Home / DAERAH / HEADLINE / NEWS

Senin, 13 Juli 2020 - 12:06 WIB

KPU Bulukumba Nilai Pemkab Abai Soal Keselamatan Penyelenggara Pilkada 2020

Komisioner KPU Bulukumba, Syamsul || Kadis Kesehatan Bulukumba, dr. Wahyuni [IST]

Komisioner KPU Bulukumba, Syamsul || Kadis Kesehatan Bulukumba, dr. Wahyuni [IST]

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, Sulawesi Selatan, dinilai abai dengan lamban merespon¬† soal keselamatan penyelenggara Pilkada 2020, terkait Rapid Test virus Corona.

Padahal pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bulukumba telah menyediakan anggaran mengenai hal tersebut. Hal itu diungkapkan salah satu komisioner KPUD Bulukumba, Syamsul.

Menurut Syamsul, sekitar 1.767 orang, yang terdiri dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 10 kecamatan, Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan juga Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), yang bakal menjalani rapid test.

“KPU telah menyediakan anggaranya, tetapi Pemda dalam hal ini Dinas Kesehatan Bulukumba lamban merespon keselamatan penyelenggara untuk rapid testnya,” ujarnya, Minggu (12/7/2020).

Syamsul menjelaskan, KPU dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba sering melakukan pertemuan, bahkan dengan Bupati Bulukumba, A.M Sukri Sappewali.

Baca Juga:  Lurah Bonto Rita Sebut Penutupan Jalan Bakri Hoax

“Sudah sering dilakukan pertemuan, bahkan dengan bupati,” jelasnya.

Apalagi, kata Syamsul KPU Bulukumba sudah melakukan penyuratan kembali ke Dinas Kesehatan. Namun sampai saat ini KPU Bulukumba belum mendapat respon.

“Seharusnya Pemda Bulukumba memberikan respon cepat. Karena anggota PPDP tak lama lagi bakal turun ke masyarakat melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit),” beber Syamsul.

Sementara disisi lain Bulukumba juga hingga kini masih berstatus zona merah Covid-19.

“Yang bertugas ini kan orang Bulukumba, dan yang mau didata juga orang Bulukumba sendiri. Kami khawatir kalau tidak ada keterangan, warga tidak mau terima PPDP kami,” tambah Syamsul.

Baca Juga:  Kabid Dinas P3A Bulukumba Ikut Deklarasi Tim TSY-AM, Bawaslu Diminta Tidak Tutup Mata

Kepala Dinkes Bulukumba, dr Wahyuni, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membeberkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinkes Bulukumba telah berkomunikasi dengan PPK KPU.

“Yang menyiapkan bahan PPK KPU, dan kami menyiapkan SDM. PPK Dinkes sudah bicara dengan PPK KPU,” jelas dr Wahyuni.

Diketahui sebelumnya, KPU Bulukumba menggelar rapat kerja pelaksanaan kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) daftar pemilih Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba.

Rapat kerja tersebut dihadiri perwakilan Partai Politik (Parpol) di Kabupaten Bulukumba, Sulsel, berlangsung di Aula Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bulukumba, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Ujung Bulu, Kota Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2020) lalu.

Share :

Baca Juga

HEADLINE

Polisi Bakal Bubarkan Massa Paslon Pilkada Bulukumba yang ke KPU Saat Penetapan Nomer Urut

DAERAH

Tomy Satria Ajak Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Dorong Peningkatan IPM

NEWS

TNI-Polri Bulukumba Siap Amankan Pilkada 2020

HEADLINE

Gegara BLT, Kantor Desa Anrihua Kindang Disegel Pasukan Emak-emak

DAERAH

Seorang Tahanan Kabur Dari Polsek Kindang Bulukumba

NEWS

PFI Makassar Sesalkan Pengusiran Pewarta Foto Saat Gladi Pelantikan Kepala Daerah

NEWS

Pembayaran Insentif Nakes RSUD Besar, Kadinkes: Kita Harus Adil

DAERAH

Akhir Masa Pemerintahan, Bupati Bulukumba Terima DIPA 2021
error: Content is protected !!