Home / HEADLINE / NEWS

Jumat, 26 Juni 2020 - 18:50 WIB

Maklumat Kapolri Dicabut, Polda Sulsel Tetap Lakukan Pendekatan Humanis

ilustrasi

ilustrasi

MAKASSAR, KUMANIKA.com Maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis Nomor MAK/2/III/2020 yang diterbitkan pada 19 Maret 2020, tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona atau Covid-19, resmi dicabut.

Pencabutan itu diatur dalam Surat Telegram Rahasia (TR) Kapolri Jenderal Idham Azis, dengan Nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 tanggal 25 Juni 2020 yang ditandatangani oleh As Ops Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak.

Dalam telegram tersebut dijelaskan bahwa tidak berlakunya Maklumat Kapolri soal penanganan Covid-19, dengan alasan dalam upaya mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia terkait dengan menjelang penerapan tatanan kehidupan normal yang baru atau New Normal ditengah pandemi Covid-19.

Masih dalam telegram itu, adaptasi kebiasaan baru itu dilakukan di daerah-daerah yang berkategori zona hijau dan zona kuning dalam rangka menghambat penyebaran virus corona yang hingga saat ini masih menunjukan kenaikan baik angka kasus positif maupun meninggal dunia.

Meskipun begitu, dalam telegram itu, seluruh jajaran aparat kepolisian tetap diingatkan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih harus tetap dilakukan di daerah-daerah yang masih dalam zona oranye atau daerah dengan risiko sedang serta daerah yang zona kategori merah atau memiliki risiko penyebaran masih tinggi.

Baca Juga:  Berencana Liburan ke Pantai Bira? Berikut Protokol Kesehatan yang Wajib Dipenuhi

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono membenarkan surat telegram Kapolri Jenderal Idham Azis tersebut. Menurutnya, dengan dicabutnya Maklumat Kapolri, Korps Bhayangkara tetap akan melakukan pengawasan dan pendisiplinan soal penerapan protokol kesehatan pada masyarakat.

“Ya benar (surat telegram dalam rangka New Normal). Tapi dalam hal ini, Polri akan tetap menjalankan tugasnya dalam rangka memastikan standar protokol kesehatan ke warga tetap berjalan,” kata Argo, saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (26/6/2020).

Meskipun begitu, Argo menuturkan, polisi tetap melakukan edukasi dan sosialisasi pendisiplinan dan pengawasan yang ketat soal penerapan protokol kesehatan menjelang pelaksanaan kehidupan normal yang baru dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

“Polri masih tetap dalam prinsip awal soal tugas pendisiplinan protokol kesehatan ini, melakukan edukasi dan sosialisasi persuasif kepada masyarakat,” ujar Argo.

Sementara Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, menyebutkan menyikapi hal tersebut di Sulsel tetap melakukan upaya-upaya untuk mencegah penularan Covid-19. Apalagi Sulsel cukup tinggi kasus positif Covid-19.

Baca Juga:  Undang Salim Group Investasi, Pemkab Diingatkan Soal Sengketa Lahan Lonsum

“Kita akan melakukan langkah-langkah dan kegiatan untuk mendisiplinkan masyarakat agar upaya pencegahan penyebaran Covid-19 tetap dapat dilaksanakan oleh masyarakat, ” kata Ibrahim, Jumat (26/6/20).

Ibrahim menuturkan, polisi tetap melakukan edukasi dan sosialisasi pendisiplinan dan pengawasan yang ketat, soal penerapan protokol kesehatan menjelang pelaksanaan kehidupan normal yang baru. Dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

“Polri khususnya Polda Sulsel masih tetap dalam prinsip awal soal tugas pendisiplinan protokol kesehatan ini, melakukan edukasi dan sosialisasi persuasif kepada masyarakat,” tutur Ibrahim.

Mantan Kabid Humas Polda Sultra ini menyebut, Polda Sulsel dan jajaran terus-menerus melakukan imbauan kepada masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan.

“Anggota setiap hari turun di lapangan memberikan imbauan kepada masyarakat. Baik di tempat ibadah, pasar maupun tempat berkumpulnya orang banyak. Seperti misalnya warkop dan tempat perbelanjaan, ” sebutnya. (**)

Share :

Baca Juga

NEWS

Bulukumba Kembali Masuk Nominasi Raih Penghargaan APE Utama

INSPIRASI

Pemuda Asal Bulukumba Wakili Indonesia Timur di National Forum IRI

NEWS

Program TPB Belum Jelas, Pemerintah Diingatkan Soal Pentingnya DED Drainase dan Banjir

DAERAH

MUI, Ormas Hingga Legislator di Bulukumba Kompak Tolak RUU HIP

DAERAH

Hari Ini, Pasien Positif Covid-19 Bulukumba Tambah 4 Kasus Baru dari Klaster Nakes dan ASN

NEWS

Pelayanan Puskesmas Salassae Ditutup, 12 Orang Positif Covid-19

NEWS

Tak Bertuan, Ratusan KIS Ditemukan di Puskesmas Herlang

HEADLINE

Sidang Korupsi Bersitegang, Ketua Majelis Hakim Desak JPU Hadirkan Bupati Bulukumba