Home / DAERAH / NEWS

Kamis, 5 November 2020 - 16:52 WIB

Bupati Bulukumba Resmikan Kegiatan Kotaku di Ela-Ela

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali meresmikan hasil kegiatan yang dilaksanakan oleh Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kelurahan Ela-Ela Kecamatan Ujung Bulu, tepatnya di lingkungan Ekadamai, Kamis 5 November 2020. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti tanda selesainya kegiatan Program Kotaku dengan anggaran Rp.1 milyar berupa pembangunan rehabilitasi jalan paving blok dan drainase, pembuatan sumur gali dan pembuatan taman serta penghijauan.

Program Kotaku merupakan salah satu upaya strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di perkotaan, akses air minum layak, serta akses sanitasi layak. Program Kotaku dalam pelaksanaannya berbasis kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, masyarakat dan stakeholder lainya dengan memposisikan masyarakat dan pemerintah kabupaten sebagai pelaku utama.

Ketua Panitia Pelaksana, Rajamuddin menyampaikan sebelum pelaksanaan peresmian, pihaknya menyelenggarakan lomba kebersihan, lomba penghijauan, lomba foto dan lomba masak hasil tanaman pekarangan. Adapun pekerjaan fisik dilaksanakan secara swadaya oleh dua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yaitu KSM Ujung Mujair dan KSM Berkah.

“Atas nama panitia, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam membantu kegiatan ini,” beber Rajamuddin.

Baca Juga:  BLT Covid-19 Desa di Bulukumba Diprotes Warga, Tahap Pertama Dapat Tahap Kedua Tidak

Team Leader Kotaku Provinsi Sulawesi Selatan, Kalla Manta menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang selama ini mensupport program Kotaku di Kabupaten Bulukumba. Lanjut Kalla, dari 18 kelurahan di Sulawesi Selatan yang dapat anggaran Kotaku, Kelurahan Ela-Ela adalah yang pertama melakukan peresmian dan paling tercepat kegiatannya selesai.

“Begitu pula dari segi kualitas dan administrasi sangat luar biasa dari Kelurahan Ela-Ela,” puji Kalla.

Sebagai konsultan Kotaku, ia juga memuji Kabupaten Bulukumba oleh karena beberapa kelurahan lainnya yang tidak masuk program Kotaku mampu mereplikasi atau mencontoh kegiatan Kotaku melalui dana kelurahannya masing-masing.

Ke depan tambah Kalla, akan mendorong penataan ruang pemukiman yang lebih luas atau berskala kawasan yang anggarannya 30 sampai 40 milyar rupiah. “Olehnya itu kita juga bisa mendorong Bulukumba mendapatkan anggaran skala kawasan yang saat ini baru ada empat di Sulawesi Selatan, yaitu di Makassar, Gowa, Parepare dan Palopo,” bebernya.

Bupati AM Sukri Sappewali menyampaikan bahwa tujuan dari program ini adalah meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan dan mencegah timbulnya permukiman kumuh baru dalam rangka untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Upaya Kembangkan Kompetensi Guru, Ini yang Dilakukan PGRI Bantaeng

Olehnya itu, lanjutnya Pemerintah Kabupaten Bulukumba, senantiasa berupaya mewujudkan terpenuhinya hak-hak dasar kehidupan bagi masyarakat, melalui kolaborasi kegiatan pemberdayaan seperti ini. “Harapan kita, pembinaan kepada masyarakat marginal pemerintah dan stakeholder lainnya senantiasa dapat terus dilakukan, sehingga betul-betul dapat mengangkat derajat kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, AM Sukri Sappewali juga sangat mengapresiasi penandatanganan MOU antara Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB) dengan Bappeda Bulukumba dan Team Leader Kotaku Sulawesi Selatan, sebagai upaya dari pelibatan UMB dalam pembangunan daerah dan pengabdian kepada masyarakat.

Kerjasama tiga pihak itu terkait penempatan dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bulukumba di lokasi pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman di Kabupaten Bulukumba.

Usai acara peresmian, Bupati AM Sukri Sappewali berkeliling di lokasi program Kotaku, termasuk meninjau kebun sayur organik yang dikelola masyarakat setempat. Ia juga menyempatkan berfoto di lukisan 3D (mural) yang dilukis di dinding dan pagar rumah warga.

Share :

Baca Juga

DAERAH

Pemkab Bantaeng Gelar Sosialisasi dan Edukasi Vaksinasi Covid-19

DAERAH

Pesta Miras Hingga Berhubungan Badan, Dua ABG Diamankan Satpol PP Sinjai

NEWS

Pemerintah Provinsi Diminta Berkantor di Stadion Mattoangin

DAERAH

Disebut Menipu oleh Pekerja Konstruksi, Begini Klarifikasi Kepsek SMPN 7 Bulukumba

DAERAH

Kejanggalan Izin Pembangunan SPBU, DPRD Minta Pemkab Bulukumba Tak Khianati Rakyat

DAERAH

Libur Panjang, Tempat Wisata Jadi Sasaran Operasi Yustisi di Bantaeng

DAERAH

KNPI Bulukumba Usulkan 7 Nama Untuk Dewan Pendidikan

DAERAH

Terlibat Narkoba, Pria Bercambang di Bulukumba Tertangkap Polisi