Home / PARIWISATA

Jumat, 19 Februari 2021 - 16:33 WIB

Desa Kahayya Masuk dalam Deretan Desa Wisata Kemenparekraf Kategori Berkembang

Sepenggal keindahan Desa Kahayya. (IST)

Sepenggal keindahan Desa Kahayya. (IST)

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Bulukumba seakan tidak perna habis jika disandingkan dalam bentuk pariwisata.

Selain keindahan baharinya, daerah berjuluk Bumi Panrita Lopi juga dikenal seabagi daerah yang memiliki dataran tinggi yang keindahannya patut dikagumi.

Desa Kahayya salah satu wilayah yang dimiliki Kabupaten Bulukumba dengan penuh keindahan. Desa yang berjarak 34 kilometer ini terletak di sebelah utara Bulukumba.

Desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sinjai ini pun masuk dalam daftar desa wisata oleh Kementrian Pariwisata dab Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

“Desa Kahayya sudah masuk dalam daftar desa wisata Kemenparekraf dengan kategori berkembang,” ungkap Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata, A. Ayu Cahyani, Jumat (19/2/2021).

Andi Ayu menuturkan bahwa Desa Kahayya yang tepat berada di kaki-kaki Gunung Lompobattang ini sangat berpotensi dikembangkan menjadi desa wisata.

Baca Juga:  Promosi Pariwisata, Dispar Bulukumba Jalin Kerjasama Dengan Lembaga Penyiaran Publik

“Desa Kahayya merupakan salah satu desa yang mempunyai potensi yang cukup besar untuk dikembangkan menjadi desa wisata,” terangnya.

“Disamping kemauan masyarakatnya cukup besar, dukungan dari pemerintah desa, juga beberapa potensi wisata alam yang sangat mendukung,” papar Andi Ayu.

Indikator desa wisata dapat dikategorikan berkembang yaitu mulai dikenal dan dikunjungi masyarakat sekitar dan luar daerah, kesadaran masyarakat mulai tumbuh terhadap potensi wisata.

Andi Ayu menyebutkan jika di Desa Kahayya telah disiapkan sarana prasarana dan fasilitas pariwisata, mulai tercipta lapangan pekerjaan dan aktivitas ekonomi bagi masyarakat, perlu pendampingan dari Pemerintah, Swasta, NGO, dan lain-lain.

“Karena Kemenparekraf sudah kategorikan berkembang, harapannya ada pembinaan juga dari kementrian. Kalau dari Dispar Bulukumba, kita ada pendampingan untuk pemberdayaan kelembagaannya. Dari NGO pun sudah ada yang turut membantu pengembangan desa wisata kahayya, salah satunya Sulawesi Community Foundation (SCF),” punykasnya.

Baca Juga:  Dispar Bulukumba Bersama UGM Bahas Rencana Launching Ekowisata Desa Tanah Toa

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dalam dan Luar Negeri, Irmayanti Asnawi menyebutkan promosi wisata dengan cara memanfaatkan penggunaan sosial media.

“Betul desa Kahayya sudah masuk dalam daftar desa wisata Kemenparekraf, dan juga ada acara tahunan yang biasa digelar oleh pemuda Kahayya yaitu Senandung Kopi yang diharapkan bisa menjadi ajang promosi desa wisata,” tambahnya.

“Kemudian dalam hal promosi pula, kami banyak dibantu oleh GENPI Bulukumba dan wisatawan yang berkunjung dengan cara memanfaatkan penggunaan sosial media,” pungkasnya.

Reporter: Devi

Share :

Baca Juga

PARIWISATA

Support Pengembangan dan Layanan Pariwisata, Pemerintah Siapkan Bus Wisata

PARIWISATA

Expose Pariwisata, Dispar Bulukumba Tekankan Konsep Terpadu

PARIWISATA

Kunjungan Wisnus ke Bulukumba Meningkat Selama Pandemi

PARIWISATA

Study Banding ke Desa Wisata Kabba, Kepala Desa Tamatto Target Ekowisata

PARIWISATA

“Berwisata Kano, Aktivitas Seru di Pantai Panrang Luhu”

PARIWISATA

PHRI Bulukumba Inisiasi Pembentukan Komunitas Pemerhati Pariwisata Tanjung Bira

PARIWISATA

Pemerintah Ajak Seluruh Pihak Dorong Pengembangan Pariwisata

PARIWISATA

Dibangun Sejak 1995, Nusa Bira Indah Pertahankan Konsep Rumah Panggung