RAGAM
Beranda / RAGAM / Jangan Asal Makan, Kenali Tanda Kurma Berjamur dan Mengandung Serangga

Jangan Asal Makan, Kenali Tanda Kurma Berjamur dan Mengandung Serangga

Kurma
Kurma

Kumanika.com Kurma merupakan salah satu makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi umat Islam saat sahur dan berbuka puasa.

Kurma yang memiliki rasa manis memiliki nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh karena mengandung serat, antioksidan.

serta mineral penting seperti kalium, magnesium, dan zat besi yang baik untuk menjaga kesehatan, dikutip dari Times of India (29/10/2025).

Strategi SEO untuk Bersaing dari ECommerce Besar

Berkat kandungannya, kurma dapat membantu melancarkan pencernaan, mendukung kesehatan jantung, hingga meningkatkan energi setelah seharian berpuasa.

Selain itu, kurma juga dikenal sebagai buah yang relatif tahan lama dan tidak mudah busuk sehingga dapat disimpan dalam waktu cukup panjang.

Namun demikian, seperti buah pada umumnya, kurma tetap memiliki masa simpan dan bisa mengalami penurunan kualitas.

Pilihan Destinasi Laut dan Aktivitas Seru untuk Pengalaman Tak Terlupakan

Lantas, apa saja tanda-tanda kurma yang sudah tidak layak dikonsumsi?

Tanda kurma sudah tak layak konsumsi

Selain rasanya yang manis dan serbaguna, kurma dikenal memiliki masa simpan yang cukup panjang jika disimpan dengan benar.

Inovasi Terkini dalam Sosial Media Marketing yang Perlu Anda Ketahui

Bahkan ketika teksturnya mengeras karena kehilangan kelembapan, kurma masih bisa diolah kembali agar menjadi lebih lembut.

Namun, bukan berarti kurma dapat bertahan selamanya. Seperti bahan makanan lainnya, kurma juga bisa membusuk.

Ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan untuk memastikan apakah kurma masih layak dikonsumsi atau sudah sebaiknya dibuang.

Berikut ciri-ciri kurma yang sudah tak layak konsumsi:

  1. Kurma berubah warna atau berjamur Dokter dan ahli kesehatan asal Amerika Serikat (AS), Kunal Sood menjelaskan, kurma terkadang bisa mengandung jamur, larva serangga, atau pertumbuhan fungi di bagian dalam buah yang tidak selalu terlihat sekilas dari luar.

Dalam sebuah video di Instagram, ia menunjukkan bahwa beberapa jenis kurma, terutama yang bertekstur lebih lunak dan sudah lama disimpan lebih rentan mengembangkan jamur tersembunyi jika dibiarkan terlalu lama atau berada dalam kondisi lembap.

“Banyak orang langsung memasukkan kurma ke mulut tanpa memeriksanya terlebih dahulu,” ujarnya dilansir dari Times of India (29/10/2025).

“Padahal, selalu lebih baik untuk memotongnya terlebih dahulu. Anda mungkin akan terkejut dengan apa yang bisa ditemukan di dalamnya,” tambahnya.

Namun, perlu diketahui pula bahwa lapisan putih yang terkadang terlihat di permukaan kurma bukan selalu tanda jamur.

Dalam banyak kasus, itu hanyalah gula alami yang mengkristal dan muncul ke permukaan ketika kurma kehilangan kelembapan.

Kendati demikian, jika kurma terlihat berjamur atau warnanya berubah menjadi jauh lebih gelap dari biasanya, baik di bagian luar maupun dalam, sebaiknya buah tersebut tidak dikonsumsi dan segera dibuang.

  1. Kurma baunya tidak sedap Dilansir dari The Kitchn (27/2/2025), bau adalah indikator yang jelas untuk mengetahui apakah kurma sudah busuk.

Kurma segar umumnya memiliki aroma yang ringan dan manis. Jika tercium bau menyengat, asam, atau tidak sedap, itu bisa menjadi tanda bahwa kurma telah membusuk dan tidak lagi aman untuk dimakan.

  1. Ada serangga

Kurma, terutama yang organik dan tidak menggunakan pestisida, berpotensi menarik serangga seperti lalat buah, cacing, atau hama kecil lainnya.

Adapun, tanda yang perlu diwaspadai antara lain adanya bintik-bintik kecil berwarna cokelat yang menyerupai serbuk gergaji.

Oleh karena itu, membelah kurma sebelum dikonsumsi sangat dianjurkan untuk memastikan tidak ada hama di dalamnya.

Jika ditemukan serangga pada satu buah kurma, sebaiknya buang buah tersebut dan periksa kurma lainnya satu per satu.

Cara menyimpan kurma agar tetap segar

Agar kurma tahan lebih lama, simpan dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan gelap, seperti lemari atau rak dapur yang terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

Penyimpanan dalam kantong vakum juga dapat membantu melindungi kurma dari perubahan kelembapan yang berpotensi memicu pertumbuhan bakteri atau jamur.

Untuk masa simpan yang lebih panjang, kurma dapat disimpan di lemari es atau bahkan dibekukan. Umumnya, kurma bisa bertahan hingga 6 bulan sampai 1 tahun pada suhu ruang, dan 1–2 tahun jika disimpan dalam freezer. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement