Disebut Ekstra Ordinary Crime,  Imperium Desak Polres dan Kejari Bulukumba Tuntaskan Kasus Korupsi

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Beberapa kasus korupsi yang sampai hari masih bergulir di Kabupaten Bulukumba kembali menuai sorotan. Kali ini kritikan tersebut disampaikan Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Pemerhati Hukum (Imperium).

Korupsi-korupsi tersebut diantaranya kasus Pengadaan kapal 30 GT, pengadaan alat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Bantuan Operasi Kesehatan (BOK) dan kasus Jaminan Persalinan (Jampersal).

Hal itu disampaikan Ketua Imperium, Rahmansyah Fikriadin pada Senin 11 Januari 2021. Apalagi lanjut dia, dua diantara kasus diatas sampai hari ini belum menemukan kepastian Hukum.

Baca Juga:  Kasus Korupsi Kapal Nelayan Akhirnya Disidangkan Setelah Mandek Bertahun-tahun

Ia berharap agar penegak hukum menuntaskan segera kasus-kasus korupsi yang ada di Bulukumba, bukan hanya menangkap kelas bawah, namun juga semua aktor yang terlibat didalamnya.

Fikri sapaannya menyebutkan, korupsi-korupsi tersebut merupakan kejahatan luar biasa alias ekstra ordinary crime.

“Kami mendesak Polres Bulukumba dan Kejaksaan Negeri untuk tidak main-main dalam penanganan kasus korupsi serta tidak memberi ruang kepada koruptor sebagai bentuk komitmen dalam memerangi tindak pidana korupsi di Negara ini,” katanya.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi BOK Dinkes Bulukumba: Kerugian Negara Bertambah Rp6,4 Miliar

“Dengan maraknya kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten bulukumba, masyarakat bisa menilai bahwa upaya pencegahan oleh aparat penegakan hukum terhadap terjadinya tindak pidana korupsi dari setiap sektor pembangunan masih sangat lemah,” imbuhnya.

Tak sampai disitu, ia menegaskan akan mengawal dan mengikuti perkembangan penanganan kasus ini sampai benar-benar tuntas.

REPORTER: Ihsan Makkaraja

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template