Bulukumba Siaga Bencana Hadapi Kemungkinan Cuaca Ekstrem

BULUKUMBA, KUMANIKA.com–Maraknya bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia perlu peningkatan kesiapsiagaan bencana. Khususnya di Bulukumba, apalagi melihat kondisi cuaca saat ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Andi Akrim mengungkapkan, pihaknya selaku OPD yang mengkoordinir kebencanaan sudah mempersiapkan personil, peralatan, hingga logistik.

“Sudah kita siapkan semuanya itu untuk mengantisipasi dan tanggap cepat terhadap kejadian yang tidak diinginkan,” ujarnya, Senin (18/1/2021).

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bulukumba juga saat ini sudah melakukan tindakan di lapangan terkait banyaknya ranting pohon yang patah dan pohon tumbang diakibatkan angin kencang di beberapa ruas jalan yang kerap membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga:  Ilham Azikin Paparkan Kriteria Pemimpin Masa Depan di Intermediate Training HMI

Meskipun tambah Andi Akrim curah hujan yang turun saat ini masih dalam kategori normal, pihaknya tetap perlu meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemantauan apabila terjadi intensitas hujan yang tinggi.

Adapun terkait posko 1 x 24 jam yang sudah menjadi SOP BPBD, sampai hari ini menurut pengakuannya belum disiapkan.

“Kalau untuk posko di beberapa titik belum ada, yang ada hanya posko di kantor BPBD,” jelasnya.

Pada kesempatan itu ia tak lupa menyebutkan beberapa daerah yang rawan bencana, yakni sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS).

Sementara untuk potensi longsor yakni di daerah ketinggian, seperti Kelurahan Borong Rappoa dan Desa Kahayya di Kecamatan Kindang, Bulukumba.

Baca Juga:  Peringati HUT TNI, Bupati Bantaeng Lepas Bantuan TNI ke Masyarakat

“Sementara untuk potensi abrasi pantai yaitu sepanjang garis pantai di Kecamatan Gantarang, Ujung Bulu, Ujungloe, Bontobahari, Herlang, Bontotiro dan Kajang. Sedangkan untuk bencana angin kencang semua Kecamatan berpotensi,” urainya.

Demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan, ia mengimbau keterlibatan segenap masyarakat Bulukumba dalam menghadapi cuaca ekstrim yang mungkin terjadi.

“Intinya, keterlibatan kita semua dalam menghadapi cuaca ekstrim yang mungkin terjadi sangat diharapkan. Insya Allah mudah-mudahan tidak terjadi,” tutup Andi Akrim penuh harap.

REPORTER: NDA

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template