Home / NEWS

Rabu, 22 Juli 2020 - 13:07 WIB

Kantor SMS Finance di Bulukumba Disegel Sopir Truk

Sejumlah sopir truk segel kantor SMS Finance, Rabu (22/7/2020).

Sejumlah sopir truk segel kantor SMS Finance, Rabu (22/7/2020).

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Sejumlah sopir truk di Bulukumba, Sulawesi Selatan terpaksa menyegel kantor leasing SMS Finance di Jalan Matahari, Kecamatan Ujung Bulu, Selasa (21/7/2020).

Penutupan paksa dilakukan sejumlah sopir akibat satu mobil truk milik rekan pengusaha mereka ditarik oleh Debt Collector pada Senin (20/7/2020) kemarin.

Bahkan penarikan mobil yang dilakukan pihak ketiga itu terjadi ketika driver ingin mengangkut muatan besi di Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba.

Irman pemilik mobil mengaku Debt Collector SMS Finance sempat melakukan komunikasi dengan dirinya secara berturut-turut. Hanya saja dirinya belum mampu melakukan pembayaran lantaran pekerjaan tidak ada yang berjalan. Apalagi di musim Pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Polisi Dalami Dugaan Penyalagunaan Anggaran Makan Minum RSUD Sulthan Dg Radja

“Ketika menunggak 5 bulan, penagihnya sering telepon saya untuk melakukan pembayaran. Minggu lalu penagih dan kepala cabangnya bertemu dengan saya,” ucap Irman ditemui di Kantor SMS Finance, Selasa (21/7/2020).

Ia mengaku telah melakukan pembayaran tunggakan cicilan mobil selama satu bulan. Namun selama pandemi Covid-19 cicilan mobil kembali menunggak.

“Saya pernah menunggak tiga bulan tapi saya sudah bayar satu bulannya, jadi sisa tiga bulan. Hanya saja selama Covid-19 ini saya menunggak 5 bulan,” jelasnya.

Warga Kecamatan Ujung Bulu ini juga mengakui, dirinya meminta pihak leasing untuk menunggu penyelesaian pekerjaan agar dirinya mampu melakukan pembayaran cicilan.

“Sudah saya kasih lihat pekerjaan yang saya kerja. Jika itu selesai penghasilannya bisa mencapai Rp 20 juta,” beber dia.

Baca Juga:  Kebijakan Bupati Bulukumba Buka Kembali Sekolah Tak Disetujui Gubernur NA

Irman menambahkan untuk hari ini dirinya bakal melakukan pembayaran cicilan tunggakan selama 5 bulan tersebut, dengan total Rp 18 juta.

“Hari ini saya siap bayar Rp 18 juta untuk tunggakan itu, hanya saja saya akan bayar jika mobilnya ada di sini (SMS Finance-red),” pungkasnya.

Haya saja, Irman sedikit kecewa lantaran pihak leasing tersebut tak mampu memenuhi tuntutannya. Sebab keputusan dari SMS Finance merupakan keputusan pusat.

Sementara belum ada keterangan dari otoritas yang bertanggung jawab pada kantor pembiayaan SMS Finance ini. Saat disegel sopir truck, terlihat tak satupun pegawai kantor pembiayaan ini nampak.

Share :

Baca Juga

NEWS

Seminar UMKM Wirausaha Mandiri: Upaya Pemkab Bantaeng Pertahankan Ekonomi Selama Pandemi Covid-19

NEWS

Bantuan Dampak Covid-19 di Bulukumba Belum Tersalur ke Seluruh Kecamatan

NEWS

BOK Belum Tuntas, DPRD Temukan Lagi Masalah di Dana Non Kapitasi Rp17 Miliar Dinkes Bulukumba

NEWS

Resmikan Program Kotaku, AIA: Tahun Ini Rp30 Miliar APBN Masuk Bulukumba

NEWS

KKB Mamuju Gerak Cepat Distribusi Bantuan Korban Gempa Sulbar

NEWS

Pemuda Bulukumba Ini Lulus Jadi Staf Desa Tapi Ditolak Ibu Kades Karena Bukan Pendukungnya

NEWS

Kabar Duka, Kakak Bupati Bulukumba Meninggal Dunia

NEWS

Update Corona di Indonesia 7 Juni: Pasien Sembuh Tembus 10.498 Orang