Home / HUKUM

Jumat, 21 Agustus 2020 - 09:15 WIB

Kematian ASN Satpol-PP Bulukumba, Keluarga Ungkap Ada Sayatan Benda Tajam

Keluarga ASN Satpol-PP

Keluarga ASN Satpol-PP

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Kematian Jamaluddin alias Jamal, warga Desa Benteng Malewang, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan masih menyisahkan tanya bagi keluarga.

Pasalnya, pihak keluarga menduga Jamal yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bulukumba tersebut dibunuh.

Diketahui, Jamalauddin alias Jamal tewas akibat sebuah insiden kecelakaan sepeda motor. Saat itu korban hendak balik ke rumahnya usai dinas.

Kecelakaan itu terjadi tepat di Jalan Poros Dusun Pamanggolo, Desa Benteng Malewang, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, pada Kamis malam (23/7/2020) sekitar pukul 21.00 wita.

Menurut keluarga almahrum Jamaluddin,
Jumrang (47) beserta anak kandung korban Yayat (30), menyebutkan jika kematian Jamal merupakan pembunuhan berencana. Bukan lakalantas yang di sebut oleh pihak kepolisian.

“Karena ada bekas pukulan benda tumpul dan sayatan senjata tajam,” kata Jumrang ditemui dibilangan Kota Bulukumba, Kamis (20/8/2020).

Baca Juga:  Suruh Cabut Gelar Kebangsawanan, Pernyataan NA Usik Keluarga Besar Andi Makassau di Jeneponto

Jumrang mengatakan luka yang dialami korban Jamaluddin, tangannya patah tiga. Hingga berada pada bagian belakang siku.

“Kepala ada bekas pukulan, sedangkan bagian belakang tangan kanan dan hidung bekas senjata tajam,” ungkap dia.

Selain luka yang disebutkan pihak keluarga, kata dia, isi kepala Jamaluddin juga berserakan di jalanan. Motor dan helm digunakan korban tak mengalami lecet sedikit pun.

“Kematian saudara saya sudah dilaporkan di Polres Bulukumba pada Jumat (24/7/2020) lalu,” jelasnya.

Ia menuturkan jika laporan kasus kematian Jamaluddin lamban ditangani pihak kepolisian dan tak ada kejelasan sampai hari ini.

Kendati demikian, Jumrang berharap agar polisi segera menyelesaikan kasus dugaan pembunuhan dialami Jamaluddin alias Jamal. Selain itu, dirinya mengancam akan menurunkan massa menggelar aksi unjuk rasa di Polres Bulukumba.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pengedar Narkoba Antar Kabupaten di Bulukumba

“Jika kepolisian menutupi kasus kematian Jamal. Jangan salahkan kami jika menurunkan warga dari Benteng Malewang untuk mencari keadilan,” ancamnya.

Sementara Kanit Tindak Pidana Umum (Tipidum) Reskrim Polres Bulukumba, Aipda Andi Hamka, mengatakan aduan pihak keluarga baru masuk minggu lalu.

“Ia memang ada aduan keluarga korban masuk, tapi baru minggu lalu kami terima,” ungkap Aipda Andi Hamka.

Menindak lanjuti kasus kematian Jamaluddin yang diadukan oleh keluarga korban, menurut Andi Hamka akan segera melakukan koordinasi dengan Satuan Lalulintas Polres Bulukumba.

“Karena awal penanganan kasusnya di Unit Lakalantas,” jelasnya.

Soal penyelidikan, lanjut Andi Hamka pihaknya berjanji segera mungkin melakukan hal demikian. Pihaknyapun akan menerbitkan surat perintah penyelidikan maupun menetapkan tahapan kedepan yang akan dilakukan.

REPORTER: Alfareza
EDITOR: Arnas Amdas

Share :

Baca Juga

HUKUM

Dugaan Korupsi Jampersal Dinkes Bulukumba Segera Diaudit BPK

HUKUM

90 Porsenil Polres Bulukumba Diterjunkan Kawal Operasi Ketupat 2021

HUKUM

Korupsi BOK Bulukumba: Audit BPK Disebut Terhambat Kelengkapan Dokumen Tipikor

HUKUM

Seorang Menantu Tega Cabuli Mertuanya Sendiri yang Sudah Lansia

HUKUM

Kejari-Polisi Bulukumba Musnahkan Barang Bukti 12 Gram Shabu

HUKUM

Kejaksaan Terima SPDP Dugaan Korupsi BOK Dinkes Bulukumba

HUKUM

Kasubag Keuangan Dinkes Ditetapkan Sebagai Tersangka BOK

HUKUM

Polsek Kajang Ringkus Pelaku Pembunuhan Kurang dari Sejam