Kejar Tayang, Jalan Aspal Rp1,9 Miliar di Bulukumba Rusak

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Proyek Pengembangan jalan ruas Borong Loe timur-Bonto bulaeng Desa Benteng Gantarang Kecamatan Gantarang yang menelan anggaran sebesar Rp1,9 Miliar mengalami kerusakan.

Pekerjaan yang seolah lagi ‘kejar tayang’ itu dianggap dikerjakan asal-asalan. Pasalnya, baru sehari setelah dikerjakan CV Pratindo, pengerjaan aspal mulai terkelupas.

Selain rusak, Tokoh Pemuda Gantarang, Hendra Wiranto juga menganggap jika pengerjaan jalan tersebut dikerjakan tidak berdasarkan rencana pengerjaan.

“Kondisi ketebalan juga memprihatinkan. Standar Operasional Prosedur (SOP) juga tidak diterapkan, papan informasi/proyek tidak terpasang,” terangnya.

Baca Juga:  Bantah Dzalimi Muh Sabir, Kejaksaan Target Limpahkan Berkas Pekan Depan

“Saya kira memang ada unsur kesengajaan karena dari awal memang tidak ada transparansi penganggaran,” sambung Hendra.

Kritikan juga datang dari Eks Ketua PMII Bulukumba, Ramil Syam menyayangkan Konsultan dan pengawas yang tidak bekerja secara tuntas, ia juga meminta pihak kontraktor untuk melakukan pengerjaan ulang.

“Pengerjaan jangan dilanjutkan dulu sebelum diperbaiki semua yang rusak dan tipis itu”,Tegas dia.

Baca Juga:  Rp13,6 Miliar Mengalir ke Bulukumba Untuk Rekontruksi dan Rehabilitasi Bencana

Melihat kondisi tersebut ketua karang taruna Tonrang Gowa Benteng Gantarang Rahman, mendesak pengawas untuk segera turun meninjau lokasi

“selama pengaspalan berlangsung saya tidak pernah melihat ada pengawas yg turun langsung mengawasi proses pengaspalan,,” tegas dia.

Di ketahui pekerjaan ini berasal dari satuan kerja dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dan sebagai pemenang tender adalah CV Pratindo dengan Nilai HPS RP. 1.900.000.000,00 dan nilai pagu RP. 1.889.564.160,00.

Reporter: Ihsan Makkaraja

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template