Kasus Curanmor di Bulukumba Bermula Saat Korban Tertidur di Warkop

BULUKUMBA, KUMANIKA.com–Kasus Pencurian Motor (Curanmor) di Kabupaten Bulukumba kembali terjadi pada Senin, 18 Januari 2021 lalu. Kejadian itu bermula saat korban tertidur di sebuah warkop Kopi Rakyat Jalan Samratulangi, depan stadion Bulukumba.

Hal itu disampaikan Kasat reskrim Polres Bulukumba, AKP Bayu Wicaksono Febrianto yang didampingi Kanit Pidum saat memimpin kegiatan acara press release kasus pencurian sepeda motor pada Rabu (20/1/2021) pagi.

Dalam keterangannya, ia mengatakan bahwa pelaku (40) dengan inisial AS, warga Kecamatan Ujung Bulu ditangkap jajaran Reskrim dalam kasus pencurian satu unit sepeda motor.

Saat itu kata dia, sekitar pukul 05.30 Wita berjalan kaki dari arah Jalan Jawi-jawi menuju arah Kabupaten Bantaeng.

Baca Juga:  Laporkan Kasus Penggelapan, Oknum Polisi Tak Tahu Dirinya DPO Kasus Narkoba

“Saat berada di depan warkop, pelaku melihat kunci motor dan sebuah HP di atas meja yang pemiliknya sedang tertidur.  karena melihat pemilik kendaraan yang tertidur pulas maka pelaku AS dengan cepat membawa motor tersebut dan menuju ke Kabupaten Bantaeng,” ungkapnya.

Dari hasil laporan korban bernama Iful, Kasat Reskrim Bersama Kanit Pidum langsung bergerak cepat untuk melakukan penangkapan.

Dari laporan tersebut, Polres Bulukumba melaksanakan pengembangan untuk menunjukkan keberadaan pelaku memulai aksinya.

Namun pada saat melakukan pengembangan, tersangka AS ingin melakukan perlawanan dan ingin melarikan diri.

Baca Juga:  159 Narapidana Lapas Kelas IIA Bulukumba Dapat Remisi Lebaran

“Makanya kami lakukan tindakan tegas dan terukur yaitu menembak pada kaki sebelah kanan pelaku dan kami juga telah membawa pelaku ke Rumah Sakit Sultan Dg Radja untuk memberikan pengobatan. Kondisinya saat ini dalam keadaan sehat,” ujar AKP Bayu.

Selanjutnya lanjut dia, pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolres. Pihaknya tak berhenti sampai disitu, ia mengaku tidak menutup kemungkinan akan melakukan pengembangan terkait kasus Curanmor ini.

Sementara, pelaku dikenakan Pasal 363 ayat 1 KUHP Pidana Sub Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

REPORTER: Ihsan Makkaraja

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template