Home / KABAR PARLEMEN

Senin, 16 Agustus 2021 - 13:25 WIB

DPRD Minta Pemkab Ambil Sikap Terkait Jaring Babi Beraliran Listrik

Legislator PPP Bulukumba, Andi Pangeran Hakim

Legislator PPP Bulukumba, Andi Pangeran Hakim

BULUKUMBA, KUMANIKA.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba untuk mengambil sikap terkait jaring babi yang cukup meresahkan masyarakat.

Pasalnya, sejak penggunaan jaring tersebut. Upaya penyelamatan yang dilakukan para petani cukup beresiko tinggi dengan banyaknya korban jiwa akibat tersengat listrik jaring hama babi.

Ketua Komisi A DPRD Bulukumba, Andi Pangeran Hakim, berharap agar pemerintah bisa segera berkomunikasi dengan pihak PLN Bulukumba untuk mencari jalan keluar atas kejadian yang nyaris kerap terjadi.

“Kejadian ini merupakan kejadian yang berulang namun tidak ada perhatian dengan kejadian ini. Pemerintah harus segera berkoordinasi dengan PLN agar ini dapat diatasi,” katanya, Senin, 16 Agustus 2021.

Legislator PPP ini menilai jika apa yang dilakukan para petani untuk menyelamatkan buah kebun mereka adalah hal yang wajar. Dimana serangan hama babi cukup merusak hasil pertanian para petani yang cukup merugikan.

Baca Juga:  Ribuan Peserta dari Berbagai Jenjang Ikuti Pelaksanaan PPPK di Lingkungan Kabupaten Bulukumba

“Kita tidak bisa juga sepenuhnya menyalahkan para petani karena mereka berupaya untuk menyelamatkan hasil pertanian mereka. Tapi disisi lain ini juga cukup meresahkan karena kerap menimbulkan korban jiwa,” terangnya.

Sekadar diketahui,  seorang warga di Desa Balong, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, tewas mengenaskan akibat terjerat kabel beraliran listrik yang digunakan perangkap babi hutan, Minggu, 15 Agustus 2021.

Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi menyita gulungan kabel panjang dan sebuah aki yang berkekuatan tenaga surya. Korban tewas diketahui bernama Baharuddin, 61 tahun, merupakan warga Dusun Bontoloe, Desa Balong, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba.

Baca Juga:  Gagas Perubahan di Camp Ceria dan Temu Karya Pemuda Karang Taruna Desa Bialo

Saat ditemukan, kondisi tubuhnya melepuh akibat tersengat listrik yang ada di jerat babi hutan. Korban juga mengalami luka robek disekujur tubuh.

Istri dan anak korban yang melihat kejadian tersebut dibuat kaget, mereka langsung melaporkan kejadian tersebut ke jajaran Polsek Ujung Loe. Polisi langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban dibantu sejumlah warga setempat.

Kapolsek Ujung Loe, Iptu Muh Yusuf, menjelaskan, kejadian itu terjadi di kebun milik SA, 56 tahun sekitar pukul 09.00 wita.Yang mana korban hendak menuju ke sawahnya menggunakan kuda. Namun, belum sampai di sawah, kuda korban tak sengaja menginjak jerat babi yang beraliran listrik tersebut.

“Korban sempat terpental dan tewas seketikan di TKP, begitupun dengan dua ekor kuda korban juga tewas,” bebernya.

Penulis: IKM

Share :

Baca Juga

KABAR PARLEMEN

Empat Legislator Bakal Tinggalkan Kursi Untuk Pilkada Bulukumba, Pengamat: Itu Sebuah Trend

KABAR PARLEMEN

Hamzah Pangki Jamin Kesejahteraan Masyarakat Bulukumba Dibidang Pertanian & Kesehatan

KABAR PARLEMEN

Bawaslu Telusuri Dugaan Kongsi-kongsi Uang ASN di Bulukumba

KABAR PARLEMEN

Di Basis Rivalnya, HM21 Dipuji Masyarakat

KABAR PARLEMEN

Ketua DPRD Bulukumba Target Rampungkan Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban 2019 Minggu Malam

KABAR PARLEMEN

Murniyati Makking Legowo Partai Demokrat Dikendarai Calon Lain di Pilkada Bulukumba

KABAR PARLEMEN

AZP: PAN Bulukumba Harga Mati Dukung Harapan Baru di Pilkada

KABAR PARLEMEN

Sosilisasi di Kelurahan Loka, TSY-Makkasau Siapkan Program Lorong Beradab