Dewan Makassar Terancam Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19

MAKASSAR, KUMANIKA.com – Penyidik Reskrim Polrestabes Makassar segera menyelesaikan penyelidikan kasus pengambilan paksa jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di RSUD Daya yang melibatkan legislator Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso.

Bahkan, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu terancam sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Lantaran dengan sengaja menjaminkan dirinya kepada pihak keluarga.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, mengaku jika Andi Hadi Ibrahim telah diperiksa penyidik Reskrim bersama dengan seorang lainnya.

Baca Juga:  Suruh Cabut Gelar Kebangsawanan, Pernyataan NA Usik Keluarga Besar Andi Makassau di Jeneponto

Keputusan Andi Hadi Ibrahim Baso, menurut Yudhi atas nama pemerintah untuk mengambil jenazah. Bahkan hasil penyelidikan polisi, pihaknya menemukan unsur pidana.

“Ada unsur pidana yang kami temukan, kasus ini sudah sidik. Jika anggota dewan pakai surat pernyataan,” ungkap Yudhi.

Yudhi menjelaskan setelah ini, pihaknya segera melakukan gelar perkara sebagai penentuan tersangka.

“Nanti tinggal gelar perkara penentuan tersangkanya,” ujar Yudhiawan Wibisono di Makassar, Jumat (3/7/2020).

Baca Juga:  Kejar Tersangka Lain, Polisi Telusuri Aliran Dana BOK Dinkes Bulukumba

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo menambahkan, selain memeriksa Hadi Ibrahim, penyidik juga kembali akan memanggil saksi-saksi yang diduga mengetahui proses pengambilan jenazah tersebut dari rumah sakit.

“Sejak kemarin (Kamis) baru dua saksi yang diperiksa. Karena saat ini sedang proses-proses pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi lain, jadi diinfokan jika sudah fiks prosesnya,” beber Ibrahim. (**)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template