Home / KABAR PARLEMEN

Rabu, 28 Oktober 2020 - 22:15 WIB

Berbau Kampanye di Fasilitas Ibadah, Aksi Bagi Sandal Wudhu Milea Asik Didalami Bawaslu Bulukumba

Ketua Bawaslu Bulukumba, Ambo Radde (kanan) [Doc. Kumanika.com]

Ketua Bawaslu Bulukumba, Ambo Radde (kanan) [Doc. Kumanika.com]

BULUKUMBA, KUMANIKA.com — Aksi bagi-bagi sandal salah satu kelompok pendukung Paslon Pilkada Bulukumba nomor urut 2, Askar HL-Arum Spink rupanya berbuntut dugaan panggarangan PemiluĀ oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulukumba.

Saat ini, Bawaslu Bulukumba melakukan penelusuran di 10 Kecamatan terkait dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh kelompok pendukung Paslon bertagline Bulukumba Asik itu.

Kelompok pendukung itu dikenal dengan nama Milenial Asik 2020 atau Milea 2020 yang menyalurkan bantuan sandal wudhu untuk masjid dan musolah di 10 Kecamatan di Kabupaten Bulukumba. Aksi itu diketahui berlangsung mulai Jumat 23 Oktober 2020 lalu.

Aksi tersebut diberi nama Asik Masjid yang di dalamnya merupakan kegiatan sosial, seperti bersih-bersih masjid, yang dilakukan barisan Milenial pendukung Askar HL – Arum Spink pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bulukumba.

Baca Juga:  HM21 Raih Dukungan Masyarakat yang Tolak Money Politik, Asik Didukung Asosiasi Duta Wisata

Pada sandal masjid yang dibagikan, jelas tertulis ‘Bulukumba Asik’ yang juga merupakan tagline pasangan nomor urut dua tersebut. Asik juga asalah akronim dari Askar-Pipink.

Kejadian ini mendapat respons oleh Bawaslu Kabupaten untuk dilakukan penyelidikan, apakah materi yang disampaikan masuk dalam kategori pelanggaran atau tidak.

“Kami sudah melakukan penelusuran bahkan teman-teman Panwascam di 10 kecamatan sudah kita berikan surat tugas terkait itu,” kata Ambo Radde, Ketua Bawaslu Bulukumba, Rabu (28/10/2020).

Dia menjelaskan fasilitas pendidikan, masjid maupun pemerintahan tidak dapat dijadikan sarana kampanye maupun sosialisasi bagi seluruh pasangan calon (paslon) di Bulukumba. Seperti pemasangan stiker, spanduk maupun baliho.

Baca Juga:  Partai Demokrat Tegaskan Rekomendasi Untuk Pilkada Bulukumba Belum Keluar

“Proses di Bawaslu ada aspek kehati-hatian, harus penuh fakta, ada kepastian hukum yang wajib kami pastikan. Yang jelas di masjid itu dilarang,” sebutnya.

“Yang jelas kita pastikan terlebih dahulu, apakah itu memenuhi unsur pelanggaran atau tidak. Harus ada kajian, sampai saat ini kami belum bisa memastikan itu. Kita faktakan dulu bukti tersebut karena masih berbentuk foto,” Tambahnya.

Sebelumnya, Bawaslu juga telah menyatakan pasangan Tomy Satria Yulianto dan Andi Makkasau tidak memenuhi syarat pelanggaran, setelah dilaporkan oleh FORDERAK beberapa waktu lalu terkait dugaan pelanggaran penyalahgunaan wewenang selama. Menjabat sebagai wakil Bupati Bulukumba.

Share :

Baca Juga

KABAR PARLEMEN

Ketua DPRD Bulukumba Harap Hubungan Eksekutif dan Legislatif Harmonis
Bupati dan Wabup Hadiri Acara Ramah Tamah dan Pisah Sambut Dandim 1411 Bulukumba

KABAR PARLEMEN

Bupati dan Wabup Hadiri Acara Ramah Tamah dan Pisah Sambut Dandim 1411 Bulukumba

KABAR PARLEMEN

Fraksi PPP Sorot Lokasi Pembangunan Jembatan Bialo

KABAR PARLEMEN

Jembatan Bialo Bulukumba Sulit Jadi Ikon Peninggalan Sukri-Tomy

KABAR PARLEMEN

HM21 Komitmen Naikkan Gaji Tenaga Honorer di Bulukumba

KABAR PARLEMEN

Wabub Bantaeng Buka Bimtek Tenaga Teknis E-Voting Pilkades Serentak Tahun 2021

KABAR PARLEMEN

KPU Bulukumba Tetapkan DPB Sebanyak 321.043 Pemilih Periode Juli 2021

KABAR PARLEMEN

KPU Bulukumba Ancam Batalkan Kandidat yang Namanya Berbeda di KTP dan Rekomendasi Parpol