Home / POLITIK

Jumat, 16 Juli 2021 - 14:50 WIB

Dukung Pembentukan DP3, Pemkab-KPU Bulukumba Tandatangani MoU Kepakatan

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bulukumba menyepakati nota kesepakatan (MoU) dalam rangka pembentukan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3).

MoU ditandatangani Bupati Bulukumba HA Muchtar Ali Yusuf dan Ketua KPU Bulukumba Kaharuddin dan dihadiri seluruh Komisioner KPU Bulukumba di Pendopo Rujab Bupati, Kamis (15/7/2021).

Ketua KPU Bulukumba, Kaharuddin, menjelaskan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) tersebut merupakan salah satu program strategis KPU RI yang kemudian didorong oleh semua KPU di daerah-daerah.

Program DP3 ini juga diharapkan memberikan edukasi dan pendidikan bagi para pemilih yang berada di desa atau kelurahan yang kemudian diharapkan adanya peningkatan pemahaman sehingga berdampak akan meningkatnya animo dan pastisipasi masyarakat dalam setiap kontestasi pemilihan.

“Tentu diharap bagi pemilih didesa tersebut yaitu adanya peningkatan pemahaman dan tentu pada akhirnya peningkatan partisipasi dan penguatan pemahaman terhadap mekanisme pemilihan, sehingga masyarakat kita tidak apatis dalam kontestasi pemilihan,” ungkap Kaharuddin.

Baca Juga:  Pilkada Bulukumba, JMS Kembali Buka Peluang Rebut Golkar

Sementara itu Bupati Bulukumba HA Muchtar Ali Yusuf menyambut baik kesepakatan tersebut serta mengapresiasi KPU Bulukumba yang telah menginisiasi pembentukan DP3 sebagai pilot project dalam membangun tatanan demokrasi yang lebih berkualitas sehingga dapat terbangun kesadaran masyarakat agar menjadi pemilih yang berdaulat.

Maraknya politik uang yang terjadi pada saat pemilihan tampaknya menjadi perhatian Andi Utta sapaan akab Bupati, pasalnya praktik money politic terjadi disebabkan pendapatan ekonomi sebagian masyarakat jauh dibawah standar.

Sehingga Andi Utta mengupayakan sebuah solusi kedepan dengan membuat program–program agar pendapatan ekonomi masyarakat di Bulukumba lebih meningkat sehingga roda dan nilai-nilai demokrasi dapat berjalan dan diterapkan dengan baik.

“Hal yang biasanya sulit dihindari adalah money politic, itu bisa terjadi ketika saudara kita masih jauh dibawah standar ekonominya, dan inilah program yang saya akan lakukan bagaimana masyarakat punya kemampuan ekonomi kedepan sehingga masyarakat tidak lagi ada yang namanya money politic,” ucapnya.

Baca Juga:  PKS All Out, Siap Menangkan Andi Utta-Edy Manaf di Pilkada Bulukumba

Andi Utta berharap pembentukan DP3 nantinya dapat menjadi role model dalam mewujudkan tatanan kehidupan demokrasi yang lebih baik dengan tingkat kesadaran dan kedewasaan politik masyarakat yang tinggi sebab Pemilu atau Pilkada merupakan momentum yang penting bagi masyarakat dalam menentukan Wakil dan Pemimpin yang diharapkan mampu membawa perubahan kearah yang lebih baik.

“Olehnya itu kedepan, dalam kerangka mempersiapkan prasyarat dalam mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih demokratis, perlu dibangun suatu komitmen bersama dengan selutuh stakeholders untuk bergerak melalukan konsolidasi demokrasi sehingga praktik–praktik yang jauh dari prasyarat demokrasi dapat diminimalkan,” tutur Andi Utta.

Penulis: IKM

Share :

Baca Juga

DAERAH

Bawaslu Bulukumba Dalami Dugaan Politik Praktis Kabid Gender Dinas P3A

POLITIK

Adik Bupati: Keluarga Besar Sarajae Tak Dukung TSY-AM di Pilkada Bulukumba

DAERAH

Diisukan Terpental Dari Pilkada Bulukumba, AHP: 3 Surat Tugas Parpol Bukan Kaleng-Kaleng

DAERAH

Diduga Kampanyekan Wakilnya di Pilkada, Bupati Bulukumba Diperiksa Bawaslu

POLITIK

Sosialisasi di Bonto Tiro, HM21 Komitmen Optimalkan Perda Keagamaan Bulukumba

POLITIK

Murni Efek, Seruan Kaum Perempuan Bangkit Bersatu Menangkan HM21 di Pilkada Bulukumba

POLITIK

Dewan Segera Panggil Dinas PMD dan Sejumlah Camat di Bulukumba

POLITIK

Hari Terakhir Pendaftaran, 9 Kader Siap Berebut Kursi Ketua PAN Bulukumba