Home / PENDIDIKAN

Senin, 20 September 2021 - 20:10 WIB

Mahasiswa Akbid Tahira Debat Soal Vaksin Covid 19 Menggunakan Bahasa Konjo dan Bugis

Para peserta debat bahasa Konjo dan Bugis yang terbagi dalam tiga kelompok pada pagelaran Dies Natalis Akbid Tahirah Albaeti Bulukumba ke-13 tahun. Foto: Dokumentasi Istimewa

Para peserta debat bahasa Konjo dan Bugis yang terbagi dalam tiga kelompok pada pagelaran Dies Natalis Akbid Tahirah Albaeti Bulukumba ke-13 tahun. Foto: Dokumentasi Istimewa

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Perayaan Dies Natalis Akbid Tahirah Albaeti Bulukumba ke-13 tahun berlangsung meriah. Ada berbagai lomba dengan hadiah uang tunai hingga jutaan rupiah.

Salah satu lomba, yang mampu mengasah daya pikir dan kefasihan peserta dalam berbahasa daerah, yakni debat dengan tema pro kontra vaksin Covid-19. Dalam debat tersebut, seluruh peserta diwajibkan menggunakan bahasa daerah Konjo dan Bugis.

Direktur Akbid Tahira Albaeti Bulukumba, Erniwati, menjelaskan jika debat ini selain untuk mengasah kecerdasan peserta, yang merupakan mahasiswa Akbid, juga untuk melestarikan bahasa khas dari daerah kabupaten Bulukumba.

“Ini sebagai cara untuk melestarikan bahasa yang sekarang sudah jarang dipakai, apalagi mahasiswa di sini kebanyakan dari Konjo dan Bugis,” ujarnya.

Gelaran bertajuk “Bersatu dan Berkarya dari Aktabe untuk Indonesia Maju” itu, berlangsung dari tanggal 17  – 22 September 2021. Dirangkaikan dengan berbagai lomba seni dan olahraga.

Baca Juga:  English Practice Club, Komunitas Pengembangan Skill Bahasa Inggris

Erni, sapaannya, menyampaikan jika rentetan lomba-lomba yang disediakan panitia bertujuan untuk menjalin harmonisasi dalam lingkup civitas akademik. Sekaligus, sebagai metode untuk mempromosikan Akbid Tahira ke masyarakat luas.

“Melalui kegiatan ini juga, kami berusaha untuk menjalin kerja sama dengan masyarakat yang berada dekat dari lokasi kampus. Agar terjalin silaturahim dan interaksi yang baik antar mahasiswa dan masyarakat,” bebernya.

Untuk sekarang, katanya, pola promosi kampus memanfaatkan era milenial dengan menyebar flayer di berbagai sosial media. Selain itu, membuat kegiatan terjun langsung ke lapangan, dengan berbaur di masyarakat, akan semakin digalakkan. Dengan harapan agar Akbid Tahira bisa lebih maju dan dikenal oleh masyarakat Bulukumba pada khususnya.

“Lulusan kami sudah ada beberapa orang yang mengabdi di luar negeri. Ini membuktikan bahwa kami juga memiliki kualitas dan daya saing dengan kampus kesehatan lain,” ujarnya seraya tersenyum.

Baca Juga:  Kabupaten Bantaeng Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka Awal Tahun 2021

Sementara itu ketua panitia gelaran Dies Natalis Akbid Tahira, Sumarni, menjelaskan bahwa peserta yang turut meramaikan euforia lomba kali ini berasal dari masyarakat umum, UKM-UKM Seni dari berbagai kampus, juga mahasiswa Akbid sendiri tentunya. Ditambah, masing-masing lomba diapresiasi dengan hadiah dan uang tunai jutaan rupiah.

Jenis lombanya juga terbagi dua, yakni olahraga dan seni. Diantaranya ada lomba tarik tambang, volli, lari karung, karaoke, puisi, drama, lomba baca, dan hapal surah Al Mulk. Selain lomba-lomba, semarak gelaran ini juga diwarnai dengan aksi bakti sosial dengan anjangsana ke panti asuhan, sembari membawa sembako.

Kemudian, di malam puncak pada 21 September mendatang, akan diadakan pemilihan duta Akbid Tahira Albaeti sekaligus menutup gelaran panjang itu.

“Harapannya semoga Akbid Tahira terus sukses dan tetap eksis,” tutup Sumarni singkat.

Penulis: IKM

Share :

Baca Juga

MAN 2 Makassar Ikut Kompetisi Asean Robotic Day 2021

PENDIDIKAN

MAN 2 Makassar Ikut Kompetisi ASEAN Robotic Day 2021

PENDIDIKAN

Kabupaten Bantaeng Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka Awal Tahun 2021

PENDIDIKAN

Disdikbud Bulukumba Belum Siapkan Rencana Sekolah Tatap Muka

PENDIDIKAN

Arti Penting Pendidikan Bahasa Inggris Untuk Anak Usia Dini
Pesan Cinta dari Tuli untuk Bulukumba Lewat Setangkai Bunga

PENDIDIKAN

Pesan Cinta dari Tuli untuk Bulukumba Lewat Setangkai Bunga

PENDIDIKAN

UMB Gelar Wisuda, Edy Manaf Hadir Beri Motivasi

PENDIDIKAN

Ditengah Pandemi Covid-19, Dewan Pendidikan Minta Restu Legalitas Bupati
Ponpes As'adiyah Baburahman Kirim Santri Belajar Kitab Kuning ke Polman

PENDIDIKAN

Ponpes As’adiyah Baburahman Kirim Santri Belajar Kitab Kuning ke Polman