Home / DAERAH / HEADLINE / NEWS

Rabu, 15 Juli 2020 - 16:29 WIB

Dua Kades di Bulukumba Tak Tolak Pansus BLT-DD Dampak Covid-19

2 kades di Bulukumba tak tolak Pansus BLT-DD, Rabu (15/7/2020).

2 kades di Bulukumba tak tolak Pansus BLT-DD, Rabu (15/7/2020).

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Disaat sejumlah Kepala Desa (Kades) di kabupaten Bulukumba menolak pansus BLT-DD dampak Covid-19 bentukan DPRD, beda halnya dengan dua Kepala Desa asal kecamatan Kindang yang menyatakan tak menolak kehadiran pansus dalam mengawasi pelaksanaan BLT.

Malahan menurut keduanya, kehadiran pansus adalah langkah baik sebagai bantuk pengawasan membantu pihak pemerintah desa dalam pendistribusian BLT.

Kedua kades tersebut adalah Kepala desa Kahayya Ahmad dan Desa Balibo Hj Darmawati.

Mereka bahkan bertandang ke DPRD pada Rapat Pansus BLT, Rabu,15 Juli 2020, yang berlangsung di ruang paripurna Sekretariat DPRD Bulukumba.

Kades Balibo, Hj Darmawati yang hadir mengaku saat ini banyak warganya yang belum mendapatkan bantuan, dikarenakan terbatasnya anggaran yang diperuntukkan untuk bantuan yang berdampak Covid-19.

Baca Juga:  Akhirnya Insentif Covid-19 RSSDR Bulukumba Cair

”Ada sekitar 60 KK yang belum dapat, semoga di rapat pansus ini ada solusi untuk mereka yang belum mendapatkan bantuan,” harap Darmawati.

Di sisi lain, kedua kades tersebut mendapatkan apresiasi dari anggota DPRD Bulukumba yang tergabung dalam pansus. H Syarifuddin.

”Kedua kepala desa ini harus diapresiasi, mereka pemerintah desa harapan kita kedepan. Hadirnya keduanya menunjukkan mereka kades yang berinteleg dan mampu melihat kondisi saat ini,”kata legislator Nasdem Bulukumba ini yang disambut tepuk tangan anggota DPRD lainya menyoraki kehadiran kedua kades tersebut.

Baca Juga:  DPRD Bulukumba Undang OKP, Bahas Ranperda Kepemudaan

Penolakan pansus, kata Syarifuddin oleh kades lainnya seharusnya tidak perlu berlebihan.

Dikarenakan DPRD Bulukumba hanya ingin mencocokan data penerima bantuan dan mencari solusi, terkait keluhan masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan.

”Seluruh anggota DPRD tidak punya niat negatif sedikitpun, semuanya positif, kades adalah mitra kita, kita tidak mau mereka menjadi korban yang selalu disalahkan warga kalau demo kesini, dituduh menyelewengkan anggaran bantuan,” jelas Syarifuddin.

Diberitakan sebelumnya, puluhan kepala desa melakukan aksi demonstrasi di kantor DPRD Bulukumba.

Mereka menolak Pansus BLT-DD dampak Covid-19 yang dibentuk oleh DPRD Bulukumba lantaran dianggap terlalu jauh mencampuri dapur Pemerintah Desa (Pemdes).

Share :

Baca Juga

DAERAH

Puluhan Tahun Dinanti, Bulukumba Kini Punya Aset Kapal Pinisi

DAERAH

STQH ke-VIII Bantaeng Diharap Lahirkan SDM yang Berkualitas

NEWS

Wujudkan Solidaritas, Serikat Pelaut Bulukumba Resmi Terbentuk

NEWS

Bukan ke Bupati Bulukumba, Petani Mengeluh ke H Askar

DAERAH

Satgas Covid-19 Bulukumba Respon Tudingan Positif Buatan Keluarga Pasien Meninggal

NEWS

Bulukumba Berstatus Waspada Cuaca Buruk, BPBD Tingkatkan Pengawasan

HEADLINE

Ibadah Haji Indonesia 2020 Ditunda

NEWS

SPBU Ratulangi Mulai Beroperasi, Rekomendasi DPRD Tidak Ampuh