Kartu Tapcash BNI Bergambar Kawasan Bira dan Ammatoa untuk Layanan Teknologi Digital

Kartu Tapcash BNI Bergambar Kawasan Bira dan Ammatoa untuk Layanan Teknologi Digital

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Sebagai tindak lanjut dari kerja sama Pemerintah Kabupaten Bulukumba dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero), pihak BNI menyediakan layanan kartu tapcash yang bisa digunakan pengunjung untuk membayar retribusi di pintu masuk Kawasan Wisata Tanjung Bira.

Kartu tapcash ini merupakan uang elektronik, untuk pengganti uang tunai, yang dapat diisi ulang dan digunakan untuk pembayaran di merchant-merchant kerjasama BNI.

Penggunaan kartu tapcash ini diluncurkan Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf, pada pelaksanaan Apel Gabungan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba, di halaman Kantor Bupati, Senin (15/11/2021) pagi.

Salah satu yang menarik perhatian, yakni kartu tapcash tersebut bergambar obyek wisata yang ada di Kabupaten Bulukumba. Misalnya, Kawasan Titik Nol dan Kawasan Ammatoa, Kajang.

Baca Juga:  Percepat Tracing, Pemda Bulukumba Hadirkan Mobil Combat PCR

Menurut Bupati, sektor pariwisata harus didukung oleh layanan teknologi digital, utamanya dalam mengelola manajemen pendapatan daerah. Olehnya, Pemerintah Daerah melakukan terobosan melalui penggunaan kartu elektronik di tempat wisata.

“Selain memudahkan dan memberikan kenyamanan kepada pengunjung dengan uang elektronik, penggunaan kartu tapcash ini juga untuk memaksimalkan penerimaan PAD melalui sistem yang dibangun,” kata Andi Utta, sapaan akrab Bupati.

Tidak hanya di kawasan wisata, Andi Utta berharap penggunaan kartu elektronik seperti itu bisa diterapkan di pintu masuk pasar dan tempat layanan publik lainnya. Tujuannya sama, yakni untuk memudahkan masyarakat dan pemerintah sebagai penyelenggara layanan publik.

Baca Juga:  Mempertahankan Tradisi Melalui Festival Budaya Kajang

Pimpinan Kantor Cabang Bulukumba BNI, Heruny Said, mengemukakan penyediaan kartu tapcash merupakan salah satu bagian dari layanan BNI Smart City.

Ia mengatakan, Program Smart City ini adalah salah satu konsep pengembangan perkotaan berbasis teknologi digital, untuk meningkatkan kualitas dan kinerja pelayanan yang lebih efektif.

“Layanan ini memberikan kemudahan bagi Pemerintah Daerah dalam mewujudkan transparansi publik melalui sistem elektronik, serta memudahkan dalam efisiensi pengelolaan sistem,” jelasnya.

Sebelumnya, pihak BNI juga telah melakukan kerjasama dengan Badan Pendapatan Daerah terkait pembayaran Pajak Bumi Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2), melalui aplikasi Mobile Banking.

Penulis: IKM

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template