Gerakan Antimager di Bantaeng, Ilham Azikin: Cermin Solidaritas

Gerakan Antimager di Bantaeng, Ilham Azikin: Cermin Solidaritas

Bantaeng, Kumanika.com - Ribuan masyarakat tumpah ruah di gerakan antimager Pemprov Sulsel di Lapangan Pantai Seruni, Kamis, 8 Desember 2022....
Read More
Konser di Bantaeng, Mario G Klau: Romantisme untuk Kita Semua 

Konser di Bantaeng, Mario G Klau: Romantisme untuk Kita Semua 

Bantaeng, Kumanika.com - Artis papan atas, Mario Gerardus Klau tampil memukau pada malam ramah tamah kebersamaan dalam rangkaian hari jadi...
Read More
Hadiri HUT Bantaeng, Gubernur Sulsel Akui Bantaeng Berkembang Pesat

Hadiri HUT Bantaeng, Gubernur Sulsel Akui Bantaeng Berkembang Pesat

Bantaeng, Kumanika.com - Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memberikan apresiasi terhadap perkembangan yang pesat dalam empat tahun terakhir di Bantaeng....
Read More
Survei Capres LSJ: Prabowo Tertinggi, Anies-Ganjar Bersaing

Survei Capres LSJ: Prabowo Tertinggi, Anies-Ganjar Bersaing

Jakarta, Kumanika.com-- Lembaga Survei Jakarta (LSJ) merilis survei calon presiden (capres) di 2024. Hasilnya, elektabilitas Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto...
Read More
Jelang Pelantikan, DPMD Bulukumba Kumpulkan 31 Kades Terpilih

Jelang Pelantikan, DPMD Bulukumba Kumpulkan 31 Kades Terpilih

Bulukumba, Kumanika.com - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bulukumba mulai merancang skema pelantikan bagi 31 Kepala Desa (Kades)...
Read More
Kembangkan Smart City, Kominfo Takalar Studi Banding di Bulukumba

Kembangkan Smart City, Kominfo Takalar Studi Banding di Bulukumba

  Bulukumba, Kumanika.com - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Takalar, melakukan studi banding terkait pengembangan Smart City di...
Read More
Sehari Sebelum Tes Urine, Keempat Anggota Satnarkoba Konsumsi Sabu

Sehari Sebelum Tes Urine, Keempat Anggota Satnarkoba Konsumsi Sabu

Bulukumba, Kumanika.com-- Empat orang personel Polres Bulukumba dinyatakan positif setelah seluruh personel menjalani pemeriksaan urine yang dilakukan secara mendadak. Keempat...
Read More
Munas HIPMI Ricuh Sampai Adu Jotos, Begini Kronologinya!

Munas HIPMI Ricuh Sampai Adu Jotos, Begini Kronologinya!

Solo, Kumanika.com-- Video kericuhan Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas HIPMI) ke XVII di Hotel Alila, Solo viral di...
Read More
Pemain Mulai Jenuh, Bernardo Disarankan Variasikan Menu Latihan

Pemain Mulai Jenuh, Bernardo Disarankan Variasikan Menu Latihan

Makassar, Kumanika.com-- Kompetensi Liga 1 Indonesia belum juga menemui titik terang kapan akan kembali digelar setelah dihentikan pasca Tragedi Kanjuruhan...
Read More
Banjir Rendam Parepare, Luapan Air Turup Jalan Raya

Banjir Rendam Parepare, Luapan Air Turup Jalan Raya

Parepare, Kumanika.com-- Sejak beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan diterjang hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Akibatnya sejumlah...
Read More
HUKUM  

Kasus Kredit Fiktif Bank, BMC Minta Kejati Sulsel Tahan Pimpinan BPD Bulukumba

ILUSTRASI

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Kasus kredit fiktif yang terjadi di Bank BPD kabupaten Bulukumba menetapkan satu orang tersangka, yaitu IRR yang merupakan sales BPD atau populer disebut Account Officer (AO) dalam dunia perbankan.

IRR ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sulsel, sejak Kamis (8/4/2021) lalu, yang diduga merugikan negara mencapai Rp25 Miliar.

Hingga saat ini, baru IRR yang ditetapkan tersangka oleh kejati, sejumlah barang bukti juga telah disita oleh Kejati, diantaranya merupakan aset tersangka IRR.

Sejumlah tanggapan muncul atas kasus ini, yang menilai jika penetapan 1 orang tersangka belum cukup, karena alur pencairan kredit dalam sebuah perbankan memiliki tingkatan, diantatanya melalui AO sebagai sales yang berhubungan dengan nasabah, Credit Officer (CO) yang melakukan verifikasi berkas dan survei terhadap calon nasabah, dan pimpinan yang melakukan persetujuan layak tidaknya calon nasabah diberi kredit.

Baca Juga:  Jelang HUT RI Ke-76, Bupati Bulukumba Serahkan Bingkisan Untuk Veteran

Salah satunya datang dari Direktur Bulukumba Monitoring Center (BMC), Firman Gani, yang menilai jika kasus Tindak Pencucian Uang (TPP) yang terjadi di BPD Bulukumba juga harusnya menjerat CO dan Pimpinan.

“Pengalaman saya dalam dunia kredit perbankan, alurnya sangat jelas. AO itu hanya sebagai pengumpul berkas yang diserahkan ke CO sebagai tahap verifikasi. Apabila berkas dianggap layak dan telah melalui survei lapangan, maka didorong ke Pimpinan atau perwakilannya yang melakukan persetujuan, apakah layak atau tidak dicairkan uang kredit. Sehingga kami menilai Kejati harus menyelidiki keterlibatan CO dan Pimpinan di BPD Bulukumba,” Ujar Firman Ghani.

Mantan ketua BEM UMI Makassar 2005-2008 itu juga meminta kerja profesional dari Kejati Sulsel dalam menangani perkara ini tidak tebang pilih, dan tetap melakukan penyelidikan hingga tuntas. Termasuk melakukan penahanan terhadap CO dan Pimpinan untuk diperiksa Kejati, karena pihaknya yakin ada keterlibatan.

Baca Juga:  Sat Narkoba Kembali Amankan Pelaku Narkoba di Kota Bulukumba

” Sangat tidak mungkin hanya seorang sales perbankan berperan jauh mengambil wewenang CO dan Pimpinan, sehingga kami menduga ada kerjasama yang baik, yang bisa jadi ke tiganya menikmati uang negara,” Tegasnya.

Meskinya kata aktivis anti korupsi itu, tersangka IRR harua terang menderang menyebutkan aliran dana pada kasus ini, sehingga kasus tersebut bisa terang menderang siapa yang menjadi dalang dan pelaku utamanya.

“Dalam proses pemeriksaan tersangka meski harus menjelaskan ke publik siapa-siapa saja yang terlibat dan diajak bekerjasama. Karena sangat mustahil jika bekerja sendiri karena dalam.perbankan, ada mekanisme yang wajib untuk dilalui, dan itu prosesnya sangat ketat,” Kuncinya.

Reporter: IKM