Home / HUKUM

Rabu, 10 Maret 2021 - 10:59 WIB

Kasubag Keuangan Dinkes Ditetapkan Sebagai Tersangka BOK

Kanit Tipikor Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali.

Kanit Tipikor Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali.

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bulukumba menetapkan Kasubag Keuangan Dinas Kesehatan, Ernawati (42), sebagai tersangka.

Setelah menjalani serangkaian penyelidikan oleh penyidik Tipikor Polres Bulukumba, Ernawati langsung dijebloskan ke rumah tahanan (Rutan), Senin, 10 Maret 2020.

Ernawati ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba yang menimbulkan kerugian negara mencapai Rp13,4 miliar.

Kanit Tipikor Polres Bulukumba, Ipda Muh Ali mengatakan jika tersangkas saat ini ditahan di rutan Polres Bulukumba setelah menjalani pemeriksaan selama 8 jam.

“ER ditahan selama 20 hari terhitung sejak 9 Maret hingga 28 Maret 2021. Masih kita lakukan penyelidikan”, ungkap Ipda Ali.

Baca Juga:  Polisi Dalami Kasus Kematian Gadis yang Ditemukan Tergantung di Bulukumba

Lanjut Ali, tersangka ER sendiri akan dijerat Pasal 2 Subsider Pasal 3 Undang-undang nomor 31 Tahun 1999 juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

“Kita juncto ke Pasal 55 KUHP karena kuat dugaan tersangka tidak seorang diri tapi ada yang turut serta dan bersama sama melakukan penyalahgunaan yang mengakibatkan uang negara raib,” jelasnya.

Dalam penetapan tersangka anggaran Dinkes Kabupaten Bulukumba tahun anggaran Tahun 2019 dan 2020 itu setelah dilakukan setelah gelar perkara dilakukan di Mapolda Sulsel, 2 Maret 2021 lalu.

“Semoga satu tersangka yang telah di tetapkan ini bisa membuka dan kooperatif dalam mengungkap fakta agar kita bisa menetapkan tersangka yang lain”, ucapnya.

Baca Juga:  Iswan Si Jago Berkebun Ini Butuh Smartphone untuk Belajar Daring

Ali menjelaskan, dari Rp17,5 miliar anggaran BOK Dinkes Bulukumba yang diperuntukan untuk 20 puskesmas. Hanya Rp5,7 miliar yang terealisasi dan Rp2 miliar lainnya di realisasikan Dinas Kesehatan.

“Jadi pada tahun 2019 itu kami menemukan kerugian negara sebanyak Rp11,6 millyar dan pada tahun 2020 hasil temuan BKP bertambah sebesar Rp1,7 Milyar dengan totol keseluruhan sebesar 13,4 Millyar,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil temuan BPK, menurut Ali. Temuan kerugian negara sebesar Rp1,7 miliar tahun 2020 tersebut digunakan untuk penyelesaian realisasi ke puskesmas tahun 2019.

“Anggaran tahun 2020 sebesar Rp1,7 milyar ini di pakai membayar untuk tahun 2019. Jadi ada anggaran yang hilang pada tahun 2020 sebesar Rp1,7 milyar”, pungkasnya.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

HUKUM

Granat Ditemukan di Polres Bulukumba, Kapolres Panggil Gegana 

HUKUM

Berstatus Terlapor di Dua Polres, Polsek Ujungloe Pilih Lepas Pelaku

HUKUM

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Penganiaya Anggota TNI, Dua Lagi DPO

HUKUM

Disebut Ekstra Ordinary Crime,  Imperium Desak Polres dan Kejari Bulukumba Tuntaskan Kasus Korupsi

HUKUM

Satreskrim Polres Bulukumba Bekuk Tiga Pelaku Curanmor

HUKUM

Tipu Daya BNN Gadungan, Bawa Kabur Uang Setelah Hohohihi Dengan PSK

HUKUM

OTT KPK, PT Agung Perdana Bulukumba Pernah Berperkara di KPPU

HUKUM

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1442 H, Polres Bulukumba Potong 10 Ekor Sapi