Home / DAERAH

Kamis, 14 Januari 2021 - 15:25 WIB

Bupati Bantaeng Ajak Semua Pihak Tidak Permainkan Distribusi Pupuk

(IST)

(IST)

BANTAENG, KUMANIKA.com– Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin melakukan penanaman perdana Kaji Terap Penggunaan Pupuk Pada Tanaman Padi, di Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini adalah rangkaian dari Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT), yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Kamis, 14 Januari 2021.

Kepala Bidang Pertanian, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bantaeng, Ummu Kalsum mengatakan, di kawasan SLPTT ini, ada sebanyak 22,6 hektare lahan persawahan yang dikelola. Dari jumlah itu, ada satu demplot lahan yang disiapkan untuk memperkenalkan teknologi.

Saat ini, Dinas Pertanian dan Peternakan mempersiapkan empat formulasi pupuk untuk mengantisipasi sulitnya pupuk bersubsidi. Formulasi-formulasi ini dibuat sedemikian rupa untuk mengurangi biaya yang besar oleh petani saat pemupukan.

“Kita merancang empat formulasi tebaran pupuk yang telah kita teliti. Formulasi ini menggunakan pupuk yang lebih murah dan ramah lingkungan,” jelas dia.

Baca Juga:  Bantaeng Jadi Daerah Terbaik Sektor Pembangunan di Masa Pandemi Covid-19

Dia menambahkan, perlakuan-perlakuan pupuk ini akan diteliti setiap harianya oleh petugas pertanian. Dia mengaku, dari perlakuan-perlakuan ini, maka petugas Dinas Pertanian dan Peternakan bisa menerapkan sebuah perlakuan tebaran pupuk yang baik untuk petani.

“Setelah kita dapat formulasi yang bagus, maka kita dapat melakukan sosialisasi kepada petani kita agar petani kita bisa lepas dari ketergantungan pupuk subsidi,” jelas dia.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan, alternatif pupuk ini bisa menjadi salah satu inovasi di Dinas Pertanian untuk membuat keberadaan pertanian Bantaeng lebih baik lagi. Dia mengaku, merubah pola pikir dan ketergantungan petani terhadap pupuk subsidi adalah hal yang cukup sulit.

“Ini bukanlah sebuah hal yang mudah. Merubah pola pikir dan ketergantungan dengan pupuk subsidi itu adalah yang sulit. Butuh proses,” jelas dia.

Dia menambahkan, soal pupuk subsidi ini, pemerintah pusat secara nasional memberikan sinyal untuk melakukan evaluasi. Oleh karena itu, alternatif pupuk yang disiapkan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan ini dapat menjadi solusi untuk petani.

Baca Juga:  Dapat Dukungan Pemkab, Penerimaan Pajak di Bantaeng Capai 96,71 Persen

Ilham Azikin juga menekankan pesan presiden RI terkait dengan distribusi pupuk ini. Dia meminta kepada semua pihak untuk melakukan pengawasan atas distribusi itu. Rencananya, proses distribusi akan melibatkan Babinsa, Binmas dan pemerintah desa.

“Jangan ada yang coba-coba lagi bermain dengan distribusi pupuk ini. Kami di sini, sudah membahas bersama Forkopimda terkait berbagai upaya untuk menjaga distribusi pupuk ini,” jelas dia.

Ilham Azikin juga memberikan apresiasi kepada petani, penyuluh dan petugas di Dinas Pertanian dan Peternakan Bantaeng terkait dengan peningkatan produksi pertanian di masa pandemi Covid-19 ini. Dia mengatakan, Pemprov Sulsel telah memberikan penghargaan kepada Bantaeng karena sukses mempertahankan produksi pertanian itu.

“Ini bukan sekadar kerja-kerja Bupati. Penghargaan itu, berasal dari petani, penyuluh dan sebagainya,” jelas dia.

Share :

Baca Juga

DAERAH

Pasien Sembuh Covid-19 di Bulukumba Terus Bertambah, 011 Sudah Pulang

DAERAH

MPP Bantaeng Mulai Berlakukan Penerbitan Paspor, Sudah 29 Pemohon Siap Diproses

DAERAH

Bupati Bantaeng Sidak Verifikasi Lapangan Inovasi Kutabako

DAERAH

Banjir di Kota Bulukumba, Sekitar Lapas Taccorong Terparah

DAERAH

Pekan Depan, Pemkab Bulukumba Bolehkah Pelajar SD dan SMP Masuk Sekolah Meski Masih Zona Merah

DAERAH

Kapal Senilai Rp2 Miliar Milik Perhubungan, Rusak Tak Terawat di Bulukumba

DAERAH

Penularan Corona Makin Mengkhawatirkan, 2 Pasien Positif Bulukumba Dikabarkan Meninggal

DAERAH

Pemkab Bantaeng Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Perubahan RPJMD
error: Content is protected !!