Pasar Terong Makassar Terbakar

Pasar Terong Makassar Terbakar

Makassar, Kumanika.com-- Pasar Terong Makassar terbakar, pasar tradisional itu terbakar Minggu, 5 Februari 2023 sekitar pukul 21.30 Wita. Sejumlah armada...
Read More
Didampingi Bupati dan Wakil Bupati, Gubernur Andi Sudirman Lepas 12 Ribu Peserta Anti Mager di Bulukumba

Didampingi Bupati dan Wakil Bupati, Gubernur Andi Sudirman Lepas 12 Ribu Peserta Anti Mager di Bulukumba

Bulukumba, Kumanika.com - Ribuan masyarakat Bulukumba begitu antusias mengikuti kegiatan Sulsel Anti Mager di Pantai Merpati, Bulukumba, Minggu 5 Februari...
Read More
Hari Jadi Bulukumba, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Keuangan Senilai Rp 25 M

Hari Jadi Bulukumba, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Keuangan Senilai Rp 25 M

Bulukumba, Kumanika.com - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman kembali mengalokasikan bantuan keuangan Pemprov Sulsel tahun anggaran 2023 untuk Kabupaten...
Read More
BRI Liga 1: Arema FC vs PSM Makassar, Menjaga Trend Positif Menuju Puncak

BRI Liga 1: Arema FC vs PSM Makassar, Menjaga Trend Positif Menuju Puncak

Makassar, Kumanika.com-- PSM Makassar akan menantang tuan rumah Arema FC pada laga pekan ke-22 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion...
Read More
Polres Bulukumba Amankan 1 Kilogram Narkoba Jenis Sabu

Polres Bulukumba Amankan 1 Kilogram Narkoba Jenis Sabu

Bulukumba, Kumanika.com-- Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Bulukumba diduga berhasil mengamankan Narkoba jenis sabu seberat 1 kilogram. Penangkapan yang dilakukan Rabu,...
Read More
Tergiur Uang, Dua Remaja Habisi Nyawa Seorang Anak Untuk Jual Organ

Tergiur Uang, Dua Remaja Habisi Nyawa Seorang Anak Untuk Jual Organ

Makassar, Kumanika.com-- Tergiur dengan uang banyak. Dua anak dibawa umur gelap mata dengan melakukan aksi pembunuhan demi mendapatkan uang yang...
Read More
Kalah 2-0 dari Vietnam, Indonesia Gagal Melaju ke Final Piala AFF 2022

Kalah 2-0 dari Vietnam, Indonesia Gagal Melaju ke Final Piala AFF 2022

Jakarta, Kumanika.com-- Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia harus mengubur mimpi untuk melaju ke babak Finas Piala AFF 2022 setelah menelan...
Read More
Sambut Putaran Kedua Liga 1, Tujuh Pemain Masuk Radar PSM

Sambut Putaran Kedua Liga 1, Tujuh Pemain Masuk Radar PSM

Makassar, Kumanika.com-- Klub Liga 1 sudah mulai memanaskan bursa transfer, salah satunya yang paling ditunggu gebrakan PSM Makassar. PSM Makassar...
Read More
Wajah Bulukumba 2022: Bertabur Penghargaan, Genjot Pembangunan Fisik

Wajah Bulukumba 2022: Bertabur Penghargaan, Genjot Pembangunan Fisik

Bulukumba, Kumanika.com-- Defisit bicara surplus kinerja, itulah wajah pemerintahan bertagline Harapan Baru Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy...
Read More
Sepanjang 2022, Disperindag-Dinkes OPD Dengan Kinerja Rendah

Sepanjang 2022, Disperindag-Dinkes OPD Dengan Kinerja Rendah

Bulukumba, Kumanika.com-- Apel Gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di halaman Kantor Bupati menjadi kegiatan pertama lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba...
Read More
HUKUM  

Legislator PKB Kembalikan Dana Rp 150 juta

ILUSTRASI

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Melalui Kuasa Hukumnya, Muhammad Syahban Munawir, ER menyatakan jika Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Andi Anwar Purnomo telah mengembalikan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dinkes Bulukumba sebanyak Rp 150 juta.

Kabar ini merupakan perkembangan dari kasus dugaan tindak pidana korupsi BOK Dinkes Bulukumba. “Berdasarkan surat perintah penyitaan tertanggal 16 April 2021, melalui kuasa hukum, uang tersebut diserahkan kepada penyidik Tipikor Polres Bulukumba,” kata Syahban, Selasa (27/07/2021).

Syahban mengatakan pengembalian itu merupakan bukti, sekaligus pengakuan secara tidak langsung, oleh ER yang telah turut serta menyalagunakan anggaran yang diterimanya.

“Jika kasus ini tidak bergulir di penyidik Tipikor, kemungkinan dia (terduga. Red) bakal tidak melakukan pengembalian. Namun pengembaliannya dilakukan pada saat penyidik melakukan penyidikan kasus,” lanjut  Syahban.

Kuasa Hukum yang juga akrab disapa Awie tersebut juga telah mengonfirmasi kepada kliennya, yang kala itu menjabat Kasubag Keuangan Dinas Kesehatan Bulukumba, terkait aliran dana BOK Dinas Kesehatan Bulukumba ke Andi Anwar Purnomo.

Baca Juga:  Seorang Polwan di Bulukumba Alami KDRT, Kini Pelaku Diamankan

“Ini, kan sudah sangat jelas. Nanti pada saat klien kami ditetapkan sebagai tersangka dan ingin mengungkapkan siapa-siapa yang turut menikmati dana tersebut, barulah mereka beramai- ramai melakukan pengembalian dana tersebut ke penyidik,” tambahnya.

Namun, setelah dilakukan audit oleh BPK dan ada penetapan tersangka, barulah satu persatu oknum yang turut menikmati uang tersebut melakukan pengembalian. Syahban berharap agar semua pihak yang keciprat, serta menerima manfaat dari dana BOK Dinkes Bulukumba, bisa diproses secara hukum.

“Kalau mau melihat dari sisi hukumnya, niat mereka sudah ada dikarenakan mereka melakukan pengembalian pada saat proses penyidikan. Salah satu contoh, oknum anggota DPRD Sulsel yang juga mengembalikan dana BOK sebesar Rp150 juta,” terang Syahban.

Dengan fakta-fakta selama proses penyidikan, lanjutnya, sudah sangat jelas di Undang-undang (UU) Tindak Pidana korupsi, tepatnya Pasal 4, yang menyebutkan bahwa pengembalian kerugian keuangan negara tidak menghapuskan pidananya.

Baca Juga:  Nelayan yang Terombang-ambing di Perairan Bira Ditemukan Selamat

“Kami mencoba menanyakan kepada klien kami, mengapa oknum anggota DPRD Sulsel tersebut, apakah ada hubungan pekerjaan dengan Dinas Kesehatan Bulukumba? Kenapa turut ikut menikmati aliran dana tersebut?” papar  Syahban.

Atas pertanyaannya tersebut, kata Syahban, kliennya menjawab bahwa mereka tidak ada hubungan pekerjaan dengan oknum anggota DPRD Sulsel yang dimaksud. Keterangan inilah yang akan dibahas lebih lanjut dalam persidangan.

Sementara itu Kepala Unit Tipikor Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali, tidak memberikan komentar terkait perkembangan kasus yang sedang berjalan saat ini. “Saya sudah tidak bisa komentar. Kan, sudah masuk meja siding, toh. Jadi silakan nanti kita lihat fakta persidangan seperti apa,” kata Ali.

Menurutnya, semua keterangan yang dibutuhkan telah ada dalam berkas perkara. Dengan demikian, ia juga menyerahkan sepenuhnya terhadap penilaian hakim dan tidak elok baginya untuk memberikan komentar.

Penulis: IKM