Home / DAERAH / NEWS

Selasa, 21 Juli 2020 - 14:26 WIB

Dengan Email Warga Bulukumba Bisa Cetak Sendiri Dokumen Kependudukan, Begini Caranya

Kadis Dukcapil Bulukumba A Mulyati Nur mensosialisasikan layanan dan kebijakan baru kependudukan dan pencatatan sipil beberapa waktu lalu. [IST]

Kadis Dukcapil Bulukumba A Mulyati Nur mensosialisasikan layanan dan kebijakan baru kependudukan dan pencatatan sipil beberapa waktu lalu. [IST]

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bulukumba mensosialisasikan beberapa kebijakan baru terkait layanan kependudukan dan pencatatan sipil, khususnya di tengah wabah pandemi Covid-19 ini.

Disdukcapil melakukan pertemuan secara terbatas kepada para aparat desa/kelurahan se Kabupaten Bulukumba untuk memberikan pemahaman terkait kebijakan tersebut. Pelaksanaan sosialisasi dilaksanakan di Kantor Disdukcapil Jl Jend. Ahmad Yani, yang dimulai pada Selasa 21 Juli 2020 dan akan berlangsung selama 4 hari.

Sejak wabah pandemi Covid-19, Disdukcapil Bulukumba telah menerapkan layanan administrasi kependudukan secara Daring (Dalam Jaringan) atau online melalui aplikasi WhatsApp (WA). Warga yang akan mengurus dokumen kependudukan tidak perlu datang ke Kantor Disdukcapil, cukup mengirim foto berkas melalui WA. Jika dokumennya sudah selesai, pemohon baru dipanggil untuk mengambil dokumen tersebut sekaligus menyerahkan berkas asli yang menjadi persyaratan sebelumnya.

“Jadi warga tidak lagi datang berkali-kali ke kantor untuk mengurus dokumennya,” kata Kadis Dukcapil A Mulyati Nur.

Baca Juga:  39 Positif, Pegawai Capil Bulukumba Disebut Rentan Terpapar Covid-19

Ia menilai pelayanan online ini sangat bagus dan efektif, karena pemohon tidak tersita waktunya untuk mengurus, dan para petugas juga lebih tenang dalam bekerja.

“Meski wabah pandemi ini nanti akan berakhir, kami mempertimbangkan layanan secara Daring ini tetap dilanjutkan,” pintanya.

Selain kebijakan layanan Daring tersebut, Disdukcapil juga mensosialisasikan kebijakan kependudukan baru lainnya kepada aparat desa sebagai garda terdepan dalam pelayanan warga di wilayah masing-masing.

Kebijakan yang baru itu adalah Kartu Keluarga, Akta, dan Dokumen Kependudukan lainnya yang sudah menggunakan Tanda Tangan Elektrik, tidak perlu lagi dilegalisir. Format Tanda Tangan Elektrik ini berbentuk Barcode.

Selanjutnya, pencetakan Dokumen Kependudukan tidak lagi menggunakan kertas cetakan khusus. Cukup dengan menggunakan Kertas HVS 80 gram.

“Ini penting diketahui oleh masyarakat, jangan sampai dokumen tersebut dianggap palsu, padahal penggunaan Kertas HVS 80 gram sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat,” terang Mulyati Nur.

Baca Juga:  Pasar Bontonyeleng Difungsikan, Kades: Saya Tegaskan Los Jualan Tanpa Biaya

Kebijakan penggunaan kertas HVS 80 gram tersebut, lanjutnya tertuang dalam Permendagri Nomor 109 Tahun 2019, yang di dalamnya juga mengatur tentang syarat melampirkan nomor Handphone dan alamat Email bagi permohonan pengurusan identitas kependudukan. Alamat email ini berkaitan dengan pencetakan dokumen kependudukan menggunakan kerta HVS 80 gram.

“Petugas akan mengirim filenya melalui email. Jadi dimana saja warga bisa mencetak sendiri dokumennya dengan menggunakan kertas HVS 80 gram,” tambah mantan Sekwan Bulukumba ini.

Karena tidak semua warga memiliki email, maka pemerintah desa/kelurahan diharapkan dapat menfasilitasi warganya yang tidak memiliki email dengan menggunakan email resmi instansinya. “Begitu juga dengan pencetakannya, dokumennya bisa dicetak sendiri di Kantor Desa masing-masing.

Pada kesempatan yang sama Disdukcapil juga menyebarkan angket kepada warga yang datang terkait dengan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terkait dengan layanan Disdukcapil.

Share :

Baca Juga

NEWS

Bhabinkamtibmas Mediasi Kasus Penganiayaan Bersama Kepala Desa Polewali

NEWS

DPRD Bulukumba Hadiri Upacara Bhayangkara ke-74

NEWS

Zonasi Kawasan Perairan, Masyarakat Pesisir Berharap Adanya Edukasi

NEWS

Tanah Wakaf Warga Batu Karopa, DMI Bulukumba Resmi Bangun Masjid Nur Qadri

DAERAH

Mampu Hadirkan Inovasi, Pemkab Bantaeng Diganjar Penghargaan SAKIP

DAERAH

Bayi Perempuan Dibuang di Pinggir Jalan Bulukumba, Hanya Terbungkus Plastik Merah

DAERAH

Tambah 4 Kasus Baru Covid-19 di Bulukumba, Masih Rangkaian Transmisi Lokal

DAERAH

Bupati Ajak Pemuda Bantaeng Temu Kenali Persoalan di Masyarakat
error: Content is protected !!