Sehari Sebelum Tes Urine, Keempat Anggota Satnarkoba Konsumsi Sabu

Sehari Sebelum Tes Urine, Keempat Anggota Satnarkoba Konsumsi Sabu

Bulukumba, Kumanika.com-- Empat orang personel Polres Bulukumba dinyatakan positif setelah seluruh personel menjalani pemeriksaan urine yang dilakukan secara mendadak. Keempat...
Read More
Munas HIPMI Ricuh Sampai Adu Jotos, Begini Kronologinya!

Munas HIPMI Ricuh Sampai Adu Jotos, Begini Kronologinya!

Solo, Kumanika.com-- Video kericuhan Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas HIPMI) ke XVII di Hotel Alila, Solo viral di...
Read More
Pemain Mulai Jenuh, Bernardo Disarankan Variasikan Menu Latihan

Pemain Mulai Jenuh, Bernardo Disarankan Variasikan Menu Latihan

Makassar, Kumanika.com-- Kompetensi Liga 1 Indonesia belum juga menemui titik terang kapan akan kembali digelar setelah dihentikan pasca Tragedi Kanjuruhan...
Read More
Banjir Rendam Parepare, Luapan Air Turup Jalan Raya

Banjir Rendam Parepare, Luapan Air Turup Jalan Raya

Parepare, Kumanika.com-- Sejak beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan diterjang hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Akibatnya sejumlah...
Read More
Andi Sudirman Dianggap Setengah Hati Mau Bangun Stadion Mattoanging

Andi Sudirman Dianggap Setengah Hati Mau Bangun Stadion Mattoanging

Makassar, Kumanika.com-- Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel menganggap jika Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (ASS) tidak bersungguh-sungguh...
Read More
Porprov Sulsel 2022 Tercoreng, Atlet Dayung Selayar Jadi Korban Pengeroyokan

Porprov Sulsel 2022 Tercoreng, Atlet Dayung Selayar Jadi Korban Pengeroyokan

Sinjai, Kumanika.com-- Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel ke XVII diwarnai insiden yang mencoreng setelah atlet dayung asal Kepulauan Selayar jadi...
Read More
Tak Ada Update Perolehan Medali, KONI Bantaeng: Panitia Porprov Kurang Siap

Tak Ada Update Perolehan Medali, KONI Bantaeng: Panitia Porprov Kurang Siap

Bantaeng, Kumanika.com-- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bantaeng menilai jika pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Sinjai-Bulukumba tidak dalam kondisi...
Read More
Manajemen RSUD Plesiran ke Bali, DPRD Bulukumba Bantah Ikut Serta

Manajemen RSUD Plesiran ke Bali, DPRD Bulukumba Bantah Ikut Serta

Bulukumba, Kumanika.com-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba angkat bicara terkait adanya tudingan jika sejumlah anggota dewan plesiran ke Pulau...
Read More
Mahfud Dukung Pemilu Nyoblos Parpol Bukan Caleg

Mahfud Dukung Pemilu Nyoblos Parpol Bukan Caleg

Bulukumba, Kumanika.com-- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD mendukung jika pemilu dikembalikan ke sistem yang lama, yakni...
Read More
AKTABE Bulukumba Target Bisa Lebih Maju dan Berkembang

AKTABE Bulukumba Target Bisa Lebih Maju dan Berkembang

Bulukumba, Kumanika.com-- Dalam perayaan Dies Natalis ke 14 tahunnya, Akademi Kebidanan Tahira Al-baeti Bulukumba, menargetkan bisa lebih maju dan berkembang....
Read More
HUKUM  

Kasus Suap 49M Dinilai Tebang Pilih, SEMMI Bulukumba Datangi Kejati Sulsel

Kasus Suap 49 M Dinilai Tebang Pilih, SEMMI Bulukumba Datangi Kejati Sulsel
Kasus Suap 49 M Dinilai Tebang Pilih, SEMMI Bulukumba Datangi Kejati Sulsel. Foto: Dokumentasi Istimewa

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Hingga hari ini, kasus suap senilai Rp49 Miliar di Kabupaten Bulukumba sampai masih menjadi polemik. Informasinya terus bergulir di tengah-tengah masyarakat.

Menurut informasi yang dihimpun, kasus ini telah menetapkan salah satu tersangka berinisial AI, seorang Apatur sipil Negara (ASN) di salah satu instansi Pemerintahan Kabupaten Bulukumba. Ia pun kini resmi ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan.

Namun, menurut Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kabupaten Bulukumba, penanganan terhadap kasus suap tersebut terkesan tebang pilih. Menanggapi hal tersebut, mereka kemudian menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejati Sulsel.

Baca Juga:  Dalam Satu Pekan, Polres Bulukumba Gagalkan Peredaran Narkoba 34,84 gram

Muh. Zulfadly Amin, selaku jendral lapangan, menerangkan alasan penegakan supremasi hukum terkesan tebang pilih. Pasalnya penetapan tersangka, terhadap seorang ASN yang jabatannya hanya seorang staff pendidikan dan kebudayaan, tidak masuk akal.

“Kami mendesak Kejati Sulsel agar jangan tebang pilih dalam penegakan hukum. Ini karena sangat tidak mungkin apabila hanya satu orang saja yang dijadikan tersangka dalam kasus ini,” kata Muh. Zulfadly Amin.

Selain itu, melalui Andri jusliandi yang akrab disapa Bandong selalu Koordinator Lapangan, SEMMI Bulukumba menyatakan akan terus mengawal kasus ini sampai betul-betul menemui titik terang.

Baca Juga:  Kembali Kepung DPRD Bulukumba, Massa Desak Dewan Kompak Tolak UU Cipta Kerja

“Jika pihak Kejati itu kemudian tidak mengusut tuntas kasus ini, dan mengevaluasi semua saksi yang terlibat, maka kami dari SEMMI Cabang Bulukumba akan melakukan aksi unjuk rasa, dengan kuantitas lima kali lipat dari pada hari ini. Kejati harus membuka mata dan jangan menutup mata dengan ketidakadilan,” ujar Bandong.

Andi Muh. Idik Indra Maulana, Ketua Umum SEMMI Bulukumba, juga menuturkan bahwa pihaknya akan terus melakukan kajian terkait kasus suap tersebut. “Apabila masih ada kekeliruan yang kami dapatkan, maka kami tidak segan-segan untuk melakukan gerakan yang kami anggap benar,” tutup Indra.

Penulis: IKM