Home / HUKUM

Rabu, 10 Maret 2021 - 00:13 WIB

Kerugian Negara Capai Rp13,4 M, Polisi Baru Tetapkan Satu Tersangka Korupsi BOK

Kanit Tipikor Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali.

Kanit Tipikor Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali.

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bulukumba menetapkan satu orang tersangka dalam perkara korupsi dana Bantuan Operasional (BOK).

Dalam penetapan tersangka anggaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulukumba tahun anggaran Tahun 2019 dan 2020 itu. Penyidik kepolisian masih merahasiakan nama tersangka dan akan melakukan penangkapan dalam waktu dekat.

Penetapan tersangka yang dikabarkan merupakan pejabat teras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba di Dinas Kesehatan Bulukumba itu dilakukan setelah pihak kepolisian menemukan adanya kerugian negara mencapai Rp13,4 miliar.

Kanit Tipikor IPDA Muh Ali, yang dikondirmasi membenarkan penetapan satu orang tersangka dalam perkara tersebut. Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah gelar perkara dilakukan di Mapolda Sulsel, 2 Maret 2021 lalu.

Baca Juga:  Takut Ketangkap, Pelaku Pencurian Motor Nekat Masuk Hutan di Bulukumba

“Semoga satu tersangka yang telah di tetapkan ini bisa membuka dan kooperatif dalam mengungkap fakta agar kita bisa menetapkan tersangka yang lain”, ucapnya.

Meski membenarkan penetapan tersebut, Ali mengaku baru akan membuka identitas tersangka ke publik setelah dilakukan penahanan terhadap tersangka yang diagendakan dalam waktu dekat ini.

“Dalam waktu dekat kita sudah akan melakukan penangkapan terhadal tersangka”, ujarnya.

Ali menjelaskan, dari Rp17,5 miliar anggaran BOK Dinkes Bulukumba yang diperuntukan untuk 20 puskesmas. Hanya Rp5,7 miliar yang terealisasi dan Rp2 miliar lainnya di realisasikan Dinas Kesehatan.

Baca Juga:  Zona Selamat Sekolah di Matteko Akhirnya Dihapus Setelah Banyak Telan Korban

“Jadi pada tahun 2019 itu kami menemukan kerugian negara sebanyak Rp11,6 millyar dan pada tahun 2020 hasil temuan BKP bertambah sebesar Rp1,7 Milyar dengan totol keseluruhan sebesar 13,4 Millyar,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil temuan BPK, menurut Ali. Temuan kerugian negara sebesar Rp1,7 miliar tahun 2020 tersebut digunakan untuk penyelesaian realisasi ke puskesmas tahun 2019.

“Anggaran tahun 2020 sebesar Rp1,7 milyar ini di pakai membayar untuk tahun 2019. Jadi ada anggaran yang hilang pada tahun 2020 sebesar Rp1,7 milyar”, pungkasnya.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

HUKUM

Pencuri Celengan Masjid yang Dibekuk di Kajang Bulukumba Juga Kerap Beraksi di Bantaeng

HUKUM

Kredit Fiktif Bank Sulselbar Bulukumba, BMC: Tersangka tidak Bekerja Sendiri

HUKUM

Pukul Perempuan Dalam Mobil, Oknum Pengacara di Bulukumba Ditersangkakan

HUKUM

Satlantas Bulukumba Gencar Lakukan Patroli Demi Mencegah Aksi Balap Liar

HUKUM

Polisi Amankan Pelaku Penista Agama di Makassar

HUKUM

Seorang Pemuda di Bulukumba Diserang Pria Misterius

HUKUM

AMPH Desak Pimpinan Bank Sulselbar Transparan Soal Kredit Fiktif 

HUKUM

Berkedok Arisan Online, Warga Bulukumba Alami Kerugian Hingga Ratusan Juta