Home / KABAR PARLEMEN / NEWS

Rabu, 13 Januari 2021 - 13:41 WIB

Keluhan Masyarakat Terjawab, Stok Pupuk Bersubsidi di Bulukumba Rupanya Tak Langka

BULUKUMBA, KUMANIKA.com–Ketersediaan pupuk bersubsidi yang dikeluhkan masyarakat terkait kelangkaannya di Kabupaten Bulukumba rupanya berbanding terbalik dengan penyampaian Dinas Pertanian Bulukumba.

Hal itu terungkap saat Komisi B DPRD Kabupaten Bulukumba menggelar hearing bersama Dinas Pertanian, selasa 12/1/2021.

Saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Komisi B, terungkap beberapa penyebab terjadinya kelangkaan pupuk bersubsidi tersebut.

Ketua Komisi B DPRD Bulukumba, Fahidin HDK mempertanyakan kepada Dinas Pertanian atas keluhan masyarakat terkait kelangkaan pupuk yang terjadi di kabupaten Bulukumba.

Baca Juga:  KKB Mamuju Gerak Cepat Distribusi Bantuan Korban Gempa Sulbar

“Kami di komisi B ingin tahu apa yang menyebabkan terhambatnya distribusi pupuk bersubsidi ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian, Emil Yusri menegaskan jika tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Bulukumba dan dijamin ketersediaannya.

Tahun 2021 pupuk subsidi kata dia, mencapai 100 persen dari pusat dengan rincian sebanyak 16.196 ton jenis Urea, 1.651 ton jenis SP-36, 2069 ton jenis ZA, dan 2135 jenis NPK.

Baca Juga:  Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Kelurahan Tenuntung Keluhkan Jalan yang Rusak

“Sementara untuk organik jenis Granul sebanyak 1083, dan jenis organik cair sebanyak 2708,” paparnya.

Senada dengan itu, Distributor Pupuk Subsidi, Lukman juga menegaskan, pupuk selalu tersedia dalam gudang distributor. Hanya saja ada aturan yang harus dijalankan.

“Jadi pupuk subsidi itu tidak pernah kosong selalu ada di gudang. Yang menjadi masalah adalah aturan yang diterapkan saat ini adalah bahwa penerima pupuk subsidi harus membawa kartu tani,” terang Lukman.

REPORTER: Ihsan Makkaraja

Share :

Baca Juga

NEWS

Pengusaha Pete-Pete di Bulukumba Sebut Kurang Diperhatikan Pemerintah

NEWS

Aliansi Pemuda Bulukumba Galang Dana Untuk Palestina

NEWS

Dari 76 Total Kasus Positif Covid-19 di Bantaeng, Sudah 17 Orang yang Sembuh

NEWS

Temuan Pansus DPRD: Rp600 Juta Anggaran BOK Dinkes Bulukumba Belum Tersalurkan

NEWS

Guru di Bulukumba Ini Terapkan Sejumlah Metode Pembelajaran di Tengah Pandemi

NEWS

Bupati Bantaeng Paparkan Rencana Program 2021, Gubernur: Bantaeng Lebih Trendi

NEWS

Transmisi Lokal Pasien Meninggal Covid-19, Puskesmas Kota Bantaeng Ditutup Sementara

KABAR PARLEMEN

Miliki Track Record Baik, Alasan Hanura dan Demokrat Bulukumba All Out ke AHP-AMM