Lukisan Bara, Kerajinan Tangan Kreatif Rambah Pasar Pariwisata

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Kerajinan tangan kerap kali dijadikan oleh-oleh bagi para wisatawan yang berkunjung ke salah satu objek wisata. Hal ini disebabkan karena kerajinan tangan memiliki bentuk dan motif yang unik dan khas dari setiap daerah.

Salah satu kerajinan tangan dengan mengandalkan kreativitas yaitu lukisan bara. Karya jenis ini menggunakan kayu, Medium Density Fiberboard (MDF) dan triplek sebagai media lukisnya.

“Untuk lukisan bara itu menggunakan media kayu, MDF, dan triplek. Dilukis dengan menggunakan teknik Phyrography/teknik bakar (bara), dimana alatnya sendiri semacam solder yang dapat dikontrol suhunya sesuai dengan kebutuhan,” Kata Owner La Jamala Jari, Bahrul Huda.

Bara api dari tegangan listrik ketika digoreskan membentuk pola-pola bakar diatas media lukisnya. Hasil karya lukisan ini menjadi seni lukis bakar yang unik.

Baca Juga:  Tahun 2020, Disperindag Bulukumba Gagal Capai Target PAD Retribusi Pasar

Usaha yang dirintis sejak Oktober 2018 ini terinspirasi dari YouTube. Berawal dari kebiasaan nongkrong di warkop setiap malam.

“Sampai akhirnya saya bosan dan cari ide di YouTube dan saya tertarik dengan lukisan bara ini berhubung masih kurang yang menggeluti di Bulukumba, makanya saya pilih lukisan bara,” ungkap Ilhu, sapaan Bahrul Huda.

Lukisan bara, lanjut Ilhu, memiliki kerumitan tersendiri dan membutuhkan ketelitian yang tinggi, karna ketika ada coretan yang salah sangat sulit untuk menghapusnya bahkan harus mengganti media yang baru.

Berjalan selama dua tahun dengan memasarkan karya melalui media sosial. Kini Ilhu merambah pasar pariwisata, menargetkan karyanya menjadi oleh-oleh khas bulukumba.

Baca Juga:  Serahkan Gaji ke Guru Mengaji dan Imam Masjid, Camat Ujungbulu: Semoga Bupati Dapat Keberkahan

“Saya sementara mengasah untuk target jadi oleh-oleh khas bulukumba, Ini juga masih saya pantau. Tapi Alhamdulillah sejauh ini belum ada keluhan costumer untuk lukisannya,” tandasnya.

Kepala Bidang Pengembangan sumber daya Pariwisata, Dinas Pariwisata Bulukumba A. Ayu Cahyani mengatakan lukisan bara cukup bagus dari segi kualitas sehingga akan diminati oleh wisatawan.

Menurutnya, lukisan bara masih perlu mengembangkan konsep pemasaran agar lebih dikenal dan diketahui oleh wisatawan, misalnya membuka gerai di objek wisata, kerjasama dengan pengelola atau di hotel-hotel yang memiliki banyak pengunjung.

Reporter: Devi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template