Home / KABAR PARLEMEN

Minggu, 20 Desember 2020 - 14:48 WIB

HKSN 2020, Ketua DPRD Bulukumba Ajak Masyarakat Teladani Semangat Gotong Royong

BULUKUMBA, KUMANIKA.com–Ketua DPRD Bulukumba, H Rijal ajak masyarakat mengenang kembali dan meneladani semangat persatuan serta gotong royong dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia.

Hal itu mengingat pada 20 Desember ditetapkan sebagai peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).

“Peringatan ini merupakan upaya untuk mengenang kembali, menghayati dan meneladani semangat nilai persatuan dan kesatuan, nilai kegotong-royongan, nilai kebersamaan, dan nilai kekeluargaan seluruh rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan,” katanya.

HKSN sendiri bemula dari usaha rakyat Indonesia mempertahankan kemerdekaan pada 1945 hingga 1948 silam.

Kala itu, di Yogyakarta menjadi ibukota Indonesia. beberapa tokoh nasional di Sumatera Barat mendirikan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang dipimpin Sjafruddin Prawiranegara demi menjaga eksistensi Indonesia di dunia.

Baca Juga:  Perkenalkan Jubir Milea, Rela Pulang Kampung Demi Bulukumba Asik

Setelah Belanda dipaksa mengakui kemerdekaan Indonesia, Sjafruddin menyerahkan kembali mandat pada Presiden Sukarno yang baru saja dipulangkan dari pengasingan.

Akan tetapi, kondisi masyarakat Indonesia kala itu amat memprihatinkan. Kemiskinan merajalela di mana-mana. Pada Juli 1949, Kementerian Sosial menyadari bahwa harus ada pemulihan sosial masyarakat Indonesia.

Kementerian Sosial pun mengadakan penyuluhan sosial bagi tokoh-tokoh masyarakat dan Kursus Bimbingan Sosial bagi Calon Sosiawan atau Pekerja Sosial.

Hal itu dilakukan dengan harapan dapat menanggulangi dan mengatasi permasalahan sosial yang sedang terjadi. Nilai kesetiakawanan sosial yang telah tumbuh di dalam masyarakat itu kemudian dilestarikan dan diperkokoh dengan dibuatnya Lambang Pekerjaan Sosial dan Kode Etik Sosiawan.

Baca Juga:  Rapat Paripurna, DPRD Bulukumba Gelar Tiga Agenda

Kementerian Sosial juga menetapkan Hari Sosial. Hari Sosial pertama kali diperingati pada 20 Desember 1958 dicetuskan oleh Menteri Sosial, H Moeljadi Djojomartono.

Pada 1976 Hari Sosial diganti menjadi Hari Kebaktian Sosial. Dan pada 20 Desember 1983, Hari Kebaktian kemudian diganti menjadi Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).

“Penguatan Kesetiakawanan Sosial bertujuan untuk menumbuhkan, meningkatkan, dan melestarikan rasa saling peduli dan berbagi yang dilandasi oleh kerelaan, kesetiaan, kebersamaan, toleransi, dan kesetaraan guna meningkatkan harkat, martabat, dan harga diri setiap warga negara Indonesia,” bunyi Pasal 2 dari Peraturan Menteri Sosial Tentang Pedoman Penyelenggaraan Penguatan Kesetiakawanan Sosial.

Share :

Baca Juga

KABAR PARLEMEN

Sambut Mentan RI, DPRD Bulukumba Turut Saksikan Peresmian RMU

KABAR PARLEMEN

Emak-Emak di Desa Bonto Raja Bahagia Disambangi Andi Utta

KABAR PARLEMEN

Dilaporkan Tak Netral di Pilkada, Bupati Bulukumba Bilang Begini

KABAR PARLEMEN

Andi Utta-Edy Manaf Minta Maaf Tak Bisa Ajak Pendukung Saat Pengundian Nomor Urut di KPU

KABAR PARLEMEN

Hari Santri Nasional, Ketua DPRD Bulukumba: Selain Agamis, Mereka Juga Intelek

KABAR PARLEMEN

Asri Jaya Komitmen Beri Perhatian Petani Rumput Laut

KABAR PARLEMEN

Alasan Mengapa Murniaty Makking Harus Kendarai Demokrat di Pilkada Bulukumba

KABAR PARLEMEN

Tok, Tok, Tok, Rapat Paripurna Ditunda, Hanya Dihadiri 16 Anggota DPRD