AKTABE Bulukumba Target Bisa Lebih Maju dan Berkembang

AKTABE Bulukumba Target Bisa Lebih Maju dan Berkembang

Bulukumba, Kumanika.com-- Dalam perayaan Dies Natalis ke 14 tahunnya, Akademi Kebidanan Tahira Al-baeti Bulukumba, menargetkan bisa lebih maju dan berkembang....
Read More
Dewa United vs PSM Makassar, Jaga Konsistensi di Kandang Lawan

Dewa United vs PSM Makassar, Jaga Konsistensi di Kandang Lawan

Makassar, Kumanika.com-- PSM akan menghadapi Dewa United dalam lanjutan pekan 10 Liga 1 di Stadion Indomilk Arena, Kamis (15/9/2022) malam...
Read More
Ini Syarat, Cara Daftar, dan Cara Cek Penerima BLT BBM

Ini Syarat, Cara Daftar, dan Cara Cek Penerima BLT BBM

Jakarta, Kumanika.com-- Bantuan langsung tunai atau BLT BBM merupakan salah satu bantuan sosial yang disalurkan oleh pemerintah untuk menekan dampak...
Read More
Andi Utta Tagih Komitmen Pusat terkait Pemulihan Ekonomi

Andi Utta Tagih Komitmen Pusat terkait Pemulihan Ekonomi

Jakarta, Kumanika.com-- Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf bersama 17 kepala daerah lainnya hadir mengikuti rapat pengendalian inflasi di Istana...
Read More
Jamu Persebaya, PSM Wajib Waspadai Tiga Pemain Ini

Jamu Persebaya, PSM Wajib Waspadai Tiga Pemain Ini

Makassar, Kumanika.com-- PSM Makassar akan melakoni laga klasik dengan menjamu Persebaya Surabaya pada laga lanjutan BRI Liga 1 musim 2022-2023...
Read More
Disingkirkan Kuala Lumpur City FC, PSM Bangga Lampaui Target

Disingkirkan Kuala Lumpur City FC, PSM Bangga Lampaui Target

Kuala Lumpur, Kumanika.com-- Perjalanan PSM Makassar di AFC Cup 2022 berakhir. Skuad Juku Eja takhluk oleh tuan rumah Kuala Lumpur...
Read More
Rans FC vs PSM Makassar, Ambisi Saling Berebut Poin

Rans FC vs PSM Makassar, Ambisi Saling Berebut Poin

Makassar, Kumanika.com-- PSM Makassar maupun Rans Nusantara FC sama-sama berambisi memenangkan pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, malam...
Read More
Kembali Ukir Sejarah, PSM Makassar Masih Tim Terbaik di Indonesia

Kembali Ukir Sejarah, PSM Makassar Masih Tim Terbaik di Indonesia

Makassar, Kumanika.com-- Bukan Persija Jakarta atau Persib Bandung tapi PSM Makassar lah yang sekali lagi mencatatkan sejarah sebagai klub pertama...
Read More
Ilham Azikin Minta Pejabat Administrator dan Pengawas Baru Kedepankan Integritas

Ilham Azikin Minta Pejabat Administrator dan Pengawas Baru Kedepankan Integritas

Bantaeng, Kumanika.com-- Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin menghadiri Pelantikan dan Mengambil Sumpah Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas Lingkup Pemkab Bantaeng...
Read More
Andi Utta Tinjau Sejumlah Titik Proyek, Rekanan Dapat Warning

Andi Utta Tinjau Sejumlah Titik Proyek, Rekanan Dapat Warning

Bulukumba, Kumanika.com-- Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf memanfaatkan hari libur untuk meninjau sejumlah proyek yang saat ini tengah berjalan. Gunakan...
Read More

Kasus Bansos Covid-19 Bulukumba Berakhir Tanpa Tersangka? Begini Kata Polisi

Kanit Tipikor Reskrim Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Tumpukan uang terlihat di Polres kabupaten Bulukumba pada, Jumat (14/8/2020) lalu. Uang dengan jumlah sekitar Rp 344.311.900 juta itu merupakan pengembalian atas kerugian negara dari dua rekanan Dinas Sosial (Dinsos) Bulukumba terkait kasus dugaan korupsi pengadaan bantuan sosial (Bansos) kepada warga terdampak Covid-19 di Bulukumba.

Pengembalian dana ratusan juta tersebut disaksikan langsung Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrim Polres Bulukumba.

Dua rekanan Dinas Sosial Bulukumba diantaranya CV Hidayat (Fajar Utama) milik HM (Inisial) dan CV Blits Farm milik SP (Inisial).

Dimana, CV Hidayat menyediakan mie instan atau indomie, gula maupun minyak kelapa. Sementara CV Blits Farm penyedia telur ayam.

Kanit Tipikor Reskrim Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali, mengaku, pihaknya telah menerima bukti pengembalian dana tersebut ke Bank Sulselbar (BPD).

Baca Juga:  Penularan Corona Makin Mengkhawatirkan, 2 Pasien Positif Bulukumba Dikabarkan Meninggal

“Jumat kemarin dikembalikan oleh rekanan sebagai penyedia barang,” ucap Ipda Muhammad Ali di Mapolres Bulukumba, Rabu (19/8/2020).

Kata Ali, jumlah dana dikembalikan oleh CV Hidayat (Fajar Utama) sebesar Rp 308.819.400 juta. Sedangkan CV Blits Farm sebesar Rp 35.512.500 juta.

Meski telah melakukan pengembalian, hasil audit pihak Inspektorat Bulukumba tetap berdalih tidak menemukan adanya kerugian negara pada kasus Bansos Covid-19 ini.

Lantas dengan pengembalian anggaran Rp 344.311.900 juta ini, apakah kasus dugaan penyalahgunaan anggaran ini berhenti dalam proses hukum, atau berakhir tanpa tersangka?.

Tipikor Polres Bulukumba Tunggu Konfirmasi Polda

Seperti diketahui, sebelum pengembalian anggaran oleh dua rekanan Dinsos Bulukumba tersebut (CV Hidayat/Fajar Utama dan CV Blits Farm), Unit Tipikor Reskrim Polres Bulukumba telah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi kuat.

Baca Juga:  Ketua Agra Mengapresiasi Polres Bulukumba Mengungkap Terduga Pelaku Tabrak Lari

Hasil dari pemeriksaan tersebut menemukan kelebihan pembayaran (kerugian negara) sebesar Rp 344.311.900 juta, hingga akhirnya dikembalikan rekanan dan masuk ke kas negara.

Tipikor Polres Bulukumba menegaskan proses hukum dari kasus dugaan korupsi Bansos Covid-19 di Dinsos Bukukumba ini masih berlanjut dengan terus melakukan gelar perkara.

“Terkait layak tidaknya kasus tersebut ditingkatkan ke penyidikan. Terkait waktu dan tempatnya Polres Bulukumba masih sementara menunggu konfirmasi dari Polda Sulsel,” sebut Muhammad Ali.

Selain itu, Unit Tipikor Reskrim Polres Bulukumba kembali melakukan persuratan kepada pihak auditor Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Tadi kami kembali menyurat ke BPKP untuk kembali audit,” jelasnya.

REPORTER: Alfareza
EDITOR: Arnas Amdas