Dugaan Penyalahgunaan Basos Covid-19 Bulukumba: Polisi Temukan Kelebihan Pembayaran Rp344 Juta

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Kepolisian Resort (Polres) kabupaten Bulukumba menerima kesimpulan hasil audit inspektorat Bulukumba atas dugaan penyalagunaan anggaran Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bulukumba.

Temuan terbaru Polisi menyebut adanya kelebihan pembayaran sebesar Rp344 Juta.

Tim penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali mengatakan, akan dilakukan gelar perkara di Polda Sulawesi Selatan terkait kesimpulan hasil audit dari Inspektorat Bulukumba yang telah diterima.

“Kapolres memerintahkan untuk meminta Gelar Perkara di Polda Sulsel. Apakah perkara Bansos Dinsos ini sudah dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan,” katanya, Senin (10/8/2020).

Baca Juga:  Kopel: Kasus Kematian Ibu dan Anak Perpanjang Catatan Buruk RSUD Bulukumba

Terkait pelaksanaan gelar perkara akan dilaksanakan di Polda atau di Polres Bulukumba, Ipda Ali mengatakan bahwa pihaknya akan menunggu petunjuk dari Polda untuk masalah teknisnya itu.

Sementara itu, Dinas Sosial (Dinsos) sendiri yang menjadi pihak pengelola Bansos mengaku belum menerima hasil audit tersebut.

Saat dikonfirmasi kumanika.com, Kepala Dinas Sosial Bulukumba, Syarifuddin membenarkan hasil audit inspektorat Bulukumba itu sudah ada. Namun kata dia, pihaknya belum sampai ke dirinya.

“Iya sudah ada hasil audit Inspektorat, saat ini belum sampai ke saya. Masih di Pak Wakil Bupati sebagai ketua tim tindak lanjut,” tuturnya.

Baca Juga:  Ilham Azikin Paparkan Penerapan SAKIP dan RB Bantaeng

Sejauh ini, Syarifuddin mengaku belum melakukan komunikasi terkait hasil audit inspektorat Bansos Covid-19 Bulukumba kepada ketua tim tindak lanjut.

Adapun untuk penyaluran Bansos di tiga kecamatan yang sempat tertunda lantaran menunggu jawaban Pemerintah Daerah (Pemda) Bulukumba, ia menyebutkan hal itu sementara dalam proses.

“Jadi tiga kecamatan itu, yakni Rilau Ale, Bulukumpa dan Ujung loe, sementara dalam proses, sudah kami usulkan ke Kabupaten,” jelas Syarifuddin.

 

REPORTER: Sahi Alkhudri
EDITOR: Arnas Amdas

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template