Home / KABAR PARLEMEN

Kamis, 7 Oktober 2021 - 15:38 WIB

Cegah Gratifikasi dan Penanganan Benturan Kepentingan, Inspektorat Bulukumba Gelar Sosialisasi

Cegah Gratifikasi dan Penanganan Benturan Kepentingan, Inspektorat Bulukumba Gelar Sosialisasi. Foto: IKM

Cegah Gratifikasi dan Penanganan Benturan Kepentingan, Inspektorat Bulukumba Gelar Sosialisasi. Foto: IKM

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati, Inspektorat Daerah Kabupaten Bulukumba menggelar sosialisasi terkait tentang Gratifikasi dan Penanganan Benturan Kepentingan, pada Lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Kamis (07/10/2021).

Kepala Inspektorat Bulukumba, A. Sri Arianti, menuturkan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan agar dapat menyamakan persepsi tentang gratifikasi dan penanganan benturan kepentingan. Selain itu juga untuk menciptakan budaya kerja organisasi yang dapat mengenal, mecegah, dan mengatasi situasi-situasi tersebut. Dengan demikian, pelayanan publik, integritas, serta pelaksanaan pemerintahan yang bersih dan jujur bisa ditingkatkan.

Sri Arianti menjelaskan, benturan kepentingan yang dimaksud adalah situasi di mana pejabat ataupun aparatur memiliki–atau patut diduga demikian–kepentingan pribadi terhadap setiap penggunaan wewenang dalam kedudukan atau jabatannya. Sehingga dapat memengaruhi profesionalisme pejabat dalam mengemban tugasnya.

Olehnya itu, kata Sri Arianti, potensi adanya benturan kepentingan maupun gratifikasi harus dapat ditangani secara tepat, sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Hal tersebut juga menjadikan setiap keputusan yang diambil telah dilandasi dengan pertimbangan yang profesional, obyektif, berintegritas, independen, transparan, dan responsibel.

Baca Juga:  Lakukan Penutupan Raungan Kades Balibo, Abd Kaab: Tanya Ketua DPRD

“Semoga sosialisasi kita hari ini akan menjadi komitmen kita bersama, dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, dalam rangka terlaksananya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” ucap Andi Sri Arianti.

Sementara itu Wabup Bulukumba, A. Edy Manaf, menyampaikan terkait pentingnya hal tersebut dalam rangka meningkatkan profesionalisme ASN, serta tata kelola pemerintahan.

Ia juga menekankan pentingnya penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, melayani, dan responsif. Khususnya pada unit-unit pelayanan publik yang rawan akan terjadinya tindakan gratifikasi, di mana saat ini Bupati dan Wabup telah membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG). Maka, apabila ada yang mengalaminya, dapat segera melaporkan ke unit tersebut yang akan diteruskan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pelayanan yang prima, sambung Wabup, dapat diwujudkan apabila Pemerintah Kabupaten Bulukumba memiliki ASN dengan kualitas, serta kapasitas sumber daya manusia, yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, sarana prasarana penunjang yang memadai merupakan dasar dalam peningkatan tata kelola pemerintah dan layanan publik yang lebih baik.

Baca Juga:  Tak Kenal Libur, DPRD Terus Bahas APBD 2019

“Kami selaku pimpinan, tidak mentolerir adanya pejabat atau ASN yang melakukan tindak pidana korupsi,” ucap Edy Manaf.

Menurutnya, pencegahan korupsi harus menjadi komitmen bersama pada ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan Kepala Desa, dengan berupaya sungguh-sungguh melaksanakan tata kelola pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan dengan mengedepankan akuntabilitas dalam semua bidang.

“Untuk itu saya minta kegiatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, sekaligus sebagai ajang silaturahmi yang muaranya meluruskan cara pandang kita, terhadap apa yang namanya gratifikasi,” ujar Wabup saat memberikan arahan.

Selain H. A. Edy Manaf selaku Keynote Speaker atau Pembicara Utama, kegiatan tersebut juga dihadiri Hj. Sitti Aminah Syam (Wakil Ketua DPRD Bulukumba), para Kepala OPD, Ipda Muhammad Ali (Kanit Tipikor Polres Bulukumba), Raka Aprizki Soeroso (Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Bulukumba), dan para Camat se-Kabupaten Bulukumba. Sementara Lurah, Kepala Desa, serta Kepala Sekolah mengikuti kegiatan tersebut secara virtual.

Penulis: IKM

Share :

Baca Juga

KABAR PARLEMEN

Dewan Sebut Rp 5 Miliar Dana BOK 2020 Dinkes Bulukumba Berpotensi Kerugian

KABAR PARLEMEN

Rp49 M Anggaran 2020 Tak Dibelanjakan, Dana Lainnya Tercecer di Berbagai Instansi

KABAR PARLEMEN

Perkenalkan Jubir Milea, Rela Pulang Kampung Demi Bulukumba Asik
Ribuan Peserta dari Berbagai Jenjang Ikuti Pelaksanaan PPPK di Lingkungan Kabupaten Bulukumba

KABAR PARLEMEN

Ribuan Peserta dari Berbagai Jenjang Ikuti Pelaksanaan PPPK di Lingkungan Kabupaten Bulukumba

KABAR PARLEMEN

Rotasi 18 Pejabat, Ilham Azikin: Pemerintah Harus Hadir dalam Kondisi Apapun

KABAR PARLEMEN

Pemasangan Lampu Jalan Tak Merata, Dewan Minta PUTR Bulukumba Diaudit

KABAR PARLEMEN

Warga Sekitar KPU Bulukumba Apresiasi Paslon yang Tidak Mobilisasi Ribuan Massa saat Mendaftar

KABAR PARLEMEN

Tampil Memukau, HM21 Kuasai Isu Penanganan Covid-19 Dalam Debat Publik Terakhir