Home / KABAR PARLEMEN

Selasa, 1 September 2020 - 20:56 WIB

Ketua DPRD Bulukumba: Pansus Punya Waktu Panjang Bekerja

Ketua DPRD Bulukumba, H Rijal

Ketua DPRD Bulukumba, H Rijal

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bulukumba, yakni Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), Dana Covid-19 dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) sejauh ini sudah berjalan selama 2 bulan. Meski begitu, batas waktu Pansus cukup panjang dalam menelusuri kasus-kasus yang ada.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Bulukumba, H Rijal saat ditemui kumanika.com di ruangannya pada Selasa (1/9/2020) siang.

Menurutnya, Pansus saat ini sementara masih dalam tahapan pengumpulan data-data dari penelusuran. Hasilnya kata dia, akan berakhir dengan keluarnya rekomendasi.

“Pansus terbentuk itu akan berakhir dengan sendirinya. Kita ditarget paling cepat 3 bulan, dan paling lama satu tahun. Tergantung seberapa valid temuan-temuan yang kita dapatkan untuk diterbitkan rekomendasi,” kata H Rijal.

Baca Juga:  Penutupan Tambang Galian C di Bulukumba Berpolemik, Ketua DPRD Segera Mediasi ke Pemerintah

Ia mengurai, siapapun Pansus yang sudah memenuhi syarat temuan penelusuran, hal itu akan dikembangkan dengan diterbitkannya rekomendasi dan menjadi tanda berakhirnya Pansus tersebut.

Namun saat ini, DPRD disibukkan dengan sejumlah agenda bersama Pemerintah Daerah (Pemda), yakni pada tahap pembahasan APBD 2019, baik diperubahan sampai dianggaran pokok Tahun Anggaran 2020.

Hal itu yang membuat Pansus saat ini tidak bisa sepenuhnya fokus dalam penelusuran kasus. Sebab lanjut dia, DPRD harus membagi efektifitas waktunya.

Baca Juga:  Fraksi PAN Singgung Mutasi Jabatan Pemkab Bulukumba

“Karena kan Pansus ini tidak mengejar waktu, kita punya waktu panjang. Sambil kita melihat perkembangan yang ada. Karena kondisi sekarang masih suasana covid, sementara pansus ini kan soal penelurusan covid,” tuturnya melanjutkan.

Legislator dari Fraksi PPP ini berharap, setelah wabah covid-19 berlalu, kasus-kasus yang ada terkait covid-19 juga semuanya ikut selesai.

“Kami tidak mau ada di Kabupaten Bulukumba ini yang mau dijerumuskan dalam hal anggaran yang sudah kita salurkan di seluruh OPD. Tapi bagaimana kita sama-sama mengawal dan tepat sasaran,” pungkasnya.

REPORTER: Sahi Alkhudri
EDITOR: Arnas Amdas

Share :

Baca Juga

KABAR PARLEMEN

Delapan Fraksi DPRD Bulukumba Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2019

KABAR PARLEMEN

Ketua DPRD Bulukumba Tegaskan Seleksi Komisioner KI Transparan

KABAR PARLEMEN

Ketok Palu APBD-P 2020 Bulukumba, Dewan Minta Pemda Genjot PAD

KABAR PARLEMEN

Banyak Masalah di Dinkes, Dewan Desak Pemkab Bulukumba Evaluasi ASN-nya

KABAR PARLEMEN

DPRD Bulukumba Rumuskan Pilkades Sistem e-Voting

KABAR PARLEMEN

Nonstop, DPRD Bulukumba Bahas RAPBD 2021 Hingga Tembus Fajar

KABAR PARLEMEN

Diminta Genjot Pembangunan Infrastruktur, Begini Jawaban Bupati Bulukumba

KABAR PARLEMEN

Legislator Golkar Bulukumba Ini Tagih Janji Bupati Soal Copot Koordinator PSC dan Evaluasi Inspektorat
error: Content is protected !!