Rans FC vs PSM Makassar, Ambisi Saling Berebut Poin

Rans FC vs PSM Makassar, Ambisi Saling Berebut Poin

Makassar, Kumanika.com-- PSM Makassar maupun Rans Nusantara FC sama-sama berambisi memenangkan pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, malam...
Read More
Kembali Ukir Sejarah, PSM Makassar Masih Tim Terbaik di Indonesia

Kembali Ukir Sejarah, PSM Makassar Masih Tim Terbaik di Indonesia

Makassar, Kumanika.com-- Bukan Persija Jakarta atau Persib Bandung tapi PSM Makassar lah yang sekali lagi mencatatkan sejarah sebagai klub pertama...
Read More
Ilham Azikin Minta Pejabat Administrator dan Pengawas Baru Kedepankan Integritas

Ilham Azikin Minta Pejabat Administrator dan Pengawas Baru Kedepankan Integritas

Bantaeng, Kumanika.com-- Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin menghadiri Pelantikan dan Mengambil Sumpah Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas Lingkup Pemkab Bantaeng...
Read More
Andi Utta Tinjau Sejumlah Titik Proyek, Rekanan Dapat Warning

Andi Utta Tinjau Sejumlah Titik Proyek, Rekanan Dapat Warning

Bulukumba, Kumanika.com-- Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf memanfaatkan hari libur untuk meninjau sejumlah proyek yang saat ini tengah berjalan. Gunakan...
Read More
Tiga Peraturan Daerah Disahkan, Desa Punya Ruang Kembangkan Pariwisata

Tiga Peraturan Daerah Disahkan, Desa Punya Ruang Kembangkan Pariwisata

Bulukumba, Kumanika.com-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba mengesahkan tiga buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Perda tahun anggaran 2022,...
Read More
Musrembangnas 2022, Bantaeng Raih Kabupaten Terbaik Satu PPD Tingkat Nasional

Musrembangnas 2022, Bantaeng Raih Kabupaten Terbaik Satu PPD Tingkat Nasional

KUMANIKA.com - Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin bersama sejumlah Kepala OPD menyaksikan secara virtual Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrembangnas) 2022...
Read More
Bupati Bantaeng Positif Covid-19 Setelah Swab Antigen

Bupati Bantaeng Positif Covid-19 Setelah Swab Antigen

BANTAENG, KUMANIKA.com-- Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengaku telah dua kali menjalani swab antigen. Dari hasil swab itu, dia terkonfirmasi...
Read More
HUT Ke-62 Tahun Kabupaten Bulukumba, Hitam-hitam Lambang Kebesaran Budaya

HUT Ke-62 Tahun Kabupaten Bulukumba, Hitam-hitam Lambang Kebesaran Budaya

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Tepat tanggal 4 Februari ditahun 2022 ini, Kabupaten Bulukumba memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 62 tahun....
Read More
Disparpora Serahkan Klaim Asuransi ke Ahli Waris Wisatawan Meninggal di Bira

Disparpora Serahkan Klaim Asuransi ke Ahli Waris Wisatawan Meninggal di Bira

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Ahli waris Fernandus Goenawan (45), Wisatawan yang meninggal di Pantai Tanjung Bira menerima klaim Asuransi Jiwa dari PT...
Read More
Canangkan Vaksinasi Siswa SD, Pemkab Bulukumba Dikunjungi Kapolda Sulsel

Canangkan Vaksinasi Siswa SD, Pemkab Bulukumba Dikunjungi Kapolda Sulsel

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan Irjen Nana Sujana dijadwalkan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Bulukumba pada...
Read More

Dievaluasi Dewan, Kecamatan Rilau Ale Lemah dalam Penyerapan Anggaran

Rapat Evaluasi Bersama Pemerintah Kecamatan di Komisi A DPRD Bulukumba

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bulukumba menilai Pemerintah Kecamatan Rilau Ale masih lemah dalam pengelolaan anggaran. Hal itu dibuktikan dengan presentase penyerapan yang dibelanjakan hanya berkisar 8 persen.

“Kecamatan Rilau Ale baru 8 persen belanja langsungnya,” kata Wakil Ketua Komisi A DPRD Bulukumba, H Safiuddin, Jumat (4/9/2020).

Informasi tersebut diketahui pada rapat monitoring dan evaluasi triwulan ke II terhadap program kerja dan kegiatan tahun anggaran 2019 dan realisasi fisik dan keuangan triwulan ke II tahun anggaran 2020 bersama Pemerintah Kecamatan, Desa dan Lurah.

Selain itu, Kecamatan Rilau Ale dinilai tidak detail dalam memberikan pelaporan. H Safiuddin mengurai, anggaran yang dikelola Kecamatan memang sudah dipotong 50 persen.

“Tarulah dibelanjakan Rp 200 juta, artinya kalau mengacu pada anggaran awal Rp 2 miliar, hitungannya masih ada Rp 1,8 miliar. Padahal anggaran yang mereka Kelola itu hanya Rp 1 miliar,” urainya.

Baca Juga:  DPRD Bulukumba dan Pemkab Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2021

Namun, Rilau Ale tidak menyampaikan hal itu saat membuat pelaporan. Sehingga presentase laporan yang masuk tersebut menjadi rendah.

“Pelaporan yang tidak detail, mestinya dijelaskan berapa anggaran yang pertamanya, dan berapa yang dirasionalisasi atau dipotong karena faktor covid,” papar legislator Fraksi Bintang Keadilan itu.

Meski begitu, ada satu desa di Kecamatan Rilau Ale yang menonjol pada rapat evaluasi ini. Ia mengapresiasi sistem yang diterapkan Pemerintah Desa Karama dari segi pengelolaan.

Desa tersebut membebaskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kepada masyarakatnya. Pemerintah Desa Karama lanjut dia, memanfaatkan sumber lain untuk menutupi pajak tesebut.

“Memang pola pikirnya bagus dalam pengelolaan pajak itu. Jadi contohnya mereka memanfaatkan Bumdes, tarulah penjualan tabung gas, keuntungannya Rp 1000 per tabung. Nah ini keuntungannya disispikan untuk menutupi PBB itu,” tutup H Safiuddin mengurai.

Baca Juga:  Paripurna Ditunda, AHP: Mungkin Belum Ada Kesepahaman antara Eksekutif dan Legislatif

Sekadar diketahui, Rapat monitoring ini diagendakan empat hari selama hari kerja. Di mulai pada Kamis, 3 September 2020, hingga pada Selasa, 8 September pekan depan.

Sebelumnya dikabarkan, pertanggungjawaban program kerja dan kegiatan tahun anggaran 2019 Pemerintah Kecamatan Bulukumpa sudah sesuai target, hal itu berbanding terbalik dengan pertanggungjawaban yang disampaikan Kecamatan Kindang.

Safiuddin mengurai, realisasi fisik Bulukumpa bagus lantaran mencapai sekitar 80 persen. Sementara untuk pengelolaan keuangan, mencapai angka 60 persen.

“Kindang keuangannya baru sekitar 40 persen. Jadi dari anggaran Rp 1 miliar lebih, baru Rp 224 juta yang sudah dibelanjakan, masih jauh dari harapan. Sementara realisasi fisik tidak sampai angka 50 persen,” jelasnya.

REPORTER: Sahi Alkhudri
EDITOR: Arnas Amdas