English Practice Club, Komunitas Pengembangan Skill Bahasa Inggris

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– English Practice Club (EPC) hadir di Bulukumba, wadah bagi siapa saja yang berminat mengembangkan kemampuan berbicara dan memahami percakapan dalam bahasa inggris.

Terbentuk sejak Minggu, 28 Februari 2021. EPC telah melakukan pertemuan pertama pada Rabu, 3 Maret 2021, di Rumah Belajar Bersama, Jl. Teratai No. 16, Caile, Ujung Bulu, Kab. Bulukumba.

Ketua EPC, Andi Ayu Cahyani, menuturkan pentingnya sebuah komunitas bahasa untuk mengembangkan skill.

“Kita tahu bahwa banyak orang yang belajar bahasa inggris, tetapi tidak semua yang belajar itu dapat secara aktif menggunakannya ketika diharuskan untuk berbicara, bahkan jika tidak digunakan secara rutin pengetahuan bahasa inggris akan berkurang bahkan hilang,” ujarnya.

Baca Juga:  Dilantik Bupati Bulukumba, Dewan Pendidikan Diharapkan Bisa Berkolaborasi dengan Pemerintah

Seperti dirinya, Ayu mengaku pentingnya sebuah komunitas yang akan membantu kemampuan berbahas inggris secara rutin.

Anggota komunitas EPC berjumlah 15 orang, namun bisa terus bertambah. Terdiri dari berbagai kalangan dan usia, baik itu pemuda, ASN, ibu-ibu, praktisi atau siapa saja yang mempunyai kemauan untuk mengembangkan kemampuan berbicara dalam bahasa inggris.

Untuk sementara, EPC mempunyai jadwal dua kali dalam seminggu, yakni Rabu dan Minggu, dengan penentuan tempat berdasarkan kesepakatan di akhir pertemuan.

Baca Juga:  Persiapkan Dunia Kerja, SMK Putra Bangsa Bulukumba Lakukan UKK

Saat ini, EPC berkonsep dengan cara menentukan topik diskusi setiap pertemuan. Seorang mentor juga dihadirkan untuk memberikan perbaikan hal-hal yang dianggap kurang tepat penyebutan ataupun grammar pada saat berdiskusi.

“Kedepannya, EPC bisa lebih berkembang selama proses kegiatan, yang bisa membawa manfaat bagi anggota komunitas,” harap Ayu.

Sejalan dengan itu, salah satu Mentor EPC, Zulkarnain Patwa menyebutkan kegiatan EPC tanpa dipungut biaya apapun.

“Dibuka untuk memotivasi orang agar dapat berkomunikasi dalam bahasa inggris dan gratis,” pungkasnya.

Reporter: Devi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template