Home / DAERAH

Selasa, 16 Juni 2020 - 12:17 WIB

Lurah Bonto Rita Sebut Penutupan Jalan Bakri Hoax

Istimewa

Istimewa

BANTAENG, KUMANIKA.com– Berita palsu beredar di tengah-tengah bencana banjir di Kabupaten Bantaeng, Senin 16 Juni 2020. Salah satu di antaranya adalah kabar warga Jalan Bakry yang tutup jalan sebagai bentuk mosi tidak percaya pada pemerintah.

Kabar itu dimuat di salah satu website dan disebarkan melalui media sosial. Sayangnya, setelah di kroscek, informasi tersebut sama sekali tidak benar. Bahkan, narasumber dalam berita itu tidak ditemukan.

Lurah Bonto Rita, Ahmad Efendi membantah informasi tentang warga yang tutup jalan itu. Dia mengaku, jalan Bakry memang sempat tertutup tetapi karena saat itu ada proses pembersihan di kawasan itu bukan karena protes warga.

Baca Juga:  Sembilan Nakes di Kabupaten Bantaeng Terpapar Covid-19

“Kita sudah kroscek informasi itu sama sekali tidak benar. Kita juga sudah mencari narasumber dalam berita itu, orangnya sama sekali tidak ada,” jelas dia, Selasa, 16 Juni 2020.

Dia mengatakan, pemerintah terus berupaya memberikan bantuan untuk warga yang terdampak banjir. Bantuan itu tentu diberikan secara bertahap, sehingga dia berharap warga yang terdampak bisa sedikit bersabar.

“Kita terus berupaya membantu. Mohon yang belum tersentuh untuk bersabar,” jelas dia.

Dia juga membantah jika selama ini Pemerintah lepas tangan terkait banjir ini. Faktanya, pemerintah terus berupaya membantu warga untuk memulihkan kondisi setelah bencana ini. Di tingkat kelurahan, dia mengaku bahwa pemerintah kelurahan telah all out menangani masalah ini.

Baca Juga:  Ketua DWP Kabupaten Bantaeng Masa Bakti 2019 - 2024 Resmi Dilantik

“kita semua tentu berharap tidak ada bencana ini. Sebaiknya mari bersama-sama saling membantu, dan tidak saling menyalahkan,” jelas dia.

Kepala Dinas Kominfo Bantaeng, Syahrul Bayan mengajak kepada semua warga Bantaeng untuk bijak menggunakan media sosial. Dia berharap warga tidak terpancing dengan berita palsu atau hoaks yang disebarkan orang yang tidak bertanggung jawab.

“Dalam kondisi seperti ini sebaiknya kita bijak menggunakan media sosial. Sebaiknya kita fokus saling membantu, daripada sibuk menyebarkan berita palsu,” jelas dia. (*/ch)

Share :

Baca Juga

DAERAH

Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 Bulukumba Terkendala Hasil Audit Inspektorat

DAERAH

Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin, Bupati Bantaeng Harap Tidak Muncul Kluster Baru Covid-19

DAERAH

Legislator Nasdem Bulukumba Tutup Ruang Kades Balibo, Pelayanan Masyarakat Jadi Korban

DAERAH

Soal Dana Kompensasi Covid-19, Jubir TGTPP Bantaeng: Itu Hoaks

DAERAH

Kadis Pariwisata Bulukumba: Objek Wisata Titik Nol Tetap Buka

DAERAH

Bupati Bulukumba Perintahkan Kadis PUPR Benahi Dampak Abrasi di Herlang

DAERAH

KKB Mamuju Gerak Cepat Distribusi Bantuan Korban Gempa Sulbar

DAERAH

HUT RI ke 75, Edy Manaf Ziarah ke Makam Andi Sulthan Dg Radja