Polres Bulukumba Amankan 1 Kilogram Narkoba Jenis Sabu

Polres Bulukumba Amankan 1 Kilogram Narkoba Jenis Sabu

Bulukumba, Kumanika.com-- Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Bulukumba diduga berhasil mengamankan Narkoba jenis sabu seberat 1 kilogram. Penangkapan yang dilakukan Rabu,...
Read More
Tergiur Uang, Dua Remaja Habisi Nyawa Seorang Anak Untuk Jual Organ

Tergiur Uang, Dua Remaja Habisi Nyawa Seorang Anak Untuk Jual Organ

Makassar, Kumanika.com-- Tergiur dengan uang banyak. Dua anak dibawa umur gelap mata dengan melakukan aksi pembunuhan demi mendapatkan uang yang...
Read More
Kalah 2-0 dari Vietnam, Indonesia Gagal Melaju ke Final Piala AFF 2022

Kalah 2-0 dari Vietnam, Indonesia Gagal Melaju ke Final Piala AFF 2022

Jakarta, Kumanika.com-- Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia harus mengubur mimpi untuk melaju ke babak Finas Piala AFF 2022 setelah menelan...
Read More
Sambut Putaran Kedua Liga 1, Tujuh Pemain Masuk Radar PSM

Sambut Putaran Kedua Liga 1, Tujuh Pemain Masuk Radar PSM

Makassar, Kumanika.com-- Klub Liga 1 sudah mulai memanaskan bursa transfer, salah satunya yang paling ditunggu gebrakan PSM Makassar. PSM Makassar...
Read More
Wajah Bulukumba 2022: Bertabur Penghargaan, Genjot Pembangunan Fisik

Wajah Bulukumba 2022: Bertabur Penghargaan, Genjot Pembangunan Fisik

Bulukumba, Kumanika.com-- Defisit bicara surplus kinerja, itulah wajah pemerintahan bertagline Harapan Baru Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy...
Read More
Sepanjang 2022, Disperindag-Dinkes OPD Dengan Kinerja Rendah

Sepanjang 2022, Disperindag-Dinkes OPD Dengan Kinerja Rendah

Bulukumba, Kumanika.com-- Apel Gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di halaman Kantor Bupati menjadi kegiatan pertama lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba...
Read More
Pasar Sentral Makassar Terbakar, Ratusan Kios Dilahap Api

Pasar Sentral Makassar Terbakar, Ratusan Kios Dilahap Api

Makassar, Kumanika.com-- Kebakaran melanda Pasar Sentral, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kebakaran tepatnya terjadi di sisi depan pasar di barisan...
Read More
Jelang Pergantian Tahun, Kawasan Tanjung Bira Berbenah

Jelang Pergantian Tahun, Kawasan Tanjung Bira Berbenah

Bulukumba, Kumanika.com-- Menyambut pergantian tahun 2022-2023 Kawasan Wisata Tanjung Bira makin dibenahi oleh pihak terkait. Upaya untuk memberi rasa aman...
Read More
Tahun 2023, Jalan Lingkar Tanah Lemo – Bara Mulai Dikerja

Tahun 2023, Jalan Lingkar Tanah Lemo – Bara Mulai Dikerja

Bulukumba, Kumanika.com - Salah satu misi dari Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang tercantum dalam RPJMD adalah pengembangan destinasi wisata. Tahun 2023...
Read More
Ditodong Senjata, Walikota Blitar Dipaksa Serahkan Uang dan Perhiasan

Ditodong Senjata, Walikota Blitar Dipaksa Serahkan Uang dan Perhiasan

Blitar, Kumanika.com-- Aksi perampokan terjadi di rumah dinas Wali Kota Blitar di Jalan Sodanco Supriyadi, Kota Blitar, Jawa Timur, Senin...
Read More

Ibu dan Calon Bayinya Meninggal di RSUD Bulukumba, Keluarga Sebut Terlambat Ditangani Medis

RSUD Sultan Dg Radja Bulukumba

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Publik di kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan dihebohkan dengan viralnya seorang Ibu dan calon Bayinya meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulthan Dg Radja Bulukumba, Selasa (11/8/2020).

Kasus ini menjadi viral dan ramai dibahas warga setelah ayah dari kasus kematian Ibu dan Anak ini, Andi Haris Ishak angkat bicara dan membeberkan kronologi kejadian yang meregang nyawa anaknya sekaligus calon cucunya tersebut.

Kepada Kumanika.com, Andi Haris Ishak menilai kejadian tersebut tak lepas dari lambatnya pihak Rumah Sakit menangani pasien.

Dia menceritakan, anaknya ARD (Inisial) saat itu sedang hamil besar. Pada kamis, 6 agustus 2020, ia bersama keluarga lalu berangkat ke klinik Yasira untuk diperiksa.

Kandungan korban oleh pihak klinik dinilai telah lewat masa untuk melahirkan. ARD lalu dirujuk ke RSUD untuk penanganan lebih lanjut. Malam harinya, keluarga membawa korban dan tempatkan di ruang bersalin.

Baca Juga:  Debit Air Berkurang, 5 Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

Sayangnya kata Andi Haris, pihak RSUD meninggalkan korban bersama keluarga tanpa ada penangan medis hingga pagi hari.

“Keesokan harinya pada Jumat 7 Agustus, anakku didatangi oleh bidan dan diinduksi. Artinya mau dikasih hamil normal sementara kandungan sudah lewat harinya,” kata Andi Haris, Selasa (11/8/2020).

Selanjutnya, sambung dia, terjadi kepanikan di ruang bersalin. Suami korban yang menemani di ruang bersalin berteriak panik.

“Barulah datang dokter Rizal dengan pakaian yang tidak sepantasnya sebagai dokter yang akan menangani pasien saat darurat, dan juga sambil main hape,” terang Andi Haris.

Baca Juga:  Ratusan Bungkus Rokok Ilegal Ditemukan di Kabupaten Bulukumba

Naasnya, tak berselang lama, korban meninggal dunia. Bayi yang ada dalam kandungan saat itu disebutkan masih hidup.

Namun tak ada penanganan khusus untuk segera dikeluarkan hingga akhirnya juga meninggal dunia. Andi Haris lalu menyayangkan pelayanan yang diberikan rumah sakit.

“Suami anak saya meminta agar anaknya diselamatkan. Tapi dia mendengar jawaban yang tidak pantas. Apakah kamu rela istrimu dioperasi, begitu kata dokternya,” jelas Andi Haris.

Terpisah, Direktur RSUD Bulukumba, dr. Abdur Rajab yang dikonfirmasi mengaku sudah dilakukan audit atas insiden yang terjadi tersebut.

“Agak sulit memang kalau kondisinya begitu, karena ibunya kan sudah bermasalah. Sudah kami tindaki, dan itu merupakan Kejadian Luar Biasa,” papar dr Rajab.

REPORTER: Sahi Alkhudri
EDITOR: Arnas Amdas