Musrembangnas 2022, Bantaeng Raih Kabupaten Terbaik Satu PPD Tingkat Nasional

Musrembangnas 2022, Bantaeng Raih Kabupaten Terbaik Satu PPD Tingkat Nasional

KUMANIKA.com - Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin bersama sejumlah Kepala OPD menyaksikan secara virtual Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrembangnas) 2022...
Read More
Bupati Bantaeng Positif Covid-19 Setelah Swab Antigen

Bupati Bantaeng Positif Covid-19 Setelah Swab Antigen

BANTAENG, KUMANIKA.com-- Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengaku telah dua kali menjalani swab antigen. Dari hasil swab itu, dia terkonfirmasi...
Read More
HUT Ke-62 Tahun Kabupaten Bulukumba, Hitam-hitam Lambang Kebesaran Budaya

HUT Ke-62 Tahun Kabupaten Bulukumba, Hitam-hitam Lambang Kebesaran Budaya

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Tepat tanggal 4 Februari ditahun 2022 ini, Kabupaten Bulukumba memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 62 tahun....
Read More
Disparpora Serahkan Klaim Asuransi ke Ahli Waris Wisatawan Meninggal di Bira

Disparpora Serahkan Klaim Asuransi ke Ahli Waris Wisatawan Meninggal di Bira

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Ahli waris Fernandus Goenawan (45), Wisatawan yang meninggal di Pantai Tanjung Bira menerima klaim Asuransi Jiwa dari PT...
Read More
Canangkan Vaksinasi Siswa SD, Pemkab Bulukumba Dikunjungi Kapolda Sulsel

Canangkan Vaksinasi Siswa SD, Pemkab Bulukumba Dikunjungi Kapolda Sulsel

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan Irjen Nana Sujana dijadwalkan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Bulukumba pada...
Read More
DPRD Ingatkan Pemerintah tak Ada Proyek di 2022 yang Tidak Terlaksana

DPRD Ingatkan Pemerintah tak Ada Proyek di 2022 yang Tidak Terlaksana

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Sepanjang tahun anggaran 2021 lalu, ada sejumlah proyek yang tidak dilaksanakan. Padahal, proyek yang tidak terlaksana itu tercantum...
Read More
Warga Desa Bontoyeleng Terima Beras BPNT Berwarna Kuning

Warga Desa Bontoyeleng Terima Beras BPNT Berwarna Kuning

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Bontonyeleng dikeluhkan warga, pasalnya beras yang mereka terima dianggap tidak layak...
Read More
Wakil Ketua DPRD Bulukumba Serap Aspirasi Masyarakat Melalui Musrenbang Kelurahan

Wakil Ketua DPRD Bulukumba Serap Aspirasi Masyarakat Melalui Musrenbang Kelurahan

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Wakil Ketua DPRD Bulukumba, H Patudangi Azis, memastikan jika program kegiatan yang direncanakan 2021 yang tidak terealisasi dapat...
Read More
HIMPAUDI Harap Pemerintah Beri Perhatian Kesejahteraan Guru PAUD

HIMPAUDI Harap Pemerintah Beri Perhatian Kesejahteraan Guru PAUD

BULUKUMBA, KKUMANIKA.com-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba diharapkan dapat memberikan perhatian kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dimana keberadaan guru...
Read More
PSC Bulukumba Beri Jaminan Layanan 24 Jam

PSC Bulukumba Beri Jaminan Layanan 24 Jam

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba terus memperbaiki pelayanan ke masyarakat. Salah satunya Public Safety Center (PSC) yang merupakan ujung...
Read More

Legislator PKB Kembalikan Dana Rp 150 juta

  • Bagikan
ILUSTRASI

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Melalui Kuasa Hukumnya, Muhammad Syahban Munawir, ER menyatakan jika Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Andi Anwar Purnomo telah mengembalikan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dinkes Bulukumba sebanyak Rp 150 juta.

Kabar ini merupakan perkembangan dari kasus dugaan tindak pidana korupsi BOK Dinkes Bulukumba. “Berdasarkan surat perintah penyitaan tertanggal 16 April 2021, melalui kuasa hukum, uang tersebut diserahkan kepada penyidik Tipikor Polres Bulukumba,” kata Syahban, Selasa (27/07/2021).

Syahban mengatakan pengembalian itu merupakan bukti, sekaligus pengakuan secara tidak langsung, oleh ER yang telah turut serta menyalagunakan anggaran yang diterimanya.

“Jika kasus ini tidak bergulir di penyidik Tipikor, kemungkinan dia (terduga. Red) bakal tidak melakukan pengembalian. Namun pengembaliannya dilakukan pada saat penyidik melakukan penyidikan kasus,” lanjut  Syahban.

Kuasa Hukum yang juga akrab disapa Awie tersebut juga telah mengonfirmasi kepada kliennya, yang kala itu menjabat Kasubag Keuangan Dinas Kesehatan Bulukumba, terkait aliran dana BOK Dinas Kesehatan Bulukumba ke Andi Anwar Purnomo.

Baca Juga:  Pelaku Penikaman di Lembang Kajang Berhasil Diamankan

“Ini, kan sudah sangat jelas. Nanti pada saat klien kami ditetapkan sebagai tersangka dan ingin mengungkapkan siapa-siapa yang turut menikmati dana tersebut, barulah mereka beramai- ramai melakukan pengembalian dana tersebut ke penyidik,” tambahnya.

Namun, setelah dilakukan audit oleh BPK dan ada penetapan tersangka, barulah satu persatu oknum yang turut menikmati uang tersebut melakukan pengembalian. Syahban berharap agar semua pihak yang keciprat, serta menerima manfaat dari dana BOK Dinkes Bulukumba, bisa diproses secara hukum.

“Kalau mau melihat dari sisi hukumnya, niat mereka sudah ada dikarenakan mereka melakukan pengembalian pada saat proses penyidikan. Salah satu contoh, oknum anggota DPRD Sulsel yang juga mengembalikan dana BOK sebesar Rp150 juta,” terang Syahban.

Dengan fakta-fakta selama proses penyidikan, lanjutnya, sudah sangat jelas di Undang-undang (UU) Tindak Pidana korupsi, tepatnya Pasal 4, yang menyebutkan bahwa pengembalian kerugian keuangan negara tidak menghapuskan pidananya.

Baca Juga:  Jelang HUT RI Ke-76, Bupati Bulukumba Serahkan Bingkisan Untuk Veteran

“Kami mencoba menanyakan kepada klien kami, mengapa oknum anggota DPRD Sulsel tersebut, apakah ada hubungan pekerjaan dengan Dinas Kesehatan Bulukumba? Kenapa turut ikut menikmati aliran dana tersebut?” papar  Syahban.

Atas pertanyaannya tersebut, kata Syahban, kliennya menjawab bahwa mereka tidak ada hubungan pekerjaan dengan oknum anggota DPRD Sulsel yang dimaksud. Keterangan inilah yang akan dibahas lebih lanjut dalam persidangan.

Sementara itu Kepala Unit Tipikor Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali, tidak memberikan komentar terkait perkembangan kasus yang sedang berjalan saat ini. “Saya sudah tidak bisa komentar. Kan, sudah masuk meja siding, toh. Jadi silakan nanti kita lihat fakta persidangan seperti apa,” kata Ali.

Menurutnya, semua keterangan yang dibutuhkan telah ada dalam berkas perkara. Dengan demikian, ia juga menyerahkan sepenuhnya terhadap penilaian hakim dan tidak elok baginya untuk memberikan komentar.

Penulis: IKM

  • Bagikan