Hasil Tes Swab Pasien Covid-19 Bocor, Kadis Kesehatan Bulukumba Minta Maaf

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Bulukumba, dr. Wahyuni mengucapkan permintaan maaf ke khalayak umum atas insiden kasus tes Swab yang berisi data pribadi pasien bocor hingga viral menyebar di berbagai group Whatsapp dan Facebook.

Permintaan maaf dr. Wahyuni ia ucapkan dihadapan keluarga pasien positif covid-19 bernomer kasus 011 saat mendatangi dinas kesehatan Bulukumba, Kamis (4/6/2020).

Dhadang Darmawan salah seorang keluarga pasien 011 menduga, bocornya hasil tes Swab milik keluarganya itu dilakukan salah satu oknum tenaga kesehatan di Bulukumba.

“Saya juga selaku pimpinan Dinkes Bulukumba meminta maaf atas kelalaian yang di lakukan bawahan saya,” ujar dr. Wahyuni dihadapan keluarga pasien 011.

Baca Juga:  Bantaeng Jadi Daerah Ramah Investasi di Masa Pandemi Covid-19

Olehnya itu, ia berjanji akan memanggil Kepala Puskesmas hingga Bidan di Puskesmas Tanete untuk mendapatkan jawaban atas bocornya hasil swab  yang menjadi rangkaian tahap pemerikasaan pasien yang di deteksi terpapar virus corona.

“Saya juga selaku pimpinan Dinkes Bulukumba meminta maaf atas kelalaian yang di lakukan bawahan saya. Kita ini manusia yang tidak lepas dari rasa salah. Ayo kita sama sama memutus penularan covid 19 di Kabupaten Bulukumba,” kata dia.

Baca Juga:  Dewan Makassar Terancam Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19

dr. Wahyuni kemudian mempersilahkan apabila pihak keluarga keberatan untuk melaporkan ke pihak yang berwajib.

Sebelumnya, diberitakan pihak keluarga pasien 011 memang telah melaporkan kasus bocornya hasil tes Swab 011 ini ke pihak Polres Bulukumba.

Selain menyayangkan insiden ini, pihak keluarga juga menduga ada oknum tenaga kesehatan yang sengaja membocorkan hasil tes Swab milik 011 tersebut.

“Setelah ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba, kami langsung ke Polres Bulukumba untuk melaporkan kejadian yang menimpa keluarga kami (Pasien 011), terkait bocornya hasil swab. Jelas ini pelanggaran kode etik,” papar Dhadang.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template