DPRD Bulukumba Soroti Banyaknya Pembangunan Tanpa Perencanaan yang Matang

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba menyoroti sejumlah proyek yang menghabiskan miliaran rupiah.

Sorotan itu lantaran tidak adanya totalitas sistem untuk melakukan perencanaan suatu kegiatan.

Anggota Komisi C DPRD Bulukumba, H Talib menuturkan, banyak proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba yang dikerjakan tanpa perencanaan dan Detail Engineering Design (DED) yang matang.

“Yang terjadi saat ini, pembangunan itu hanya asal atau juga sesuai dengan pesanan penguasa,” ujarnya saat di temui di Ruang Fraksi Golkar.

Anggota DPRD Fraksi Golkar ini mencontohkan jembatan Bialo yang telah menggunakan puluhan milliar, namun hingga saat ini belum tuntas.

Baca Juga:  DPRD Umumkan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Lewat Paripurna

Menurutnya, jembatan yang dibangun dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) itu saat ini beberapa bagian sisinya kondisinya sudah ambruk.

“Proyeknya kebanyakan tanpa konsep, langsung dikerjakan begitu saja, yah akhirnya begini, amburadul,” ujarnya.

Anggota DPRD Bulukumba lima periode ini mempertanyakan anggaran pembangunan jembatan yang kini telah memasuki tahap keempat dan telah menghabiskan dana miliaran rupiah sungguh tidak masuk akal.

Secara kasat mata, menurutnya jembatan yang akan menjadi icon baru Bulukumba ini dengan estimasi anggaran yang sudah di turunkan maka jelas proyek jembatan yang dihasilkan pasti akan berkualitas.

Baca Juga:  Komitmen Kepada Rakyat, Andi Utta Serahkan Gaji ke Guru Mengaji dan Imam Masjid

“Ini kan sudah tidak masuk akal, menghabiskan banyak anggaran tapi sudah ada yang ambruk,” ungkapnya.

Dia menuturkan, Pemkab Bulukumba harus melakukan evaluasi kepada semua rekanan yang mengerjakan proyek tersebut.

Kegagalan dalam pembangunan tidak hanya itu, ia mengaku akan meninjau proyek pembangunan Mall Pelayan Publik yang dikerjakan CV Kamarindah Mitra Bersama dengan anggaran Rp1.3 Miliar tersebut.

“Kita nanti akan tinjau, apa kendalanya hingga saat ini belum di selesaikan”, tutupnya.

Reporter: IKM

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template