Home / KABAR PARLEMEN

Minggu, 18 April 2021 - 04:05 WIB

Dishub Bongkar Aset Pemerintah, DPRD Ragukan ‘We Love Bulukumba’

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba dibawa pemerintahan Andi Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf terus melakukan eksalarasi untuk mengejar pemulihan ekonomi dan peningkatan pembangunan yang memiliki nilai menumental.

Pemilik tagline ‘Dikerja Bukan Dicerita’ perlahan menekankan ‘We Love Bulukumba’. Sebuah kalimat ajakan untuk seluruh masyrakat disegala lapisan untuk mencintai daerah yang berjuluk Butta Panrita Lopi ini.

Namun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba menilai jika kampanye ‘We Love Bulukumba’ terbantahkan dengan aksi pembongkaran pembatas jalan jalur dua yang terletak tepat didepan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu.

Pembongkaran pembatas jalan tersebut dianggap tidak mencerminkan kecintaan terhadap Kabupaten Bulukumba, melainkan kecintaan atas kehendak pihak yang berkepentingan.

Baca Juga:  DPRD Bulukumba Sarankan Perbaikan Wilayah Penyebab Banjir Berdasarkan Aturan

“Pembongkaran pembatas jalan itu tidak mencerminkan ‘We Love Bulukumba’ seperti yang terus dikampanyekan pemerintah saat ini,” kata Ketua Fraksi PAN DPRD Bulukumba, Andi Zulkarnain Pangki.

Andi Zulkarnain menyebut jika pembongkaran yang dilakukan oleh Dinas Pehubungan (Dishub) Bulukumba tidak melalui prosedur yang berlaku. Sehingga aspek hukum dan aspek sosial terabaikan, demi kepentingan sepihak.

“Pemobongkaran ini tanpa melihat regulasi atau aspek hukumnya. Pembangunan pembatas jalan itu menggunakan uang negara bukan sebatas kertas,” tegas Andi Nain.

Sementara, Kepala Bidang Perhubungan Dishub Bulukumba, Idham Khalik Patunru, membenarkan pembongkaran tersebut dilakukan Dinashub. Hal itu menurutnya untuk mengurai terjadinya kemacetan.

“Itu untuk rangkaiyan rekayasa lalulintas karena kondisi kemacetan di Jalan Sam Ratulangi sudah sangat luar biasa. Kita evaluasi rekasaya yang kami lakukan untuk mengurai kemacetan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dispar Bulukumba Pastikan Pantai Bira Tetap Buka di Tahun Baru dan Natal

Menurut Idham, pembongkaran tersebut dilakukan setelah melakukan rapat dengan menghadirkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR), dan Satpol PP Bulukumba.

Dalam rapat tersebut, lanjut Idham. Ditemukan jika kemacetan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi dipengaruhi beberapa faktor seperti parkiran kendaraan yang tidak sesuai peruntukan dan perputaran jalur yang tidak sesuai.

“Pembongkaran itu tidak mengurangi nilai dari aset milik pemerintah. Kita akan kurangi dan buka putaran agar tidak menyebabkan kemacetan sepanjang jalan itu. Kita akan evaluasi perputaran jalur yang tidak sesuai peruntukan,” jelasnya.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

KABAR PARLEMEN

Di Rumah Ketua DPRD Bulukumba, Anggota DPR RI Muh Aras Serahkan Bantuan PIP ke 354 Siswa

KABAR PARLEMEN

Ketok Palu APBD-P 2020 Bulukumba, Dewan Minta Pemda Genjot PAD

DAERAH

Ilham Azikin Pimpin Bantaeng, Kampung Bira-bira Akhirnya Nikmati Listrik

KABAR PARLEMEN

Lagi, Pengerjaan Jembatan Bialo Tahap Keempat Rusak, DPRD Desak Lakukan Audit

KABAR PARLEMEN

Fraksi Gerindra Sebut Banyak Ruas Jalan di Bulukumba Tingkat Kerusakannya 50 Persen

KABAR PARLEMEN

DPRD Bulukumba Lanjutkan Pembahasan Rancangan KUA-PPAS 2021

KABAR PARLEMEN

Pemulihan Ekonomi, Fraksi PAN Sarankan Pemkab Berikan OPD fasilitas Penunjang

KABAR PARLEMEN

Pemasangan Lampu Jalan Tak Merata, Dewan Minta PUTR Bulukumba Diaudit