Home / PENDIDIKAN

Rabu, 10 Februari 2021 - 16:09 WIB

Mahasiswa Prodi Kimia UMB Hasilkan Produk Unik Dimasa Pandemi

IST

IST

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia termasuk di Indonesia ini menyebabkan sejumlah sektor kehidupan terganggu dan mengalami keterbatasan.

Namun hal itu tidak mempengaruhi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB), program studi Kimia. Mereka mampu menjadikan momentum untuk memaksimalkan kreatifitas.

Tak tanggung-tangung, tiga produk yang unik, simpel dan kreatif mampu diciptakan. Tiga produk ini juga sebagai bahan memenuhi nilai tugas akhir mata kuliah ilmu kewirausahaan.

Dekan Fakultas MIPA dan Sains UMB, Ardianto, mengatakan bahwa produk yang dihasilkan merupakan hasil implementasi mata kuliah ilmu kewirausahaan yang telah dijalani.

“Produk yang dibuat oleh mahasiswa prodi kimia semester satu. Dari ini diharapkan dapat melatih kemampuan mahasiswa dalam berwirausaha,” katanya, Rabu, 10 Janauri 2021.

Baca Juga:  Sulsel Bakal Perpanjang Masa Belajar dari Rumah Hingga 19 Juni

Tiga produk yang mampu dilahirkan yakni Kripik Kulit Kakao buatan Fitri Yulianti dan Putri Ramadhani, Selai Ubi Ungu buatan Mutmainnah dan Marsanda serta Selai Pepaya buatan Musdalifah, Ainun Musfirah dan Sri Sumiarti.

Adapun bahan pokok pembuatan produk ini didasarkan atas pemanfaatan sumber daya yang cukup banyak di daerah Bulukumba dan sekitarnya. Olehnya itu, diharapkan produk ini dapat dikembangkan menjadi produk unggulan daerah.

Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah ilmu kewirausahaan, Andi Nurfitriani mengungkapkan bahwa produk yang dibuat oleh mahasiswa ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada dimasyarakat.

Baca Juga:  Tinggal Seorang Diri, Gadis Belia di Bulukumba Ditemukan Tewas Gantung Diri

“Pemanfaatan limbah kulit kakao menjadi produk olahan dapat mengurangi pencemaran lingkungan, serta pembuatan selai ubi ungu dan selai pepaya dapat meningkatkan daya guna dan nilai plus dari ubi ungu dan buah pepaya,” terangnya.

Sekadar diketahui, selain menggunakan sumber daya alam yang cukup melimpah, hal yang unik dari ketiga produk ini adalah label kemasan karena mencantumkan informasi tentang kandungan zat dan manfaat kulit kakao, ubi ungu dan buah papaya untuk kesehatan.

Sehingga konsumen tidak hanya menikmati produk tersebut tetapi juga memperoleh pengetahuan.

Reporter: NDA

Share :

Baca Juga

PENDIDIKAN

Kabupaten Bantaeng Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka Awal Tahun 2021

PENDIDIKAN

Disdikbud Bulukumba Belum Siapkan Rencana Sekolah Tatap Muka

PENDIDIKAN

Dewan Pendidikan Diharapkan Jadi Media Kontrol Pemerintah Tanpa Berharap Bantuan

PENDIDIKAN

Bupati Bulukumba Minta PGRI Bangun Suasana Dialogis

PENDIDIKAN

English Practice Club, Komunitas Pengembangan Skill Bahasa Inggris

NEWS

Pemerintah Bulukumba Mulai Persiapkan Proses Belajar Tatap Muka

PENDIDIKAN

KKLP Stimik BA Gelar Seminar Proker di Desa Bontomanai

PENDIDIKAN

Sulsel Bakal Perpanjang Masa Belajar dari Rumah Hingga 19 Juni