Home / HEADLINE / HUKUM

Rabu, 30 Juni 2021 - 16:28 WIB

Kejaksaan Seret Tersangka Kasus Tahura Bulukumba ke Lapas

Kasi Pidsus Kejari Bulukumba, Thirta Masaguni

Kasi Pidsus Kejari Bulukumba, Thirta Masaguni

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Terpidana kasus penjualan lahan Taman Hutan Raya (Tahura) di Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba.

Hal itu dilakukan setelah Kejari Bulukumba menerima salinan putusan Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI) bernomor 26K/Pidsus/2021 tertanggal 14 April 2021.

Mantan Camat Bontobahari, Abbas Mustari sebagai terpida kasus penjualan tanah negara dieksekusi pada Selasa (29/6/2021).

Dalam kasus ini, dia berperan sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS), dan juga menerbitkan akta jual beli (AJB) di lahan Tahura itu.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari Bulukumba, Andi Thirta Massaguni membeberkan, jika Abbas Mustari kini telah resmi ditahan. Ia di tahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar.

Baca Juga:  Perayaan Hari Raya Idul Adha 1442 H, Polres Bulukumba Potong 10 Ekor Sapi

“Iya, kami sudah terima putusan MA RI nomor 26K/Pidsus/2021 tanggal 14 April 2021. Dan terpidana an. Abbas mustari, S.Sos telah kami eksekusi ke Lapas Kelas I Makassar pada hari ini, Selasa 29 juni 2021,” jelas Thirta melalui pesan WhatsApp.

Ada tiga terpidana dalam kasus ini, selain Dalam kasus ini ada tiga terpidana,  Abbas Mustari, Muhammad Najib dan Muhammad Usman (almarhum).

Dalam putusan ini, Abbas divonis 1 tahun penjara dipotong masa tahanan. Pihak kejari baru melakukan eksekusi ke terpidana Abbas Mustari, karena surat putusan baru satu yang di terima dari MA.

Baca Juga:  Carut Marut Penyaluran BPNT, Dinsos Dituding Lakukan Konspirasi

“Baru satu yang sampai ke kami putusannya. Mungkin persoalan waktu saja sampai di kami,” tambahnya.

Thirta menceritakan, pihaknya telah melakukan panggilan dengan mengirimkan surat yang dilampirkan dengan putusannya, kepada Abbas Mustari sejak Jumat (25/6/2021) lalu.

Dan yang bersangkutan, tambah Thirta, secara patut hingga akhirnya hari ini eksekusi putusan tersebut dilaksanakan.

Sekadar diketahui, sebelumnya, Majelis Hakim Tipikor Pengadilan Negeri Makassar, memvonis bebas tiga tersangka. Namun, penyidik Pidsus Kejari Bulukumba melakukan upaya kasasi ke MA.

Ketinganya terlibat dalam penjualan tanah negara seluas 41,2 hektar dan membuat negara mengalami kerugian kurang lebih Rp3 Miliar.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

DAERAH

Meninggal Positif Covid-19 di Bulukumba Bertambah Jadi 2 Kasus

HUKUM

Tersangka Kasus BOK Dilimpahkan ke Kejaksaan, 1 Unit Rumah di Sita

HUKUM

Kepala BKPSDM-Bendahara Dinkes Susul Kasubag Jadi Tersangka BOK

HEADLINE

Bawaslu Bulukumba Dalami Keterlibatan Oknum ASN Pada Paslon Nomor 4

HEADLINE

Gegara BLT, Kantor Desa Anrihua Kindang Disegel Pasukan Emak-emak

DAERAH

Terima PKH Selama 5 Tahun, Suharni Kini Jadi Pengusaha Beromset Jutaan

DAERAH

Akhir Pekan, Pasien Positif Covid-19 Bulukumba Naik Lagi: Tambah 18 Kasus Baru

HEADLINE

Ibadah Haji Indonesia 2020 Ditunda