Home / PENDIDIKAN

Selasa, 16 Maret 2021 - 16:47 WIB

Kolaborasi Penting PGRI-Dikbud Dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan di Bulukumba

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bulukumba didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Akhmad Januaris, melakukan audiens dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba.

Pengurus PGRI Periode 2019-2024 ini diterima oleh Bupati Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati A Edy Manaf, di Ruang Rapat Bupati, Selasa (16/3/2021).

Ketua PGRI Bulukumba, Sahiruddin membawa 20 pengurusnya dan menyampaikan rencana pelaksanaan Konferensi Kerja I pada bulan Maret ini. Konferensi Kerja mempunyai dua agenda, yaitu mengevaluasi LPJ tahun sebelumnya dan menyusun rencana kerja tahun 2021.

Sebagai organisasi tertua di Indonesia, Sahiruddin meminta dukungan dan perhatian Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf sehingga keberadaan PGRI Bulukumba dapat berkonstribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bulukumba.

“Kami memohon kepada Bapak Bupati agar kiranya dapat menjadi pembina organisasi tertua di Indonesia sehingga dapat mengawal kebijakan pendidikan di Kabupaten Bulukumba,” beber Sahiruddin.

Baca Juga:  Upaya Kembangkan Kompetensi Guru, Ini yang Dilakukan PGRI Bantaeng

Wakil Bupati Bulukumba, A Edy Manaf, menyampaikan bahwa saat ini di tengah wabah pandemic Covid-19, para guru menghadapi tantangan tersendiri. Guru dituntut menguasai teknologi informasi, sehingga proses pembelajaran dapat dilakukan secara online. Ia minta kepada para guru untuk fokus pada pengembangan bidang pendidikan saja.

“PGRI diharapkan menjadi wadah yang memberikan konstribusi dalam peningkatkan kualitas SDM, sehingga PGRI harus menjadi mitra pemerintah,” pinta Edy Manaf.

Sementara itu Bupati Muchtar Ali Yusuf, berharap agar para guru senantiasa menjadi motivator dan memiliki inovasi dalam membangun SDM dan mengembangkan kualitas pendidikan.

Bupati berlatar pengusaha ini mengaku meninggalkan Kabupaten Bulukumba sejak 38 tahun yang lalu. Ia diminta maju sebagai Bupati untuk memajukan Bulukumba di berbagai sektor. Olehnya itu Andi Utta meminta dukungan dari PGRI selama pemerintahannnya.

Beberapa hal di sektor pendidikan yang akan menjadi perhatiannya, diantaranya, memperjuangkan nasib (tunjangan) para guru honorer  yang memiliki kualitas dan kompetensi “Kita harus menghargai profesi guru dengan memberikan gaji yang sepadan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Viral, Keluarga Pasein Meninggal Covid-19 di Bulukumba Buat Surat Terbuka Hingga Sebut Positif Buatan

Selain itu, Andi Utta juga menyoroti distribusi dan penempatan guru yang dinilai keliru karena tidak sesuai dengan domisili guru bersangkutan.

“Ini harus segera dibenahi. Kita kembalikan guru yang berjauhan dari rumahnya karena jika jauh dari rumah akan mempengaruhi kinerjanya,” ungkapnya.

Dalam pengembalian posisi guru ini, ia mengaku tidak melihat nomor saat Pilkada yang lalu. “Nda ada urusan. Mau nomor satu, dua, tiga atau empat kita kembalikan ke posisinya,” tegasnya.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Akhmad Januaris mengaku saat ini distribusi guru belum maksimal akibat tidak seimbangnya rasio guru yang pensiun dengan yang diangkat CPNS. Banyak yang pensiun tapi penerimaan guru CPNS lebih sedikit. “Setiap tahun rata-rata guru yang pensiun ada sekitar 150 orang,” bebernya.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

PENDIDIKAN

Sulsel Bakal Perpanjang Masa Belajar dari Rumah Hingga 19 Juni

PENDIDIKAN

Kabupaten Bantaeng Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka Awal Tahun 2021

PENDIDIKAN

Seleksi PPPK Angin Segar Bagi Guru Honorer yang Bertahun-tahun Mengabdi?

PENDIDIKAN

Ditengah Pandemi Covid-19, Dewan Pendidikan Minta Restu Legalitas Bupati

PENDIDIKAN

Update Informasi Pertanian, Dikbud Apresiasi Kehadiran Sekolah PAKI Bulukumba

PENDIDIKAN

Sekolah Tatap Muka di Bulukumba Ditunda Hingga Pertengahan Januari

PENDIDIKAN

Mahasiswa Prodi Kimia UMB Hasilkan Produk Unik Dimasa Pandemi

PENDIDIKAN

Kekurangan Tenaga Pendidik, Pemerintah Bulukumba Akan Buka Seleksi PPPK
error: Content is protected !!