Home / PARIWISATA

Senin, 15 Februari 2021 - 13:06 WIB

Hutan Cafe, Tempat Nongrong di Tengah Hutan Bulukumba

IST

IST

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Nongkrong di kafe masih menjadi aktivitas yang akrab dilakukan anak-anak muda, bahkan dari berbagai kalangan usia untuk menghabiskan waktu dengan sekadar mengobrol maupun mengerjakan tugas. Aktivitas ini membuat kafe kekinian menjamur di mana-mana. Semuanya memiliki keunikan tersendiri, agar bisa menarik banyak peminat untuk datang.

Salah satu kafe yang membangun konsep tidak biasa di Bulukumba yaitu Hutan Cafe. Memiliki konsep indoor dan outdoor, serta berada di tengah hutan.

Terletak di Desa Ara, Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba, kafe ini memiliki jarak 37 km dari kota Bulukumba, dapat ditempuh selama 50 menit. Hutan Cafe menawarkan suasana tenang dan asri yang dapat meredakan stres setelah rutinitas sehari-hari.

Baca Juga:  Gelar Mubes, Aryono Jadi Nahkoda Baru Genpi Bulukumba

Tidak hanya letaknya yang di hutan, bangunan kafe ini juga dibangun berbahan utama kayu, mengangkat tema klasik seperti ornamen atau properti yang dipajang dari barang-barang tempo dulu.

Owner Hutan Cafe, Bobby mengatakan desain kafe klasik merupakan poin utama.

“Desain klasik merupakan poin utama Hutan Cafe, baik itu interior, eksterior dan properti atau barang-barang yang kami pajang,” paparnya saat ditemui di Hutan Cafe. Minggu (14/2/2021)

Kafe ini dibangun sejak tahun 2016. Berjalan selama kurang lebih 5 tahun, hingga kini hutan cafe memiliki pengunjung yang lumayan banyak. Terlebih pada saat hari libur, pengunjung yang mendatangi kafe ini meningkat dari hari-hari biasa.

Baca Juga:  Gunakan Bahu Jalan Berjualan, PKL Dikenakan Sanksi Penertiban

Buka mulai hari Senin-Minggu dari jam 10.00-24.00 WITA. Saat malam hari, lampu gantung berwarna kuning menyala menimbulkan suasana hangat sambil menyeruput kopi di tengah hutan.

Menu yang bisa dipilih beragam, ada kopi dan non-kopi serta snack. Untuk harganya, mulai dari Rp 10 ribu-Rp 20 ribu.

Suasana alam di hutan cafe cukup mendukung kenyamanan para pengunjung. Selain menikmati kopi dan bersantai, aktivitas lain yang bisa dilakukan yaitu membaca buku karena terdapat ruang baca dan puluhan buku yang terpampang.

Reporter: Devi

Share :

Baca Juga

PARIWISATA

Kembangkan Kuliner Khas Bira, Inovasi Usaha Pariwisata Dimasa Pandemi

PARIWISATA

Kuliner Dominasi Subsektor Ekonomi Kreatif di Bulukumba

PARIWISATA

Kilas Balik Pandemi Covid-19 Terhadap Pariwisata Bulukumba

PARIWISATA

Lindungi Pengunjung Wisata, Dispar Bulukumba Kerjasama PT Jasaraharja

PARIWISATA

Kawasan Pantai Bira Kembali Dibuka, Titik Nol Masih Tutup

PARIWISATA

Monaco Jadi Referensi Pengembangan Pariwisata Bulukumba

PARIWISATA

Dibangun Sejak 1995, Nusa Bira Indah Pertahankan Konsep Rumah Panggung

PARIWISATA

Promosikan Hutan Karet Bulukumba melalui Wisata Adventure