Home / NEWS

Minggu, 27 Juni 2021 - 13:14 WIB

Kondisi Memprihatinkan, Pemkab Bulukumba Tawarkan Asrama Khusus Putra dan Putri 

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba menawarkan penyatuan asrama mahasiswa Bulukumba yang terletak di Kota Makassar. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf saat meninjau asrama mahasiswa Bulukumba yang berada di jalan Baji Gau, Kota Makassar.

Didampingi Sekretaris Daerah Misbawati A Wawo, Wabup Edy Manaf berbincang dengan para mahasiswa Bulukumba membahas kondisi infrastruktur asramanya.

Dari perbincangan tersebut, diketahui, jumlah asrama mahasiswa yang merupakan aset milik Pemkab Bulukumba sebanyak 7 unit. Hampir semua kondisi asrama tersebut memprihatinkan atau kurang layak huni. Bahkan ada asrama hanya 2 kamar, tapi yang huni 9 orang.

Edy Manaf menyampaikan bahwa setelah dirinya bersama Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menimbang-nimbang. Pihaknya berencana menyatukan asrama mahasiswa Bulukumba menjadi dua saja, yakni asrama putra dan asrama putri.

Baca Juga:  Libatkan Seluruh OPD, Tim Kendali Banjir Efisienkan Anggaran Rp3 Miliar

Kondisi asrama yang memprihatinkan itu, kata Edy Manaf menjadi momentum untuk melakukan pembenahan yang lebih baik. Daripada selalu dianggarkan biaya pemeliharaan namun kondisinya masih tetap rusak.

Olehnya itu, Pemkab menawarkan kepada mahasiswa terkait rencana membangun dua asrama yang representatif sehingga pemanfaatannya lebih maksimal.

“Kita lihat mana asrama yang punya lahan lebih luas. Itu yang kita akan bangun baru,” kata Edy Manaf.

Tujuan disatukannya asrama untuk putra dan putri tersebut agar mahasiswa Bulukumba bisa lebih bersatu, tidak terkesan terkotak kotak karena perbedaan asal kecamatan.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Bantaeng Sosialisasikan Perbup Nomor 52 Tahun 2020

“Padahal kita ini satu Bulukumba, tidak boleh ada yang eksklusif. Pak Bupati ingin melihat asrama mahasiswa ini lebih baik,” pungkasnya.

Ia menambahkan jika dua asrama itu terbangun maka akan berdampak pada prestasi mahasiswa itu sendiri. Mahasiswa yang tinggal di asrama bisa lebih fokus untuk belajar. Tidak lagi harus dirisaukan dengan kondisi asrama yang kurang layak huni.

“Selain bangunannya lebih representatif, asrama baru juga itu nantinya dapat dikelola lebih profesional dan mengutamakan mahasiswa kurang mampu dan berprestasi,” imbuhnya.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

NEWS

62 Positif Covid-19, Dispar Tutup Dua Spot Wisata di Tanjung Bira

NEWS

Andi Utta Siapkan Alat Berat Pribadi Untuk Bulukumba Bebas Banjir

NEWS

Lihat Disiplinnya Pegawai Kantoran Bantaeng Terapkan Protokol Kesehatan Saat Disidak Bupati

NEWS

Tiga Dewan Pengawas RSUD Bulukumba Dikukuhkan

NEWS

Dorong Digitalisasi Transaksi, Bupati Bantaeng Masuk dalam TP2DD

NEWS

Sempat Hilang Kontak, KMP Bontoharu Menuju Selayar Dalam Posisi Aman

NEWS

Diskominfo Bulukumba Ditahun 2020 Mampu Raup Rp359 Juta dari Menara Telekomunikasi

NEWS

Edy Manaf Serahkan Bantuan Baznas Bulukumba