Home / KABAR PARLEMEN

Selasa, 25 Agustus 2020 - 08:27 WIB

Dewan Sebut Anggaran Makan Minum Petugas PSC Bulukumba ‘Ditilep’ Oknum Pejabat

Anggota DPRD Bulukumba, Juandy Tandean

Anggota DPRD Bulukumba, Juandy Tandean

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Petugas Public Safety Canter (PSC) kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan tak hentinya dirundung masalah setelah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Juandy Tandean menyebut anggaran makan dan minum petugas PSC yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, ditilep atau diduga dikorupsi oleh oknum pejabat di Dinas Kesehatan (Dinkes).

Juandy mengatakan, anggaran makan minum petugas PSC Bulukumba 100 persen telah dicairkan oleh Dinas Kesehatan Bulukumba, namun fakta yang didapatkan legislator Golkar ini di lapangan berbeda.

“Kami telah konfirmasi langsung kepada salah satu pegawai di PSC ternyata selama 6 bulan di tahun 2019 itu tidak terbayarkan,” ungkap Juandy Tandean kepada awak media, Senin (23/8/2020).

Baca Juga:  Kerugian Negara Pada Kasus Korupsi BOK Dinkes Bulukumba Naik Rp9,6 Miliar

Selain tahun 2019, Juandy juga mengungkapkan, anggaran makan dan minum pada tahun 2018 lalu juga tak dibayarkan Dinkes kepada pegawai PSC Bulukumba. Dirinya menduga terjadi praktek dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Bulukumba.

“Begitupun tahun 2018 ada enam bulan yang belum terbayarkan oleh Dinkes Bulukumba. Entahlah siapa yang melakukan semua itu,” jelasnya.

JT sapaan Juandy Tandean bahkan menemukan bukti tanda terima uang yang diberikan oleh bendahara Dinas Kesehatan Bulukumba kepada koordinator PSC Bulukumba.

“Kami yakin 100 persen koordinator telah memegang uang makan minum pegawai, namun tidak menyampaikan kepada pegawai PSC Bulukumba,” terang JT.

Baca Juga:  11 Anggota DPRD Bulukumba Laksanakan Vaksinasi Dosis Pertama

Ia menyayangkan sikap pejabat PSC Bulukumba itu yang tidak memberikan hak para pegawai. Olehnya itu, dirinya menilai pejabat tidak manusiawi.

“Makan minum saja disunat, bageimana dengan anggaran lain seperti obat-obatan maupun alat kesehatan,” terang dia.

Kendati demikian, dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) setiap pegawai dari makan minum sebesar Rp42 ribu. Namun JT tetap mencari rincian anggaran makan minum bagi pegawai PSC Bulukumba.

“Jumlah pegawai di PSC Bulukumba itu kurang lebih 46 orang. Ini ada kegiatan terselubung yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Bulukumba,” JT menambahkan.

REPORTER: Alfareza
EDITOR: Arnas Amdas

Share :

Baca Juga

KABAR PARLEMEN

Ketua Komisi A  Minta Pemda Segera Serahkan RPJMD Ke DPRD Bulukumba 

KABAR PARLEMEN

Pesan Ketua DPRD Bulukumba Jelang Pergantian Tahun, Minta Warga Tak Membangkang

KABAR PARLEMEN

DPRD Minta Pengusaha Tambak Udang Kelolah Limbah dengan Baik

KABAR PARLEMEN

Tepati Janji, Ketua DPRD Sampaikan Penolakan UU Cipta Kerja Masyarakat Bulukumba ke Jakarta

KABAR PARLEMEN

Tok! Pemerintah dan DPRD Bulukumba Tetapkan Target APBD 2021 Rp 1,5 Triliun Lebih

KABAR PARLEMEN

HUT Sulsel Ke-351, Ketua DPRD Bulukumba: Momentum Refleksi Diri

KABAR PARLEMEN

Kejar Deadline, DPRD Bulukumba Nonstop Bahas APBD Perubahan 2020

KABAR PARLEMEN

Penundaan Pembelajaran Tatap Muka di Bulukumba Dinilai Langkah Tepat
error: Content is protected !!