Home / KABAR PARLEMEN

Kamis, 11 Maret 2021 - 00:18 WIB

DPRD Minta Dinas Koperasi dan UMKM Untuk Tidak Main-main Menyalurkan Bantuan BPUM 

Ketua Komisi B DPRD Bulukumba, Fahidin HDK

Ketua Komisi B DPRD Bulukumba, Fahidin HDK

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) menyisakan keluh kesah dari beberapa penerima. Pasalnya pada tahun 2020 anggaran yang seharusnya di terima sebesar Rp2,4 juta hanya di terima sebesar Rp1,2 juta.

Hal tersebut langsung mendapat respon dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. DPRD secara tegas meminta Dinas Koperasi dan UMKM untuk tidak main-main dalam menyalurkan bantuan BPUM tersebut.

“Kalau memang ada yang lakukan pemotongan anggaran bantuan tersebut, penjahat itu. Jangan hak orang dipotong-potong seperti itu,” kesal Ketua Komisi B DPRD Bulukumba Fahidin HDK.

Fahidin memastikan jika DPRD akan turun melakukan penelusuran terkait penyaluran bantuan BPUM tersebut untuk mengetahui pasti kebenaran adanya pemotongan itu.

Baca Juga:  Nurdin Abdullah Ditetapkan Tersangka, PKS Bulukumba: Kader PKS Bisa Ikut Bertarung di Pilgub 2024

“Saya pastikan kalau ada yang lakukan akan kami panggil itu, cuma ini masih dugaan perlu konfirmasi tapi kalau benar itu komisi B pasti akan berteriak mencari tau,” tegasnya.

Menurut Fahidin jika program BPUM yang berasal dari pemerintah ini sangat baik sehingga bantuan tersebut tidak boleh dipermainkan pihak manapun.

“Saya ingatkan dari sekarang, jangan coba-coba memotong sepeser pun hak rakyat. Sebagai perwakilan masyarakat di DPRD kami akan marah kalau itu di biarkan,”ujarnya.

Fahidin juga menyampaikan jika pada tahun 2020 sudah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan dinas Koperasi dan UMKM. Dalam RDP tersebut tidak ditemukan cukup bukti meyakinkan jika terjadi pemotongan.

“Sebelumnya hanya viral di sampaikan tapi tidak ada yang menunjukkan orangnya hanya di bicara saja jadi kita mengambil kesimpulan hal ini tidak bisa kita mengambil bentuk rekomendasi karena tidak ada alat bukti yang cukup meyakinkan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemkab Canangkan program Satu Desa 1000 Ekor Sapi, DPRD Siap Kawal

Fahidin tegaskan jika memang hal itu terjadi kami pastikan akan kembali melakukan RDP yang sama dan meminta kepada Bupati Bulukumba untuk tegas kepada bawahannya.

“Jika benar ada yang melakukan hal itu saya minta ke Bupati sekarang agar jangan pakai lagi orang-orang di situ kalau ada yang mencoba-coba melakukan pemotongan-pemotongan anggaran”, harapnya.

Fahidin juga berpesan kepada masyarakat agar menyampaikan ke Komisi B DPRD jika terjadi pemotongan penyaluran BPUM tersebut,

“Sampaikan ke kami langsung ke komisi B pasti kami akan berteriak,” pungkasnya.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

KABAR PARLEMEN

Masalah Traffict Light di Bulukumba, Dewan: Mau Bagus Anggarkan Tiap Tahun

KABAR PARLEMEN

Berbelasungkawa, DPRD Bulukumba Kirim Doa untuk Kadis PMD Andi Kurniady

KABAR PARLEMEN

Pimpinan DPRD Bulukumba Sebut Ranperda Kepemudaan Jadi Ruang Akselerasi Pemuda

KABAR PARLEMEN

APBD 2021 Ditargetkan Rp 1,5 Triliun, Fraksi Gerindra Minta Pemkab Maksimalkan Kinerja

KABAR PARLEMEN

DPRD Bulukumba Paripurna Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD 2021

KABAR PARLEMEN

11 Anggota DPRD Bulukumba Laksanakan Vaksinasi Dosis Pertama

KABAR PARLEMEN

DPRD Minta Pengusaha Tambak Udang Kelolah Limbah dengan Baik

KABAR PARLEMEN

Proses Pembangunan Lambat, DPRD Sarankan Ubah Pola Penganggaran
error: Content is protected !!