut Legislator dari partai PPP Kabupaten Bulukumba itu, kreasi dan inovasi sangat dibutuhkan. Apalagi, kita sedang diuji dengan wabah Covid-19 yang tak terbendung hingga saat ini.

Jadi, menurutnya sebagai salah satu tokoh pemuda, Sumpah Pemuda perlu dimaknai sebagai momentum untuk mengingat kembali, bahwa “Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa” adalah modal paling penting dalam mempersatukan bangsa ini untuk bangkit dari keterpurukan, dari ketertinggalan, dan satu hati dalam membangun karakter generasi millenial agar jangan sampai melupakan sejarah.

Baca Juga:  Dewan ajak Masyarakat Bulukumba Ambil Peran Pemulihan Ekonomi

“Seluruh elemen bangsa harus bersatu hati dalam membangun karakter generasi millenial, agar tidak sampai terjerumus ke dunia kelam dan memiliki sikap mementingkan diri sendiri,” paparnya.

Alumni mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) itu juga menyampaikan, mestinya, hal paling prinsip yang harus dimiliki oleh pemuda di era kemajuan teknologi seperti sekarang adalah ilmu pengetahuan. Karena tanpa ilmu, tidak mungkin sebuah perubahan ataupun cita-cita terwujud.

“Bersatu, Bangkit dan Tumbuh. Selamat Hari Sumpah Pemuda untuk kita semua,” ucapnya bersemangat.

Penulis: IKM

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template