Home / KABAR PARLEMEN

Selasa, 10 November 2020 - 18:57 WIB

Dewan Apresiasi Aksi Protes Atas Pernyataan Presiden Prancis yang Lecehkan Umat Islam

BULUKUMBA, KUMANIKA.com–Gabungan dari beberapa Ormas Islam Da’i Muda, Bikers Muslim dan PC IMM Bulukumba menyampaikan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Bulukumba sebagai bentuk Protes atas pernyataan sikap Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap secara terang-terangan melecehkan Ummat Islam dan menghina Nabi Muhammad SAW pada Jumat (6/11/2020) lalu.

Aksi unjuk rasa ini di koordinir oleh Ikwan Bahar, Maulana Kadafi dan Musafir, mereka mengecam keras apa yang dilakukan oleh presiden Prancis.

Adapun kecamannya diantaranya adalah mengecam keras segala bentuk penghinaan dan pelecehan terhadap Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan Agama Islam, seperti yang dilakukan oleh majalah Charlie Hebdo yang mendapat dukungan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Selanjutnya, mengecam keras segala bentuk publikasi sosok fisik yang menggambarkan sosok Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dalam bentuk apapun, baik gambar, foto, karikatur, meme, dan lain-lain dengan alasan apapun dengan media apapun.

Baca Juga:  Legislator Ahmad Akbar Berbelasungkawa dan Doakan Masyarakat di Sulbar

Tak sampai disitu, mereka menuntut Presiden Prancis Emmanuel Macron dan pimpinan majalah Edo untuk meminta maaf secara terbuka kepada seluruh umat Islam.

Mereka juga mendesak pemerintah Republik Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia untuk segera melakukan tindakan tegas untuk menekan pemerintah Perancis menyatakan permintaan maaf kepada umat islam sedunia dan jika komunikasi diplomatik tidak mendapat respon positif pemerintah Republik Indonesia harus memutuskan hubungan diplomatis dengan Perancis untuk sementara waktu.

Terakhir, menghimbau Kepada seluruh masyarakat Indonesia dan kaum muslim pada umumnya, untuk memboikot produk-produk yang berasal dari negara Perancis dan tidak berbelanja pada pusat perbelanjaan yang berafiliasi dengan negara Perancis serta mengajak para Ustaz Dai Khatib penceramah untuk menyerahkan pemboikotan ini kepada seluruh kaum muslimin.

Baca Juga:  Fraksi Gerindra Sebut Banyak Ruas Jalan di Bulukumba Tingkat Kerusakannya 50 Persen

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Bulukumba, H Safiuddin yang menerima Aspirasi menyampaikan bahwa dirinya selaku umat islam, tentu tidak menerima atas pernyataan yang dilontarkan oleh Presiden Prancis

“Kita telah menyaksikan bersama tindakan Bapak Presiden Jokowi dan kegiatan ini kami menyambut baik serta memberikan apresiasi kepada seluruh ormas yang ikut bergabung melakukan aksi unjuk rasa ini,” katanya saat dikonfirmasi.

Hal senada disampaikan Ketua Fraksi Nasdem, H Sarifuddin, menurutnya, sebagai umat islam tidak bisa menerima apapun bentuk penghinaan terhadap agama islam.

“Selanjutnya kami akan menyampaikan hal ini ke Pimpinan DPRD untuk dilakukan kajian langkah apa yang akan kita lakukan selanjut sebagaimana yang diusulkan oleh saudara-saudara untuk memboikot produk Prancis yang beredar di Bulukumba,” paparnya.

Share :

Baca Juga

KABAR PARLEMEN

Ranperda Baru Diharapkan Mampu Perbaiki Sistem Pendidikan di Bulukumba

KABAR PARLEMEN

Hari Guru Nasional, Ketua DPRD Bulukumba: Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

KABAR PARLEMEN

Website DPRD Bulukumba Sempat Diretas, Sekwan Bereaksi Cepat Hingga Kembali Normal

KABAR PARLEMEN

Kerap Timbulkan Kecelakaan, DPRD Bulukumba Minta Tanda Zona Selamat Sekolah Dihapus

KABAR PARLEMEN

Begini Kinerja Dan Hasil Temuan 3 Pansus Bentukan DPRD Bulukumba Dalam Pengawasan Anggaran

KABAR PARLEMEN

Dewan Minta Dinas PUTR Bulukumba Maksimalkan Program

KABAR PARLEMEN

Setahun Covid-19 di Indonesia, Andi Buyung: Semoga Pandemi Segera Berakhir

KABAR PARLEMEN

Fraksi PPP Apresiasi Pengelolaan Keuangan Pemkab Bulukumba
error: Content is protected !!